Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun 2024 Beserta Artinya dalam Islam
Tinggal menghitung hari kita sudah masuk pergantian tahun. Akhir tahun menjadi saat yang tepat untuk bertobat dan memohon ampunan kepada Allah.
Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun 2024 Beserta Artinya dalam Islam – Tinggal menghitung hari kita sudah masuk pergantian tahun.
Akhir tahun menjadi saat yang tepat untuk bertobat dan memohon ampunan kepada Allah. Juga memohon agar segala amal baik yang kita lakukan sepanjang tahun diterima oleh Allah.
Kita juga patut merenung dan menyesali kesalahan yang sudah terjadi. Untuk selanjutnya menutupnya dan berjanji tidak akan mengulanginya.
Memperbanyak doa di akhir tahun dapat mendekatkan kita kepada Allah. Juga sebagai jalan agar Allah mengampuni segala dosa kita di masa lalu.
Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Baru 2024

Menjelang pergantian tahun 2024, tentu kita semua akan memulai hal baru dalam hidup.
Kita akan berusaha memperbarui diri kita, sehingga menjadi pribadi yang lebih baik.
Di tengah momentum pergantian tahun, alangkah baiknya kita mengawali tahun 2024 dan mengakhiri tahun 2023 dengan doa-doa yang positif.
Berikut adalah beberapa bacaan doa secara Islam untuk kebaikan diri sendiri dan orang sekitar di tahun 2024.
Doa Akhir Tahun
Doa ini dicantumkan oleh Sayid Utsman bin Yahya dalam karyanya Maslakul Akhyar sebagai berikut:
اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.
Artinya, “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku.
Halaman:


