Contoh Ungkapan Arkais dalam Hikayat Lengkap dengan Penjelasannya
Sebagai kosakata yang dipakai di masa lampau, tak heran jika dalam hikayat sering dijumpai penggunaan kata-kata arkais tanpa kamu sadari.
13. Ikhbar
Memiliki arti penyampaian berita/pengabaran
Ungkapan arkais dalam hikayat: Saat ia keluar pondok, ia sudah mendengar ikhbar yang santer mengenai hilangnya kain permaisuri.
14. Kalakian
Memiliki arti ketika itu/ lalu/ kemudian
Ungkapan arkais dalam hikayat: Kelakian, situasinya belum jangkih mangkih seperti sekarang.
15. Lepau
Memiliki arti Warung kecil; kedai nasi
Ungkapan arkais dalam hikayat: Perutnya sudah sangat lapar, hingga terpaksa ia mencuri dari lepau di dekat sungai itu.
16. Bangakang
Memiliki arti Terbengkalai
Ungkapan arkais dalam hikayat: Teratak itu sudah bangkang sejak si miskin tak lagi tinggal di sana.
17. Begu
Memiliki arti hantu hutan
Ungkapan arkais dalam hikayat: Menurut cerita Pembarap, ketika malam larut gadis itu pergi menyelinap ke dalam hutan untuk memberi makan begu bermata merah dan berkuku panjang.
18. Pembarap
Memiliki arti Kepala desa
Ungkapan arkais dalam hikayat: Tak main-main, Pembarap menjamin bahwa yang diberi makan si gadis malam itu adalah begu dengan wajah yang amat mengerikan.
19. Wanodya
Memiliki arti gadis remaja
Ungkapan arkais dalam hikayat: Tak disangka, putri semata wayangku telah menjadi wanodya yang anggun dan berperangai halus.
20. Ili
Memiliki arti menyelamatkan diri ke tempat yang aman/mengungsi
Ungkapan arkais dalam hikayat: Atas musibah itu, para warga desa mulai mengili ke tempat lain agar bisa selamat.
21. Comor
Memiliki arti kotor sekali
Ungkapan arkais dalam hikayat: Ketika ditemukannya anak perempuan itu, dia sangat comor hingga tak nampak muka dan hidungnya.
22. Celih
Memiliki arti malas-malasan
Ungkapan arkais dalam hikayat: Sehari-harinya, gadis itu hanya celih dan bersolek sepanjang hari tanpa memedulikan ibung yang bekerja keras setiap hari.
23. Karut
Memiliki arti kusut; kacau tak karuan
Ungkapan arkais dalam hikayat: Sebelum suasana makin karut, si miskin sudah terlebih dulu membawa bininya pergi dari lepau itu.
24. Lanjar
Memiliki arti Bertambah panjang
Ungkapan arkais dalam hikayat: Tak disangka kayu itu bertambah lanjar saat si gadis memegang daunnya.
25. Badegap
Memiliki arti kuat, tegap
Ungkapan arkais dalam hikayat: Dengan tubuh yang badegap, akan dihadapinya siapapun yang menghadang.
Demikian uraian yang bisa Mamikos berikan terkait contoh ungkapan arkais dalam hikayat lengkap dengan penjelasannya kali ini.
Mamikos harap, apa yang sudah kamu baca di atas dapat dengan mudah kamu pahami. Selain itu, kamu juga bisa menjadikannya salah satu bahan diskusi, baik secara individu atau berkelompok nanti di kelas.
Halaman:


