Advertisement
Source : unsplash.com/@victoriano

Isra Miraj 2024, Sejarah Kisah Nabi Muhammad dan 5 Hikmah Peristiwa Isra Miraj

Peristiwa Isra Miraj adalah salah satu peristiwa yang agung dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

1 Januari 2024 Bella Carla

Seusai shalat Isya di Masjidil Haram kemudian beliau beristirahat dan didatangi malaikat Jibril.

Dada Nabi Muhammad dibelah, hatinya dikeluarkan dan dicuci dengan air zamzam dan dikembalikan dengan dipenuhi iman serta hikmah (Riwayat Imam Bukhari dari Malik bin Sha’sha’ah).

Kemudian didatangkan Buraaq untuk memulai Isra membawa Rasulullah ke Masjidil Aqsha, Rasulullah shalat dua rakaat dan mengimami ruh para Nabi.

Usai shalat datang malaikat Jibril membawa dua jenis minuman yaitu khamr dan susu yang dipilih Rasulullah. Perjalanan Mi’raj pun dimulai dengan mengendarai Buraq bersama Jibril sampai ke langit pertama.

Perjalanan dalam sejarah peristiwa Isra Miraj tersebut membawa Nabi Muhammad bertemu dengan para Nabi lainnya, dimulai dengan Nabi Adam di langit pertama, Nabi Isa dan Nabi Yahya di langit kedua.

Kemudian, bertemu dengan Nabi Yusuf di langit ketiga, Nabi Idris di langit keempat dan Nabi Harun di langit kelima, Nabi Musa di langit keenam dan disambut oleh Nabi Ibrahim di langit ketujuh yang menemaninya hingga ke Sidratul Muntaha.

Ketahui juga mengenai sejarah hari raya Haji, masjid bersejarah di Indonesia, dan sejarah Hari Santri.

3 Contoh Teks Ceramah tentang Isra Mi’raj 2026 Singkat di Masjid dan di Sekolah

Nabi Muhammad Mendapat Perintah dari Allah untuk Melakukan Shalat

Ketika berada disana, Nabi Muhammad mendapat perintah dari Allah untuk melakukan shalat 50 waktu dalam waktu sehari semalam.

Nabi Musa yang mendengar hal tersebut kemudian menyarankan Nabi Muhammad untuk meminta keringanan dan kembali ke Sidratul Muntaha.

Allah mengabulkan permintaan keringanan dari Nabi Muhammad menjadi 45 kali shalat dalam sehari.

Nabi Musa yang merasa bahwa umat Nabi Muhammad masih tidak akan sanggup kembali menyarankan agar Nabi Muhammad meminta keringanan lagi.

Terhitung beberapa kali Nabi Muhammad harus kembali ke Sidratul Muntaha dan langit keenam untuk meminta keringanan hingga akhirnya Allah memerintahkan untuk mengerjakan shalat sebanyak lima kali sehari.

Allah bersabda bahwa sesungguhnya kewajiban shalat itu adalah lima kali dalam sehari semalam.

Setiap kali shalat mendapatkan pahala sebanyak 10 kali lipat, maka lima kali shalat adalah sama dengan 50 kali shalat.

Juga untuk siapapun yang berniat melakukan satu kebaikan namun tidak dilaksanakan maka akan dihitung sebagai satu kebaikan.

Halaman:

Advertisement