6 Jenis Teks Argumentasi Beserta Penjelasannya Lengkap
Jika sedang mencari penjelasan apa saja jenis dari teks argumentasi secara lengkap, mungkin ulasan Mamikos pada kesempatan ini perlu kamu baca.
Simak Beberapa Ciri Teks Argumentasi di Sini
Informasi berikutnya yang perlu kamu pahami dari teks argumentasi adalah ciri dari teks argumentasi.
Memahami bagaimana ciri dari teks argumentasi dapat memudahkan kamu untuk mengenalinya nanti jika mendapatkan tugas dengan materi serupa.
Kalau begitu mari simak apa saja ciri teks argumentasi tersebut di bawah ini.
- Mengandung ide/gagasan, pandangan serta pendapat penulis (penyusun).
- Menyertakan alasan yang logis, bersifat fakta, serta beberapa sumber kredibel misalnya saja data, grafik, gambar dan hal pendukung lainnya yang dapat diterima logika.
- Penulis wajib menyampaikan secara analisis maupun analogi.
- Merupakan salah satu jenis tulisan non-fiksi.
- Menghadirkan konklusi/kesimpulan.
Tujuan Penulisan dari Teks Argumentasi
Sama seperti bentuk dan jenis tulisan lainnya, teks argumentasi pun memiliki sebuah tujuan.
Meskipun pada penjelasan yang sudah Mamikos sampaikan di atas mungkin kamu sudah menemukan beberapa petunjuk dari tujuannya, namun di bagian ini akan Mamikos ulas secara fokus.
a. Menyampaikan pendirian (perspektif)
Sebuah penulisan teks argumentasi memiliki tujuan untuk mengungkapkan dan menyampaikan sebuah pandangan atau pendirian dari kacamata penulis.
Kamu sendiri pun pasti pandangan, pendapat atau teori sendiri.
Hal tersebut juga lah yang menjadi dasar teks argumentasi dapat memiliki keberagaman dalam perspektif hingga pandangannya terhadap isu dan problematika yang sedang terjadi.
Perbedaan pandangan tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk tulisan.
b. Dapat memengaruhi perilaku
Tujuan teks argumentasi berikutnya adalah dapat memengaruhi sebuah perilaku.
Ketika perspektif atau pendapat penulis dijelaskan secara logis dan berdasarkan data yang ada, maka pembaca dapat melihat bahwa informasi tersebut adalah sebuah informasi yang kredibel.
Secara otomatis, informasi tersebut dapat memengaruhi tingkah laku dari si pembaca secara langsung.
c. Menarik minat (simpati)
Menarik minat, perhatian atau simpati pembaca bukan sebuah perkara yang mudah. Kamu butuh usaha yang sungguh-sungguh atau strategi yang tepat.
Begitu juga dengan teks argumentasi.
Dalam penyusunannya kamu diharuskan untuk mengumpulkan banyak materi, melakukan riset, wawancara dengan narasumber hingga mencari kajian literatur yang relevan.
Halaman:

