5 Menu Isi Berkat Selamatan Orang Meninggal 100 Harian, Matang dan Mentahan
Sebagian besar masyarakat muslim selalu mengadakan selamatan bagi sanak keluarga yang meninggal dengan isian berkat seperti di artikel ini.
3. Rokok
Pada setiap pembacaan Yasin dan Tahlil yang diadakan di desa-desa, pembawa acara atau shohibul menunjukkan rasa hormat terhadap bencana dengan mempersembahkan teh manis panas, gorengan atau kue-kue, dan pengiring yang harus dipersembahkan adalah rokok.
Dapat dipahami bahwa mayoritas masyarakat laki-laki adalah perokok atau perokok aktif, sehingga menjadi salah satu komponen menu isi berkat selamatan.
Semakin banyak rokok bermerk maka semakin banyak orang yang merokok, bahkan ada yang meminta sebatang rokok untuk dibawa pulang agar bisa terus merokok di rumah.
Namun jika rokok yang disodorkan adalah golongan kretek, kemudian hanya satu yang menyala, bahkan tidak habis, lalu imam mengucapkan kalimat shollu ala muhammad, masyarakat langsung menjawab Allahumma shollia alai.. lalu pulang satu per satu. .
Rokok menjadi rekomendasi menu selama tahlilan yang banyak diminati jamaah, apalagi jamaah tahlilan didominasi oleh laki-laki bahkan semuanya laki-laki.
4. Aneka Jajanan Pasar
Menu isi berkat selamatan favorit. Jajanan pasar di Indonesia biasanya merupakan jajanan atau jajanan dengan rasa asin atau manis.
Jajanan pasar biasanya terbuat dari tepung beras, tepung terigu, sagu, umbi-umbian, tepung tapioka, beras dan beras ketan.
Di antara jajanan tersebut terdapat banyak kue yang mewakili kekhasan masing-masing daerah dan memiliki makna filosofis dan bisa dihidangkan dalam acara tahlil.
Penting untuk kita ketahui bahwa sebenarnya jajanan pasar di Indonesia banyak sekali karena dipengaruhi oleh budaya luar.
Bukan rahasia lagi bahwa negara kita memiliki posisi yang sangat strategis, karena terletak di garis khatulistiwa zamrud, dibatasi oleh dua samudra dan dua benua. Artinya banyak kapal yang melewati perairan Indonesia.
Awal mula jajanan tradisional banyak dijajakan di pelabuhan. Alasannya, pelabuhan saat itu menjadi pusat perekonomian, karena stasiun dan terminal kereta api masih langka.
Tak heran jika kemudian pelabuhan menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dari berbagai kota, pulau, dan negara.
Pertemuan antar daerah, negara, budaya dan suku akhirnya mempengaruhi jajanan asli Indonesia. Makanan ringan tradisional kami sangat dipengaruhi oleh budaya Cina dan Eropa.
Coba kita lihat jajanan tradisional yang ada banyak yang terbuat dari tepung beras dan tepung terigu.
Tepung beras merupakan bahan yang sering digunakan orang Tionghoa daratan untuk membuat siomay. Bahkan kuenya sendiri adalah Hokkien.
Padahal tepung terigu merupakan bahan baku yang sering digunakan orang Eropa untuk membuat kue. Gandum, bahan utama pembuatan tepung terigu, bukanlah tanaman asli Indonesia.
Orang Indonesia juga menyiapkan masakan ala Eropa dari tepung terigu. Era kolonial adalah masa ketika makanan Eropa mempengaruhi banyak masakan asli Indonesia, termasuk jajanan tradisional.
5. Snack Ringan
Menu isi berkat selamatan terakhir. Katakanlah kamu memutuskan untuk menyajikan kue dan kemudian memilih ukuran kecil. Kue kecil terlihat lebih cantik karena sangat kecil. Juga, kue mini menyimpan kalori lebih sedikit daripada porsi besar.
Beginilah rasanya tamu yang sedang diet, karena porsinya kecil dan tidak membuat kamu kenyang.
Kamu dapat memilih dari berbagai kue tradisional seperti sosis sole, tahu isi, atau camilan ayam asin panggang.
Sedangkan untuk yang manis-manis, kamu bisa melihat kue-kue kecil seperti kue cantik, tart buah mini, dan lainnya.
Kamu juga bisa meletakkan kue kering di atas nampan yang dihias dengan kertas dapur. Kamu juga bisa menghias nampan dengan daun pisang dan daun kelapa untuk nuansa etnik klasik yang cantik.
Atau jika ingin nuansa modern, Kamu bisa menggunakan alas tiang atau tangga untuk memberikan kesan elegan.
Ada makanan, dan tentu saja harus ada minuman. Sesuaikan pilihan minuman dengan makanan yang disajikan.
Misalkan Anda menyajikan kue manis dan gurih, maka kamu bisa menyajikan teh panas dan kopi panas sebagai pendamping.
Halaman:


