18 Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler untuk Anak SD yang Menarik
Guru kreatif merapat! Ini ide kegiatan kokurikuler seru dan edukatif agar siswa SD makin semangat belajar dan berkarakter.
Banyak yang beranggapan bahwa kokurikuler dan ekstrakurikuler adalah hal yang sama, padahal keduanya memiliki fungsi berbeda.
Di era Kurikulum Merdeka, kokurikuler berperan penting sebagai jembatan agar teori di kelas bisa diterapkan dalam kehidupan nyata. 🧑🎓
Tantangannya, guru dituntut untuk selalu kreatif merancang kegiatan agar penguatan karakter siswa bisa tercapai. Sedang bingung mencari inspirasi? Berikut adalah contoh tema kegiatan kokurikuler untuk anak SD yang menarik, seru, dan pastinya edukatif. 🪁
Daftar Isi
- Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler untuk Anak SD
- Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler Kearifan Lokal
- Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler Gaya Hidup Berkelanjutan
- Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler Kewirausahaan
- Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler Bhinneka Tunggal Ika
- Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler Bangunlah Jiwa dan Raganya
- Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler Rekayasa dan Teknologi
Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler untuk Anak SD

Sebelum membahas berbagai macam tema kegiatan kokurikuler, pahami terlebih dahulu definisi dan contoh kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler berikut:
1. Intrakurikuler
Ibarat “menu utama” di sekolah, intrakurikuler merupakan kegiatan pembelajaran tatap muka yang terjadwal secara rutin. Alokasi waktu kegiatannya pun sudah ditentukan pada kurikulum. Contohnya adalah pelajaran sejarah di dalam kelas dan pelajaran IPAS tentang pengukuran suhu. 🌡️
2. Kokurikuler (P5)
Kokurikuler yang pada Kurikulum Merdeka fokus pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berperan sebagai “jembatan” untuk menghubungkan intrakurikuler dengan kehidupan sehari-hari.
Siswa akan menjalani pembelajaran berbasis proyek, contohnya market day (tema kewirausahaan), kegiatan penanaman pohon (tema gaya hidup berkelanjutan), atau kegiatan lainnya.
Perlu kamu ketahui bahwa kokurikuler tidak sama seperti pelajaran tambahan atau bimbel sekolah. Ada kegiatan berbasis proyek yang perlu diselesaikan siswa, tapi waktunya fleksibel.
3. Esktrakurikuler
Ekstrakurikuler dapat dianalogikan sebagai “suplemen” karena pemberiannya di luar jam pelajaran formal. Kegiatan yang ada pada ekstrakurikuler bertujuan untuk menyalurkan hobi serta potensi siswa.
Contoh ekstrakurikuler yang bisa ditemukan di sekolah misalnya seni tari, klub robotik, jurnalistik, klub basket, dan sebagainya. ⚽
Sudah paham perbedaan ketiga istilah di atas? Yuk, cari tahu contoh tema kegiatan kokurikuler untuk anak SD yang bisa kamu terapkan di sekolah.
Contoh Tema Kegiatan Kokurikuler Kearifan Lokal
Pada tema kearifan lokal (local wisdom), siswa akan diajak “kembali ke akar” agar identitas budayanya tidak tercabut walaupun budaya asing terus menggempur. Adapun ide kegiatan dan pengembangannya dengan Dimensi P5 & Karakter berupa berkebinekaan global, kreatif, dan gotong royong adalah:
1. Tema: Festival Permainan Tradisional
- Deskripsi Singkat: mengajak siswa untuk mencari tahu jenis-jenis permainan tradisional, seperti egrang, congklak, gobak sodor, dan sebagainya.
- Produk/Aksi Nyata: Siswa membuat poster dan video tutorial terkait cara bermain atau membuat turnamen antarkelas
- Dimensi P5 & Karakter: Berkebinekaan global (mengenal budaya), bergotong royong (kerja sama tim).
2. Tema: Detektif Kuliner Daerah
- Deskripsi Singkat: Siswa diminta mengunjungi pembuat makanan tradisional atau produsen makanan tradisional jika memungkinkan untuk mencari tahu resep masakan lokal dan jajanan pasar khas daerahnya masing-masing
- Produk/Aksi Nyata: Siswa membuat buku resep kuliner daerah sederhana atau membuat laporan berbentuk food vlog saat mencicipi makanan tradisional.
- Dimensi P5 & Karakter: Berkebinekaan global (identitas budaya), kreatif (menghasilkan karya vlog/buku).
3. Tema: Panggung Dongeng Legenda
- Deskripsi Singkat: Mencari tahu cerita rakyat setempat atau daerah sekitar tempat tinggal
- Produk/Aksi Nyata: Menyelenggarakan pertunjukan drama singkat yang sederhana atau membuat wayang kardus
- Dimensi P5 & Karakter: Kreatif (seni peran), bergotong royong (kolaborasi pementasan).
4. Tema: Aku Bangga Memakai Baju Adat
- Deskripsi Singkat: Siswa mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia dengan sistem undian, sehingga tidak ada siswa yang mendapatkan pakaian dari daerah sama, kemudian mempresentasikannya.
- Produk/Aksi Nyata: Mempresentasikan pakaian masing-masing beserta wilayahnya melalui fashion show dan presentasi filosofi baju adat.
- Dimensi P5 & Karakter: Berkebinekaan global (menghargai perbedaan).
Halaman:



