Advertisement
Source : unsplash.com/@lanirudhreddy

Contoh Transpor Aktif dan Pasif beserta Penjelasannya Pada Materi Biologi

Apakah kamu pernah memikirkan tentang cara sel untuk mentransfer zat yang dimilikinya? Simak penjelasan mengenai contoh transpor aktif dan pasif yang ada di bawah ini.

31 Juli 2023 Fatma

3. Endositosis

Endositosis merupakan sebuah proses saat terjadinya zat makromolekul yang masuk ke dalam sel dengan cara dibungkus menggunakan membran plasma.

Zat tersebut dipindahkan menggunakan bentuk padatan atau fagositosis maupun cairan atau pinositosis.

4. Eksositosis

Eksositosis merupakan sebuah proses saat mengeluarkan zat makromolekul hasil dari metabolisme mulai dari dalam ke luar sel.

Zat tersebut harus dibungkus dengan membran plasma terlebih dahulu, baru nantinya dikeluarkan dari sel.

Contohnya yaitu seperti transpor melalui membran dengan menggunakan eksositosis. Terjadinya pada neuron atau sel saraf yang melepaskan sinyal kimiawi dan mampu merangsang sel otot.

12 Struktur Sel Hewan dan Fungsinya Lengkap dengan Gambar, Yuk Pelajari

Contoh Transpor Pasif

Pembahasan mengenai contoh transpor aktif dan pasif yang lebih lanjut yaitu akan lebih fokus dengan transpor pasif. Mengingat bahwa bagian sebelumnya sudah menjelaskan seputar transpor aktif.

Pada dasarnya, transpor pasif merupakan sebuah sistem transportasi dari sel yang tidak menggunakan energi. Sistem transportasi sel tersebut dilakukan secara langsung dan juga spontan.

Dalam sistem proses transpor pasif, ada zat yang ditransportasikan merupakan zat dengan sifat non polar. Misalnya seperti oksigen, glukosa, dan juga air.

Zat-zat bersifat polar sendiri akan lebih sulit untuk dapat melewati membran sel. Hal ini dikarenakan membran sel memiliki lemak sebagai bagian dari zat pembentuknya.

Terdapat tiga bagian yang dimiliki oleh transpor pasif diantaranya seperti difusi langsung, difusi terbantu, dan juga osmosis.

1. Difusi Langsung

Bagian transportasi pasif yang pertama yaitu ada difusi langsung. Difusi atau difusi langsung merupakan sebuah proses perpindahan yang terjadi dari sebuah zat dengan konsentrasi tinggi.

Perpindahan tersebut terjadi terhadap zat dengan konsentrasi yang lebih rendah sehingga membuat keduanya menjadi lebih seimbang.

Difusi langsung tersebut terjadi dengan cara yang spontan tanpa adanya energi dan juga perantara.

Perlu untuk diketahui bahwa difusi terjadi karena adanya sifat yang dimiliki oleh molekul bergerak. Pada difusi ini terjadi dengan transpor oksigen dari bagian luar ke dalam sel.

Halaman:

Advertisement