6 Daftar Negara yang Pernah Menjajah Indonesia beserta Tahun dan Sejarah Singkatnya
Berdasarkan fakta sejarah, setidaknya ada enam negara yang pernah menjajah Indonesia sebelum akhirnya bangsa ini memproklamirkan kemerdekaannya.
Motif Jepang Menjajah Indonesia
Sementara penjajahan Jepang (dalam periode 1942โ1945) memiliki motif yang sangat berbeda dari bangsa Eropa. Sebab Jepang menjajah Indonesia agar kepentingan militer dan sumber daya untuk menyokong Perang Dunia II dapat terpenuhi.
- Sumber Daya Perang: Jepang membutuhkan minyak bumi dan bahan mentah lainnya (karet, timah) untuk mendukung operasi militer mereka dalam Perang Pasifik saat itu. Indonesia menjadi target utama untuk pemenuhan kebutuhan logistik yang mereka perlukan.
- Strategi Militer: Membentuk Kawasan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya dan mengusir kekuasaan Barat di Asia menjadi latar belakang dari ambisi besar Jepang untuk menguasai Indonesia yang lokasinya sangat strategis.
Daftar Negara yang Pernah Menjajah Indonesia dan Sejarah Singkat
Lalu, negara apa saja yang menjajah Indonesia dan seperti apa sejarah singkatnya?
Berikut adalah penjelasan dari daftar negara yang pernah menjajah Indonesia di masa lalu berikut sejarahnya:
1. Portugis (Periode 1509-1595)
Portugis menjadi negara pertama yang menjajah Indonesia yakni pada periode 1509 sampai 1595. Pada awalnya, Portugis memang sudah memiliki jaringan perdagangan yang besar di Malaka saat itu.
Namun, Alfonso de Albuquerque kemudian mengirim ekspedisi yang dipimpin Antonio de Abreu untuk mencari daerah yang kaya akan rempah-rempah di Nusantara. Kemudian mereka menemukan surga rempah-rempah tersebut di Maluku.
Selanjutnya Portugis meminta izin dan membangun kerja sama dengan kerajaan-kerajaan yang ada di Maluku, salah satunya adalah Kerajaan Ternate.
Portugis diterima dan memiliki hubungan yang terbilang baik di awal. Namun karena Portugis melanggar kesepakatan mereka dan menerapkan sistem monopoli perdagangan yang tidak sehat, hubungan yang mulanya baik tersebut pun berakhir retak.
Di bawah pimpinan Sultan Baabullah, pada 1584 rakyat Maluku pun melakukan perlawanan dan berhasil menaklukkan Portugis.
Secara tiba-tiba, para penjajah dari Belanda datang ke Nusantara dan memanfaatkan situasi perlawanan tersebut. Mereka โturut sertaโ mengalahkan Portugis, sehingga Portugis pun pergi dari Indonesia.
2. Spanyol (Periode 1521-1529)
Masa penjajahan Spanyol di Nusantara berlangsung sangat singkat, yakni sekitar tahun 1521-1529 di tengah penguasaan Nusantara oleh Portugis kala itu.
Di waktu yang bersamaan, Spanyol juga menginjakkan kaki di tanah Maluku dan bersekutu dengan Kerajaan Tidore.
Rupanya kedatangan bangsa Spanyol mengusik Portugis sebab merasa mereka mengancam penguasaan bisnis yang ada di Indonesia. Padahal, Spanyol dan Portugis punya wilayah jajahan dan sekutu yang berbeda.
Perlawanan antara kedua penjajah pun terjadi pada akhirnya. Kedua negara tersebut akhirnya berdamai melalui Perjanjian Saragosa yang ditandatangani pada 1529.
Di dalam perjanjian tersebut disebutkan bahwa Spanyol harus meninggalkan Maluku. Selain itu dalam perjanjian tersebut juga disebutkan Spanyol boleh mengambil kekuasaan ke utara Indonesia, yaitu Filipina.
Sementara Portugis tetap menduduki Maluku. Namun pada akhirnya, Portugis tetap harus angkat kaki dari Nusantara.
3. Belanda (Periode 1602-1942)
Belanda menjadi negara yang pernah menjajah Indonesia selanjutnya. Penjajahan yang dilakukan Belanda terhadap Indonesia terbilang paling lama karena berlangsung selama 350 tahun.
Alasan utama Belanda menjajah Indonesia adalah karena ingin menguasai sepenuhnya wilayah yang menjadi penghasil rempah-rempah.
Belanda bahkan sampai mengalahkan Portugis demi bisa membangun bisnis di dalam negeri pada 1602 melalui perusahaan dagang mereka yang dikenal dengan istilah Verenigde Oostindische Compagnie (VOC).
Belanda bukan hanya memanfaatkan Indonesia dengan menguasai sumber daya alamnya saja, tapi juga sumber daya manusia untuk ikut serta berperang.
Cultuurstelsel atau sistem tanam paksa konon menjadi salah satu kebijakan Belanda yang paling membuat rakyat Indonesia menderita.
Kebijakan tersebut bahkan berisi aturan penguasaan terhadap tanah, pekerja, hingga hasil panen rakyat Indonesia untuk Belanda. Tidak heran jika kemudian ada banyak bentuk perlawanan dari rakyat kepada para penjajah Belanda, namun gagal berkali-kali.
Bisa dibilang dominasi Belanda di Indonesia mengalahkan penjajah lain yang juga sempat datang ke Nusantara dalam periode tersebut. Masa penjajahan Belanda baru berakhir setelah dinyatakan kalah dari Jepang dalam Perang Dunia II yang membuat Jepang m mengambil alih kekuasaan di Indonesia.
Halaman:


