12 Contoh Teks Tanggapan Kritis Kelas 9 dan Cara Membuatnya yang Benar
Struktur teks tanggapan kritis terdiri dari evaluasi, deskripsi dan penegasan yang sekaligus menjadi permulaan, klimaks dan kesimpulan.
Contoh Teks Tanggapan Kritis 4
“Perlu pemahaman bahasa yang baik secara mendalam sebelum mencoba mempelajari bahasa asing. Bagaimanapun bahasa ini merupakan bahasa Ibu yang akan digunakan terus secara nasional dalam komunikasi”.
Contoh teks tanggapan kritis kelas 9 berupa evaluasi di atas dilengkapi dengan deskripsi. “Saat ini anak sekolah lebih suka menggunakan bahasa Inggris dalam menulis maupun berbicara, terkesan keren”.
“Padahal dalam penggunaannya belum tentu benar dan hanya ikut-ikutan. Bagaimana jadinya jika kemudian ini digunakan dalam komunikasi langsung dengan orang lain? Bisa jadi memberi kesan kurang sopan.”
“Parahnya, anak muda lebih percaya teman-teman media sosial. Meniru cara menulis, cara bicara yang sebetulnya tidak tepat dalam penggunaannya bahkan salah struktur kalimat. Hanya demi dibilang gaul karena bisa bahasa asing.”
Penegasan: “Pola pikir berbahasa tertuang langsung ke dalam tulisan. Jadi jika pola pikirmu berantakan kamu akan kesulitan menulis dengan baik dan benar. Pahami dulu bahasa asal baru belajar bahasa asing.”
Contoh Teks Tanggapan Kritis 5
Contoh teks tanggapan kritis kelas 9 yang lebih ringan dalam pergaulan sehari-hari. “Rokok adalah perusak paru-paru yang mestinya dihindari. Tapi justru banyak anak muda mulai memakainya.”
Deskripsi: “Sejak kapan rokok jadi ukuran keren anak muda? Itu karena kamu salah memilih teman bergaul. Semua orang tahu rokok merusak kesehatan bahkan untuk orang sekitarnya sebagai perokok pasif.”
“Dimana sisi gaul saat kamu pakai rokok? Justru lebih boros karena uang jajan dipakai untuk membeli barang yang sebenarnya tidak bermanfaat. Bukankah lebih baik ditabung atau digunakan membeli kebutuhan penting?”
Contoh teks tanggapan kritis kelas 9 ini dilengkapi dengan penegasan. “Ingin gaul tidak perlu ikut-ikutan memakai rokok. Kamu bisa bergaul dengan cara lain, memilih teman dan lingkungan positif selain rokok.”

