5 Jenis Teater Modern Beserta Penjelasan Dilengkapi Ciri-ciri dan Fungsinya

5 Jenis Teater Modern Beserta Penjelasan Dilengkapi Ciri-ciri dan Fungsinya – Mungkin untuk beberapa orang masalah jenis teater modern terdengar awam dan cukup sepele.

Akan tetapi, untuk Anda yang sudah tekun di dalam dunia kesenian satu ini menjadi satu hal sangat penting. 

Secara etimologis, teater mempunyai pengertian sebagai tempat atau gedung yang dipergunakan untuk menggelar sebuah pertunjukkan.

Sementara itu, untuk istilah teater lainnya yaitu suatu hal yang dipertunjukkan  di atas pentas untuk dipertontonkan kepada audiens atau biasa juga sering disebut dengan drama

Jenis Teater Modern 

https://worldoftheatreandart.com/

Pada intinya, teater adalah visualisasi dari drama yang telah dipentaskan diatas panggung dan sudah disaksikan oleh para penonton maupun audience.

Sampai dengan saat ini untuk teater dibagi menjadi beberapa jenis. Sedangkan, untuk Anda yang penasaran apa saja jenis teater modern bisa langsung saja simak penjelasan lebih lengkapnya dibawah ini. 

Seperti yang sudah disebutkan diatas, bahwa untuk saat ini jenis teater modern jumlahnya terus mengalami peningkatan.

5 jenis teater modern yang harus Anda ketahui dan juga pahami adalah: 

1. Teater Dramatik 

https://blue.kumparan.com/

Untuk jenis teater modern yang pertama adalah Teater Dramatik. Teater Dramatik merupakan teater yang menggunakan perubahan karakter dan dibuat sedetail mungkin sesuai dengan alur dari plot cerita tersebut. 

Tujuan dari Teater Dramatik, yaitu supaya penonton bisa mengikuti alur dari sebuah situasi di dalam cerita yang sedang dipentaskan.

Semua kerja keras dari para aktor dan aktris ini harus benar-benar ditonjolkan, karena akan memberikan pengaruh terhadap rasa emosi dari penonton.

Sehingga, dengan cara tersebut bisa memunculkan pesan dan juga perasaan di dalam cerita bisa tersampaikan dengan baik. 

2. Teater Boneka 

https://jakpost.net/

Jenis teater modern selanjutnya yaitu Teater Boneka. Pada jenis teater yang satu ini biasanya dipergunakan untuk menceritakan legenda atau kisah yang mempunyai sifat secara religius.

Selain itu, untuk Teater Boneka ini juga mempunyai beberapa jenis serta cara dalam memainkan perannya. 

Biasanya, di dalam memainkan peran ada beberapa cara yang dilakukan. Untuk salah satu cara yang biasa dilakukan yaitu memasukkan kedua tangan di dalam boneka tersebut.

Setelah itu, tongkat tersebut akan dipergunakan sebagai pegangan kepada pemain. Tidak hanya itu, dua tongkat tersebut juga bisa dipergunakan untuk menggerakan boneka dan dipegang dari bawah. 

3. Teatrikalisasi Puisi 

https://kabaretegal.com/

Teatrikalisasi puisi merupakan jenis teater modern yang berdasarkan dengan sebuah karya puisi.

Puisi ini nantinya akan dibacakan di dalam bentuk teatrikal. Untuk bahan dasar dari jenis teater yang satu ini adalah mementingkan estetika puitik di atas pentas. 

Tata panggung yang dipergunakan juga nantinya akan dirancang sedemikian pula guna menegaskan makna dari puisi yang dibaca.

Untuk Teatrikalisasi Puisi adalah kesempatan seniman di dalam pengungkapan ekspresi lewat puisi yang ditunjukkan di dalam peran serta tata artistik. 

4. Teater Gerak

https://tatkala.co/

Teater Gerak merupakan jenis teater modern yang mempunyai unsur utama gerak, seperti ekspresi wajah pemainnya.

Pada saat pementasan, untuk Teater Gerak adanya dialog yang dilakukan oleh antar tokoh di dalam cerita akan sangat minim. 

Bahkan, pada Teater Gerak ini tidak ada dialog sama sekali. Ketika diibaratkan, seperti Anda sedang menonton sebuah pertunjukkan pantomim secara klasik.

Satu hal yang perlu diketahui, untuk Teater Gerak ini masih sangat eksis sampai dengan saat ini. 

Salah satu pantonomin atau pertunjukkan yang sunyi adalah tidak ada suara sama sekali.

Pantomim adalah sebuah seni yang dipergunakan untuk mengungkapan ekspresi pemain lewat gerak serta mimik dari para pemainnya.

Melalui sebuah gerakan itu, makna dan pesan yang hendak ditunjukkan bisa terealisasi dengan baik. 

5. Drama Musikal 

https://www.rhapsodie.co/

Jenis teater modern yang paling akhir adalah Drama Musikal. Drama Musikal merupakan teater yang menggabungkan antara seni tari, musik dan peran.

Selain itu, pada Drama Musikal ini juga lebih mementingkan tiga unsur tersebut, dibandingkan dengan dialog para pemainnya. 

Pada umumnya, kualitas dari pemain ini tidak hanya dinilai penghayatan karakter yang ditunjukkan melalui untaian dialog tersebut.

Namun, untuk Drama Musikal ini juga bisa melalui suatu keharmonisan lagu sampai dengan gerakan tari. 

Di dalam pertunjukkan ini biasanya akan dijadikan sebagai latar belakang sebagai suatu kombinasi antara tari, tata pentas dan alunan musik.

Maka dari itu, nantinya bisa menjadi alasan mengapa untuk jenis teater modern yang satu ini disebut dengan Drama Musikal. 

Ciri-ciri Teater Modern

Setiap seni yang ada saat ini pasti mempunyai beberapa ciri-ciri harus dipahami terlebih dahulu.

4 ciri-ciri dari seni teater modern yang harus Anda ketahui, yaitu: 

  1. Semua ucapan dialog di dalam teater akan ditulis dalam bentuk kalimat langsung. 
  2. Memiliki nebentext yang menyatakan keterangan panggung dan haupptext yang menyatakan keterangan adegan
  3. Naskah drama atau teater ini dilengkapi dengan sebuah petunjuk yang harus dilakukan oleh tokoh pemerannya. Petunjuk tersebut juga dituliskan di dalam tanda kurung (…) atau juga bisa dengan memberikan suatu jenis huruf yang berbeda dengan dialog.
  4. Dalam  teater modern tata panggung dilakukan secara rapi, dengan alat-alat yang lebih lengkap dan banyak daripada pertunjukan teater tradisional. 
  5. Pada umumnya pegelaran teater modern dilakukan di dalam gedung yang tertutup. 
  6. Adanya pengaturan ketika alur cerita akan dipentaskan. 
  7. Biasanya jumlah kru atau peserta yang terlibat di dalam pertunjukan teater modern lebih banyak ketimbang teater tradisional
  8. Interaksi antara peserta dan penonton tidak  begitu intens. 

Fungsi Teater 

Apabila sudah mengetahui serta paham dengan beberapa jenis teater modern yang sudah dijabarkan diatas, maka ada baiknya juga untuk paham mengenai beberapa fungsinya.

Untuk beberapa fungsi dari teater, yaitu: 

1. Sebagai Media Pendidikan 

Di dalam dunia pendidikan, teater merupakan satu hal yang mempunyai sifat secara kolektif.

Artinya, untuk seni teater ini tidak bisa dikerjakan secara individu atau sendirian.

Akan tetapi, untuk bermain teater membutuhkan kerja sama tim guna membentuk suatu pentas teater yang menarik. 

Melalui pertunjukan, teater dapat menyampaikan pesan kepada penonton dengan baik.

Selain itu, dengan adanya teater ini bisa membuat kalangan masyarakat bisa mengerti mana yang baik dan buruk. 

2. Sebagai Media Hiburan 

Di dalam sebuah pementasan, teater memang harus benar-benar dipersiapkan secara matang-matang.

Kenapa hal tersebut harus dilakukan, supaya penonton dari teater tersebut merasa terhibur dengan pertunjukkan yang telah digelar. 

3. Sebagai Media Ekspresi 

Teater di Indonesia telah menjadi salah satu seni yang mempunyai titik fokus utama di dalam sebuah dialog.

Sangat berbeda dengan seni musik yang mengedepankan seni tari yang juga sama-sama menekankan pada keselarasan dari gerak serta irama.

Di dalam prakteknya, teater akan mengekspresikan seninya di dalam suatu bentuk gerakan tubuh serta ucapan. 

Unsur-unsur dalam Teater yang Modern 

Berikut ini terdapat beberapa unsur-unsur yang wajib ada di dalam pegelaran teater modern, Anda harus memahaminya, yaitu: 

1. Skenario

Unsur yang pertama yaitu skenario atau naskah, yang memiliki muatan seperti siapa saja tokoh yang terlibat dalam cerita, waktu, lokasi, hingga komponen dialog sesuai dengan alur cerita, dan sebagainya. 

Adanya skenario atau naskah dalam teater agar cerita bisa disajikan secara runtut dan lengkap sesuai apa yang telah dituangkan atau digambarkan. 

2. Para Pemeran 

Pemeran bisa diidefinisikan dengan setiap orang yang mendapatkan mandat untuk memerankan tokoh hingga mengembangkan karakter dari tokoh yang bersumber dari naskah.

Dalam dunia teater ada beberapa istilah yang melekat pada pemeran. Di antara yaitu:

  • Pemeran Utama atau biasa disebut dengan PU, pemeran utama, yang nantinya akan membawakan sebagaian besar dari isi cerita di dalam naskah. Dalam bidang industry film, maka pemeran ini disebut dengan aktris untuk pemeran wanita, dan aktor untuk pemeran laki-laki. 
  • Pemeran Pembantu merupakan pemeran yang hanya melengkapi jalan cerita sebuah naskah dari film/drama. Biasanya pemeran pembantu jarang yang terxpose karena memang bukan target pusat perhatian. 
  • Pemeran Figuran merupakan pemeran yang diciptakan untuk memperkuat suatu cerita, terkadang pula untuk menggantikan aktor atau aktris jika mereka berhalangan hadir saat sesi pengambilan video sudah dimulai. 

3. Sutradara 

Sutradara inilah yang akan memimpin mengelola jalannya proses teater/drama/film ataupun sinetron. 

4. Properti 

Properti dapat diartikan sebagai keseluruhan perlengkapan yang diperlukan untuk melakukan pementasan sebuah teater/ drama. 

5. Penata 

Merupakan sosok yang tugasnya berkaitan dengan penataan untuk persiapan pementasan teater.

Dalam hal ini terdapat beberapa spesifikasi tugas dari penata, yang diantaranya yaitu: 

  • Penata Rias, yang bertugas menciptakan dandanan kepada para pemeran sesuai dengan personalisasi pribadi dan karakter berdasarkan alur cerita yang tertuang dalam naskah. 
  • Penata Busana yang bertugas mengatur dan mengelola busana atau kostum para pemain sesuai dengan cerita yang akan dibawakan. 
  • Penata lampu yang bertugas mengatur pencahayaan 
  • Penata suara tentu saja mengelola berbagai suara yang masuk saat sudah direkam. 

6. Penonton 

Unsur satu ini menjadi hal yang harus diperhatikan. Kegiatan teater dianggap sukses apabila mencapai penonton yang jumlah cukup banyak. 

Perbedaan Antara Teater Modern dan Teater Tradisional 

Ada perbedaan yang cukup terlihat antara teater modern dan teater tradisional yakni penonton.

Jika Anda amati teater tradisional lebih interaktif dengan para penontonnya, jelas saja karena timbul anggapan bahwa penonton adalah bagian dari pertunjukan, berbeda dengan teater modern anggapan tersebut tidak ada. 

Selain itu, tata panggung teater modern dan teater tradisional sungguh berbeda.

Pada teater tradisional penataan panggung dilakukan secara sederhana, saat pentas juga diselingi humor supaya penonton dan pemain merasa lebih akrab.

Sedangkan teater modern panggung ditata secara rapi, pemain dibebaskan untuk berperan, tanpa adanya interaksi langsung dengan penonton. 

Pada era yang terus berkembang seperti sekarang, untuk masalah teater ini juga ikutan terus berkembang.

Bahkan, untuk setiap waktu jumlah penggemar dari seni teater ini terus mengalami peningkatan yang signifikan. 

Nah, itulah dia penjelasan secara lengkap mengenai jenis teater modern, ciri dan fungsinya.

Semoga, dengan adanya penjelasan diatas bisa memberikan informasi kepada Anda yang suka dengan seni teater. 


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta