Hadits tentang Keutamaan 10 Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga Bulan Ramadan
Setiap hari selama bulan Ramadan, semaunya merupakan hari baik karena pahala amal kebaikan berlipatganda, dosa diampuni, dan penu rahmat.
Sudah bukan menjadi rahasia lagi bagi umat Muslim dan Muslimah bahwa bulan Ramadan memiliki keutamaan. Bahkan ada hadits tentang keutamaan 10 hari pertama, kedua, dan ketiga bulan suci ini. ๐คฒ ๐ โช๏ธ
Pengetahuan ini membuat puasa menjadi salah satu ibadah yang umat Muslim nantikan di seluruh dunia mulai dari anak kecil hingga orang tua. Entah karena budaya bukber atau pahala yang berlimpah selama satu bulan penuh.
Mau tahu hadits tentang keutamaan 10 hari pertama, kedua, dan ketiga bulan Ramadhan itu yang mana? Tuntaskan rasa penasaranmu dengan membaca artikel ini! ๐
Daftar Isi
- Ini Dia Hadits tentang Keutamaan 10 Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga Bulan Ramadan
- Kualitas Hadist tentang Keutamaan 10 Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga Bulan Ramadan
- Alternatif Hadits Keutamaan Bulan Ramadan
- Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Ramadan: Rahmat
- Keutamaan 10 Hari Kedua Bulan Ramadan: Pengampunan
- Keutamaan 10 Hari Ketiga Bulan Ramadan: Terbebas dari Siksa Neraka
- Penutup
Ini Dia Hadits tentang Keutamaan 10 Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga Bulan Ramadan

Sumber hukum terkuat dalam ajaran Islam setelah Al-Qurโan adalah Hadits. Namun, hadits sendiri harus kamu telaah lagi bagaimana riwayatnya karena ada yang shahih dan ada yang dhaif.
Bagaimana dengan hadits yang meriwayatkan tentang keutamaan 10 hari pertama, kedua, dan ketiga bulan ramadan?
Kualitas Hadist tentang Keutamaan 10 Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga Bulan Ramadan
Hadits yang paling sering para dai bawakan pada saat ceramah mengenai pembagian 3 fase ramadan ini menjelaskan bahwa 10 hari pertama adalah fase rahmat, 10 hari kedua adalah masa ampunan, dan 10 hari terakhir merupakan pembebasan dari api neraka.
Hadits tersebut berbunyi seperti di bawah ini:
ุฃููู ุฑุญู
ุฉุ ูุฃูุณุทู ู
ุบูุฑุฉุ ูุขุฎุฑู ุนุชู ู
ู ุงููุงุฑย
Artinya: โAwal bulan Ramadhan merupakan rahmat, pertengahannya merupakan ampunan, sedangkan akhirnya ialah terbebas dari neraka.โย
Hadits yang populer ini tercatat diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam Syuสฝabul Iman. Selain itu, juga diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah di dalam kitab Sahih Ibn Khuzaimah.
Meskipun demikian, al-Suyuthy beropini bahwa hadir ini muaranya hanya satu sumber atau terkanl dengan nama madar. Sumbernya yaitu Ali Ibnu Zaid Ibnu Jadโan yang memiliki vonis sebagai orang dhaif menurut para ulama.
Sementara itu, hadits tersebut juga diriwayatkan oleh Yusuf bin Ziyad dari Ali Ibnu Zaid. Padahal Yusuf bin Ziyad juga termasuk orang yang dhaif jiddan atau parah.
Selain itu, periwayat lain seperti Iyas Ibnu Abd Al-Ghaffar juga merupakan orang yang majhul berdasarkan opini dari Ibnu Hajar Al-Asqalani.
Alternatif Hadits Keutamaan Bulan Ramadan
Menyambung bahasan sebelumnya, maka dari itu alangkah baiknya hadits yang penceramah sampaikan merupakan hadits lain dengan substansi sama namun lebih sahih.
Salah satunya adalah hadits dari riwayat Ibn Majjah dan Al-Tarmidzi berikut ini:
ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุ ุนููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงููู ุนูููููู ูุณููููู
ู ููุงูู : ุฅูุฐูุง ููุงููุชู ุฃูููููู ููููููุฉู ู
ููู ุฑูู
ูุถูุงูู ุ ุตููููุฏูุชู ุงูุดููููุงุทูููู ุ ููู
ูุฑูุฏูุฉู ุงููุฌูููู ุ ููุบููููููุชู ุฃูุจูููุงุจู ุงููููุงุฑู ุ ููููู
ู ููููุชูุญู ู
ูููููุง ุจูุงุจู ุ ููููุชูุญูุชู ุฃูุจูููุงุจู ุงููุฌููููุฉู ุ ููููู
ู ููุบููููู ู
ูููููุง ุจูุงุจู ุ ููููุงุฏูู ู
ูููุงุฏู : ููุง ุจูุงุบููู ุงููุฎูููุฑู ุฃูููุจููู ุ ููููุง ุจูุงุบููู ุงูุดููุฑูู ุฃูููุตูุฑู ุ ููููููููู ุนูุชูููุงุกู ุ ููุฐููููู ููู ููููู ููููููุฉู.ย
Artinya: โDari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda: Ketika tiba awal malam bulan Ramadhan, para setan dan pemimpin-pemimpinnya dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan tidak ada yang dibuka.ย
Pintu-pintu surga terbukauka dan tidak ada yang terutup, lalu ada penyeru yang berseru, โHai orang yang mencari kebaikan, teruskanlah. Hai orang yang mencari keburukan, berhentilah.
Sesungguhnya Allah membebaskan orang-orang dari neraka, dan itu terjadi pada setiap malamโ.โ (Ibn Majjah al-Qazwaini, Sunan Ibn Majjah, [Beirut: Dar Fikr, T.t], j. 2, h. 26.)ย
Pada hadist tersebut, penjelasannya lebih umum bahwa semua amal kebaikan dan keutamaan berlaku di bulan Ramadan. Itu adalah salah satu usaha untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan hadits.
Alternatif hadits lainnya adalah yang diriwayatkan oleh Bukhari berikut ini:
ู
ู ุตุงู
ุฑู
ุถุงูู ุฅูู
ุงูุง ูุงุญุชุณุงุจุง ุบูููุฑู ูู ู
ุง ุชูุฏููู
ู
ู ุฐูููุจูููย
Artinya: โSiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah maka diampuni dosanya yang telah lalu.โ (HR. Bukhari)
Itulah hadits tentang keutamaan 10 hari pertama, kedua, dan ketiga bulan ramadan. Ternyata haditsnya tidak sahih. Namun, karena populerannya masih banyak para dai bawakan dengan melampirkan juga hadits lain sebagai penguat.
Lalu, seperti apa pembagian keutamaan 10 hari pertama, kedua, dan ketiga bulan Ramadan? Untuk pengetahuan umum tetang bulan Ramadan saja, kamu bisa simak penjelasannya di bagian berikutnya, ya.
Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Ramadan: Rahmat
Sepuluh hari pertama di bulan Ramadan merupakan fase rahmat dari Allah SWT. Pada fase ini banyak yang percaya bahwa Allah SWT melimpahkan rasa kasih dan sayangnya kepada umat Musmilm yang melaksanakan ibadah puasa.
Ini merupakan waktu yang tepat bagi umat Muslim untuk meluruskan niat, membentuk kebiasaan beribadah, dan senantiasa meningkatkan kebaikan seperti shalat, bersedekah, dan bertadarus karena pahala kebaikannya berlipat ganda.
Dalam 10 hari pertama biasanya terasa berat karena memang belum terbiasa. Badan yang lemas saat puasa lambat laun baru akan kuat dan tidak menjadi beban lagi karena akan terasa ringan. Perlu kamu ingat bahwa Allah selalu membersamai mereka yang mau berupaya.
Pada fase ini sebaiknya kamu perbanyak amalan berhukum sunnah seperti shalat sunnah dan membaca kitab Al-Qurโan. Selain itu, berdoโalah untuk meminta rahmat dari Allah SWT.
Keutamaan 10 Hari Kedua Bulan Ramadan: Pengampunan
Setelah 10 hari pertama, maka tibalah 10 hari kedua bulan Ramadan yang merupakan fase pengampunan. Amalkanlah istighfar banyak-banyak pada fase ini untuk meminta pengampunan dari sang Maha Kuasa.
10 Hari kedua ini merupakan masa yang tepat untuk melakukan taubat dari berbagai dosa yang telah lalu. Sealin istighfar, perbanyak juga dzikir-dzikir lainnya.
Manusia tidak berdosa hanya kepada Allah SWT, namun juga kepada sesama manusia. Untuk itu, mintalah maaf kepada keluarga, teman, atau pun kolega apabila kamu pernah menyakiti baik sengaja maupun tak sengaja.
Bebaskanlah hatimu dari rasa dendam yang mendalam agar kamu bisa lebih mudah mendapatkan ampunan dari Allah SWT selama bulan Ramadan ini.
Selain istighfar dan dzikir serta meminta maaf, pada fase ini juga para umat Muslim sebaiknya melakukan banyak shalat tahajud, bersedekath, introspeksi diri, dan memperbaiki diri.
Keutamaan 10 Hari Ketiga Bulan Ramadan: Terbebas dari Siksa Neraka
10 hari terakhir memiliki keutamaan sebagai fase terbebasnya para umat Muslim yang melaksanakan puasa dari siksaan api neraka. Selain itu, diyakini juga adanya peluang mendapat Lailatuk Qadar, kesempatan emas mendapat pahala iabadah seribu bulan.
Pada periode ini, umat Muslim perlu meningkatkan ibadah dan juga senantiasa berdoโa, apalagi di malam-malam yang hitungannya ganjil.
Karena merupakan fase pembebasan dari siksaan api neraka, maka seharusnya hal ini membuat kita termotivasi untuk terus rajin beribadah hingga akhir Ramadan agar bebas dari api neraka.
Ibadah yang khusyuk dan ikhlas akan semakin meningkatkan peluang untuk meraih keberkahan ini.
Jangan lupa juga untuk melaksanakan semua ibadah dalam kekhusyukan serta dibarengi rasa ikhlas agar memiliki peluang mendapat rahmat, pengampunan, dan terbebas dari api neraka lebih besar.
Penutup
Demikianlah pembahasan mengenai hadits tentang keutamaan 10 hari pertama, kedua, dan ketiga bulan Ramadan. Ternyata hadistnya tidaklah sahih, melainkan dhaif. ๐คฒ ๐ โช๏ธ
Tetapi masih ada hadits lain yang bisa memperkuat substansi dari keutamaan setiap hari di bulan Ramadan sebagai fase dalam satu tahun yang penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari siksa api neraka bagi yang beriman serta melaksanakan ibadah puasa.
Jangan sia-siakan bulan Ramadan yang suci ini. Perbanyak amal ibadah, kita tidak tahu apakah tahun depan masih berjumpa lagi dengan bulan Ramadan atau tidak.
Terima kasih telah menyimak hingga sejauh ini. Semoga bermanfaat. โบ๏ธ
FAQ
Ramadhan terbagi menjadi tiga fase, dan 10 hari kedua merupakan fase maghfirah (pengampunan). Pada tahap ini, Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang memohon maaf atas dosa-dosa yang telah lalu.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, beliau bersabda: โTelah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan penuh keberkahan. Allah mewajibkan kalian berpuasa. Pada bulan ini pintu-pintu surga terbuka, pintu-pintu neraka tertutup, dan setan-setan dibelenggu.โ
Hadits ini sebagaimana tercatat oleh Al-Hafizh Al-Mundziri dalam kitab At-Targhib wat Tarhib. Rasulullah saw bersabda: Artinya, Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan ketika berbuka puasa dan ketika bertemu Tuhannya
Sebuah hadits menyatakan bahwa Ramadhan terbagi menjadi tiga bagian; awalnya terdapat rahmat, tengahnya terdapat ampunan dan akhirnya terdapat pembebasan dari api neraka. 10 (sepuluh) hari pertama adalah Fase Rahmat.
Laylatul Qadr (Malam Ketetapan atau Malam Kekuasaan), salah satu malam paling suci dalam kalender Islam. Malam ini terjadi di 10 hari terakhir bulan Ramadan dan merupakan malam di mana Al-Qurโan pertama kali turun kepada Nabi Muhammad.
Referensi:
Keutamaan 10 Hari Pertama, Kedua, dan Terakhir Ramadan: Rahmat, Ampunan, dan Bebas Api Neraka! [Daring]. Tautan: https://www.liputan6.com/regional/read/5952986/keutamaan-10-hari-pertama-kedua-dan-terakhir-ramadan-rahmat-ampunan-dan-bebas-api-neraka
Keutamaan 10 Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga di Bulan Ramadhan, Muslim Wajib Tahu [Daring]. Tautan: https://muslim.okezone.com/read/2025/03/12/614/3121720/keutamaan-10-hari-pertama-kedua-dan-ketiga-di-bulan-ramadhan-muslim-wajib-tahu
3 Fase Pembagian Bulan Ramadan dalam Hadits [Daring]. Tautan: https://www.halozakat.org/3-fase-pembagian-bulan-ramadan-dalam-hadits
Kualitas Hadits Pembagian Ramadhan Menjadi 3: Rahmat, Maghfirah, Itqun Minannar [Daring]. Tautan: https://nu.or.id/ramadhan/kualitas-hadits-pembagian-ramadhan-menjadi-3-rahmat-maghfirah-itqun-minannar-rkjOM
Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:
Kost Jogja Murah
Kost Jakarta Murah
Kost Bandung Murah
Kost Denpasar Bali Murah
Kost Surabaya Murah
Kost Semarang Murah
Kost Malang Murah
Kost Solo Murah
Kost Bekasi Murah
Kost Medan Murah




