7 Contoh Tembang Macapat Sinom Bahasa Jawa dan Terjemahannya Singkat

7 Contoh Tembang Macapat Sinom Bahasa Jawa dan Terjemahannya Singkat – Sejumlah pendapat mengatakan bahwa tembang sinom merupakan salah satu tembang macapat yang tertua sekaligus punya jasa besar terhadap penyebaran agama islam di Jawa.

Anggapan ini didasarkan pada suatu keyakinan bahwa pencipta pertama dari tembang macapat ini adalah Sunan Giri, yang bukan hanya seorang wali, tetapi seorang penguasa dari Giri Kedaton.

Karakter Tembang Sinom

https://katartegal.com/

Jika dilihat dari latar belakang penciptanya, maka tidaklah mengherankan apabila banyak tembang sinom yang memiliki unsur keagamaan yang kuat.

Selain itu isi dari tembang sinom yang banyak dijumpai saat ini isinya banyak yang mengangkat tema pendidikan yang diperuntukkan bagi mereka yang tengah menginjak usia muda atau remaja.

Adapun watak atau sifat larik-larik yang menyertai pada setiap tembang macapat sinom adalah:

Watak Tembang Sinom

  • Memberikan bersemangat.
  • Mengajarkan kebijaksanaan.
  • Kadang bisa memiliki sifat sedih.
  • Tetapi kadang bisa bersifat bahagia.

Kebanyakan tembang sinom juga dapat digunakan untuk

  • Sebagai Piwulang (mengajari) dan wewarah (membimbing).
  • Acara perpisahan sekolah.
  • Dipakai dalam acara yang mencakup kesabaran.
  • Dan dipakai saat mengisi acara dalam perwatakan orang tua (yang memberikan nasihat-nasihat kepada anaknya).

Paugeran Tembang Sinom

Seperti tembang macapat lainnya, tembang sinom juga memiliki paugeran atau aturan penulisan khusus  bermetrum, antara lain sebagai berikut:

Guru Gatra

Tembang sinom memiliki gatra sebanyak sembilan.

Guru Lagu

Gatra 1 = a
Gatra 2 = i
Gatra 3 = a
Gatra 4 = i
Gatra 5 = i
Gatra 6 = u
Gatra 7 = a
Gatra 8 = i
Gatra 9 = a

Guru Wilangan

Gatra 1 = 8 suku kata
Gatra 2 = 8 suku kata
Gatra 3 = 8 suku kata
Gatra 4 = 8 suku kata
Gatra 5 = 7 suku kata
Gatra 6 = 8 suku kata
Gatra 7 = 7 suku kata
Gatra 8 = 8 suku kata
Gatra 9 = 12 suku kata

Tata Cara Penciptaan Tembang Sinom

Setiap orang yang ingin menciptakan tembang sinom haruslah tunduk pada paugeran penciptaan tembang sinom itu sendiri.

Sama seperti penciptaan tembang macapat lainnya. Penciptaan tembang sinom haruslah tunduk pada paugeran penggnaan guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan.

  • Gatra pertama dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal a
  • Gatra kedua dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal i
  • Gatra ketiga dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal a
  • Gatra keempat dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal i
  • Gatra kelima dibangun dengan menggunakan 7 suku kata dengan akhiran vokal i
  • Gatra keenam dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal u
  • Gatra ketujuh dibangun dengan menggunakan 7 suku kata dengan akhiran vokal a
  • Gatra 8 dibangun dengan menggunakan 8 suku kata dengan akhiran vokal i
  • Gatra 9 dibangun dengan menggunakan 12 suku kata dengan akhiran vokal a

Contoh Tembang Macapat Sinom Lengkap Beserta Artinya

Contoh Tembang Macapat Sinom 1

Carita nggonsun nenularw
ong tuwa kang momong dingin
akeh kang padha cerita
sun rungokna rina wengi
samengko isih eling
sawise diwasa ingsun
bapak kang paring wulang
miwah ibu mituturi
tatakrama ing pratingkah karaharjan

Artinya

Mengenai tata karma dan tingkah laku kebaikan
orang tua yang mengasuhku dahulu
banyak yang bercerita
yang kudengarkan baik saat siang maupun malam
sampai sekarang masih aku mengingatnya
hingga aku sampai di usia dewasa
ayah yang memberiku pelajaran
sedangkan ibu yang senantiasa mengingatkan
bahwa tatakrama dalam setiap perilaku mendatangkan ketenangan batin

Contoh Tembang Macapat Sinom 2

Hamenangi jaman edan
Ewuh haya ing pambudi
Melu ngedan nora tahan
Yen tan melu hanglakoni
Nora keduman melik
Kaliren wekasanipun
Dilalah kersa Allah
Begja-begjane kang lali
Luwih begja kang eling lawan waspada

Artinya

Menjumpai zaman gila
Sukar dalam menentukan pilihan
lkut gila namun tidaklah tahan
Kalau tidak ikut-ikuta melakukannya
Tidak akan mendapatkan jatah atau bagian apa-apa
Yang terjadi setelahnya adalah kelaparan
Namun, untungnya atas kehendak Allah
Seberapa besar beruntungnya orang yang lupa
Masih akan lebih beruntung orang yang senantiasa ingat dan waspada

Contoh Tembang Macapat Sinom 3

Mangkya darajating prajaKawuryan wus sunyaruri
Rurah pangrehing ukara
Karana tanpa palupi
Atilar silastuti
Sujana sarjana kelu
Kalulun kala tidha
Tidhem tandhaning dumasi
Ardayengrat dene karoban rubeda

Artinya

Keadaan negara di saat-saat seperti sekarang
Sudah semakin jauh mengalami kemunduran
Banyak kata-kata yang tanpa makna
Karena memang sudah tidak ada yang dapat diteladani
Banyak orang yang telah meninggalkan aturan yang baik
Orang cerdik/pandai terbawa arus kala tida (zaman yang penuh ketidakpastian)
Suasana zaman yang penuh dengan kecemasan merupakan tandanya
Karena dunia penuh dengan gangguan serta ketidakpastian

Contoh Tembang Macapat Sinom 4

Rajane raja utama
Patihe kebak linuwih
Pra panuduh tyas raharja
Panekare becik-becik
Parandene tan dadi
Paliyasing kala bendhu
Mandar mangkin andadra
Rubeda angribedi
Beda-beda ardaning wong sanegara.

Artinya

Rajanya termasuk pemimpin yang begitu mulia
Patihnya patih yang mempunyai banyak keahlian
Seluruh anak buahnya berhati dan berkelakuan baik
Pemuka-pemuka masyarakat baik kelakuannya
Namun semuanya itu tidak mampu menyelamatkan
Oleh karena daya zaman kala bendu
Bahkan semakin menjadi-jadi
Gangguan merepotkan
Berbeda-beda pikiran dan kehendak orang dalam satu negara.

Contoh Tembang Macapat Sinom 5

Katetangi tangis sira
Sira sang paramengkawi
Kawileting tyas duhkita
Kataman ing reh wirangi
Dening upaya sandi
Sumaruna anerawung
Mangimur manohara
Met pamrih melik pakoleh
Temah suka ing karsa tanpa wiweka.

Artinya

Waktu itulah hatinya menangis
Dia seorang pujangga luhur
Hatinya dipenuhi dengan perasaan yang sedih
Mendapat cacian dan malu
Akibat perbuatan seseorang
Semula orang tersebut memberi harapan
Menjelma layaknya bidadari
Mempunyai keinginan untuk memperoleh sesuatu
Sehingga bersuka cita hingga lupa untuk waspada

Contoh Tembang Macapat Sinom 6

Dasar karoban pawarta
Bebaratan udan lamis
Pinudya dadosa pangarsa
Pungkasan malah kawuri
Yen pinikir sayekti
Mundhak apa aneng ngayun
Andhedher kaluputan
Siniraman banyu lali
Lamun tuwuh dadi kekembanging beka.

Artinya

Hanya berdasar mendengar berita
Contohnya hanya kabar dimulut
Akan diberi tempat sebagai pejabat
Akhirnya malah kena tipu
Kalau dipikir dengan sungguh
Apa gunanya menjadi pemimpin
Hanya membikin kesalahan
Disiram hati yang sering lupa diri
Hanya akan jadi buah bibir belaka.

Contoh Tembang Macapat Sinom 7

Ujaring panitisastra
Awewarah asung peling
Ing jaman keneng musibat
Wong ambeg jatmika kontit
Mengkono yen niteni
Pedah apa amituhu
Pawarta lolawara
Mundhak angreranta ati
Angurbaya angiket caritaning kuna.

Artinya

Menurut kitab panitisastra
Memberi pelajaran yang mengingatkan
Di zaman yang penuh gangguan dan kejahatan
Orang yang berbudi tidak akan  terpakai
Demikian itu kalau kita teliti dengan saksama
Apa gunanya mempercayai
Kabar yang tidak pasti
Hanya akan menyusahkan hati
Lebih baik menulis cerita zaman kuna.

Demikianlah penjelasan mengenai contoh tembang macapat sinom disertai artinya. Semoga artikel ini memberikan wawasan baru untuk kamu yang sedang mempelajari tembang Macapat.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta