Advertisement
Source : freepik.com/Freepik

Contoh Ungkapan Arkais dalam Hikayat Lengkap dengan Penjelasannya

Sebagai kosakata yang dipakai di masa lampau, tak heran jika dalam hikayat sering dijumpai penggunaan kata-kata arkais tanpa kamu sadari.

29 September 2024 Nana

1. Laki bini

Memiliki arti suami istri

Ungkapan arkais dalam hikayat: Karena sudah sering berjumpa, akhirnya mereka menikah dan resmi menjadi laki bini.

2. Negari antah-berantah

Memiliki arti sebuah negara yang tidak disebut (diketahui) nama atau tempat persisnya

Ungkapan arkais dalam hikayat: Alkisah di sebuah negeri antah-berantah, hiduplah sepasang suami istri yang sudah tua renta.

3. Hatta

Memiliki arti lalu; sudah itu lalu; maka

Ungkapan arkais dalam hikayat: Hatta beberapa lamanya, bini si Miskin hamillah dan ingin makan mempelam yang hanya ada di istana raja.

4. Hulubalang

Memiliki arti kepala laskar; pemimpin pasukan; kepala negeri (distrik); prajurit pengawal; polisi desa; dubalang

Ungkapan arkais dalam hikayat: Hatta, saat itu baginda ramai dihadapi oleh segala raja-raja, menteri, hulubalang, rakyat sekalian di penghadapannya.

3 Contoh Judul Hikayat dan Sinopsisnya Berbagai Topik Lengkap

5. Dimamah

Memiliki arti dikunyah

Ungkapan arkais dalam hikayat: Kain yang dipakai si miskin itu sama rupa seperti dimamah anjing.

6. Melontari

Memiliki arti melempari

Ungkapan arkais dalam hikayat: Maka apabila dilihat oleh orang-orang di pasar itu Si Miskin berjalan datang, maka masing-masing pun datang untuk melontari dengan batu, ada juga yang memalu dengan kayu.

7. Mempelam

Memiliki arti mangga

Ungkapan arkais dalam hikayat: Bininya menangis terisak-isak hendak makan buah mempelam yang hanya ada di dalam taman baginda raja.

8. Baharu

Memiliki arti baru, akan

Ungkapan arkais dalam hikayat: Maka, baharulah hendak beranjak seraya berkata kepada permaisurinya, …

9. Mencahari

Memiliki arti mencari

Ungkapan arkais dalam hikayat: Maka bininya itu pun diam. Lakinya itu pun pergilah ke pasar guna mencahari buah mempelam yang ia idamkan itu.

10. Sahaja

Memiliki arti saja

Ungkapan arkais dalam hikayat: Maksud hamba datang ke mari, hendak memohonkan buah mempelam yang tuan miliki yang sudah busuk itu barang sebiji sahaja.

11. Barang

Memiliki arti sedikit banyak; sekadar; kira-kira

Ungkapan arkais dalam hikayat: Hamba ini orang yang miskin. Bolehlah hamba minta daun lontar yang sudah gugur ke bumi itu barang sehelai, Tuan?

12. Teratak

Memiliki arti dangau, gubuk, rumah

Ungkapan arkais dalam hikayat: Maka digalinyalah sendiri tanah itu, hendak mendirikan tiang teratak itu dengan hati-hati.

Halaman:

Advertisement