4 Jenis Genteng Tanah Liat beserta Bentuk dan Ukurannya untuk Atap Rumah
Apakah kalian sedang memilih jenis genteng untuk digunakan pada hunian? Berikut kita jabarkan jenis-jenisnya.
Jenis Genteng Tanah Liat
Pada bacaan di atas, kita sudah mempelajari mengenai genteng tanah liat, kelebhan, serta cara membuatnya.
Berikut ini akan dijelaskan 4 jenis genteng tanah liat yang umum digunakan oleh masyarakat Indonesia.
1. Genteng Gojer

Genteng Gojer sering disebut dengan nama Morando, merupakan genteng yang berbentuk seperti gelombang laut.
Hal itu dilihat dari satu lembar genteng yang memiliki sisi melengkung ke bawah dan ada juga yang bentuknya melengkung ke atas.
Genteng Gonjer ini pada umumnya memiliki lebar 23 cm, dengan panjang 33 cm, dan berat 2,25 kg.
Untuk ukuran per meter2, biasanya dibutuhkan sekitar 15 pcs genteng dan memiliki dua pilihan dengan glazur atau tanpa glazur.
Arti dari glazur merupakan lapisan tipis yang berada pada permukaan genteng untuk membuat genteng menjadi lebih padat (tidak berpori).
Sehingga, genteng akan lebih kuat terhadap api, air, dan juga mudah untuk dibersihkan ketika kotor.
2. Genteng Mantili

Genteng tanah liat jenis mantili mempunyai visual yang sederhana dan menarik, bobotnya dari genteng ini lebih ringan, dan biasanya dipatok dengan harga yang murah.
Genteng mantili memiliki ciri khasnya yaitu berwarna orange natural. Genteng mantili ini juga menjadi salah satu jenis genteng yang lumayan laris di pasaran sebab harganya yang lebih hemat anggaran.
Genteng mantili terbagi menjadi dua jenis, yaitu standar dan jumbo. Sesuatu yang membedakan keduanya adalah ukuran. Sesuai dengan namanya, untuk versi jumbo tentu berukuran besar.
Jika dalam ukuran 1 meter2, genteng mantili standar memerlukan 24 buah, kemudian untuk versi jumbonya hanya memerlukan sebanyak 20 buah.
3. Genteng Prentul

Genteng jenis prentul memiliki cukup banyak nama. Selain prentul, ada pula yang menamakannya karang pilang, kodong, dan goodyear.
Namun, tidak diketahui pasti mengapa namanya beragam, yang jelas adalah genteng ini mempunyai cetakan berbentuk bulan yang mirip dengan scoop ice cream pada salah satu ujungnya yang menjadikan ciri khasnya.
Fungsi lekukan dari genteng ini ternyata berguna sebagai pengunci reng, sehingga setelah dipasang, genteng tidak akan mudah terbang ketika terdapat angin kencang.
Panjang dari genteng prentul kira-kira sekitar 29 cm, dengan lebar 21 cm, dan memiliki bobot 1.2 kg. Dengan ukuran dimensi ini, kalian memerlukan kira-kira 25 buah genteng prentul untuk mengisi 1 meter2.
4. Genteng Plentong

Genteng plentong merupakan jenis genteng dengan bahan tanah liat paling umum dan juga sangat mudah ditemukan.
Ciri dari genteng ini adalah datar pada 2/3 bagian permukaannya, dan 1/3 bagian sisanya melengkung ke bawah.
Untuk berat dari genteng plentong ini sekitar 1.5 kg, dan termasuk ukuran yang ringan dibandingkan dengan jenis lainnya.
Untuk lebarnya sekitar 22.5 cm dengan panjang sekitar 27.5 cm. Jika untuk ukuran per meter persegi atap rumah, maka akan membutuhkan kira-kira 25 buah genteng.
Penutup
Itu tadi pembahasan mengenai jenis genteng tanah liat beserta bentuk dan ukurannya, semoga kalian dapat lebih mengetahui bentuk-bentuk genteng dan kelebihan dari genteng tanah liat.
Siapa tahu, jika kalian akan memiliki hunian, kalian akan lebih memilih genteng tanah liat dengan kualitas terbaik.
Demikian pembahasan mengenai jenis genteng tanah liat beserta bentuk dan ukurannya, kalian dapat membaca artikel lainnya mengenai tanah liat dan genteng pada kolom yang tersedia di Mamikos.
Halaman:
