4 Kasta di Bali serta Contoh Penggunaan dalam Nama dari Terendah sampai Tertinggi
Apakah kamu penasaran dengan apa saja kasta dan seperti apa susunannya di tengah masyarakat Bali? Simak penjelasan mengenai apa saja kasta di Bali yang ada di bawah ini.
4. Kasta Sudra

Kasta keempat yang ada di tengah masyarakat Bali yaitu kasta Sudra. Pada umumnya, kasta yang satu ini dianggap paling rendah dibandingkan dengan yang lainnya.
Alasan pandangan tersebut karena kasta Sudra berasal dari keturunan atas para budak, abdi, buruh, dan juga petani.
Menurut yang tertera dalam kitab suci Rg Weda Mandala X, Catur Warna secara mitologi digambarkan asalnya dari dewa Brahma.
Penting untuk diketahui bahwa di dalam sumber yang sama, kasta Sudra dilahirkan dari kaki Dewa Brahma yang menjadi tanda akan pelayanan.
Kemudian, hal tersebut dimaknai sebagai tugas yang dimiliki oleh kasta ini segala hal yang berhubungan dengan pelayanan dan pengabdian.
Kelahiran yang asalnya dari kaki Dewa Brahma ini juga ada dalam kitan suci Slokantara, 61/78 dengan bunyi yaitu, โUrubhyam jayate waisyah sudrastu padajastathaโ. Arti dari bunyi tersebut yaitu โOrang Waisya lahir dari paha, orang Sudra lahir dari kaki Brahmaโ.
Mengikuti posisinya sebagai kasta terbawah, biasanya orang yang berasal dari kasta ini tidak memiliki gelar apapun yang mengikuti namanya. Selain itu, biasanya juga tidak diistimewakan dengan berbicara menggunakan sor singgih basa Bali dan bisa dengan bahasa biasa.
Biasanya orang dengan awalan I untuk laki-laki dan Ni untuk perempuan menjadi ciri khasnya.
Penutup
Nah, itu tadi merupakan beberapa dari kasta di Bali yang perlu untuk kamu ketahui dan wajib pahami supaya mendapatkan insight baru terkait dengan tatanan sosial dan ekonomi yang ada di Bali. Terlebih lagi jika kamu ada niat atau rencana untuk pindah maupun bepergian ke daerah yang indah satu ini.
Tidak hanya didasarkan dengan kasta yang berjalan di tengah masyarakat Bali, tetapi masih ada banyak tatanan sosial dan budaya lainnya yang tidak kalah penting untuk diketahui. Kamu bisa mencari tahu terkait dengan jenis-jenis stratifikasi sosial beserta penjelasan dan contohnya di blog Mamikos.๐ธ๐
FAQ
Urutan kasta nama orang Bali yaitu dari Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra. Di luar kasta ada pula Kaum Tak Tersentuh atau Jaba yang memiliki golongan paling rendah.
Ni Luh termasuk ke dalam kasta Sudra atau masyarakat umum yang ada di Bali. Nama ini digunakan untuk anak perempuan sulung. Ni berarti perempuan dan Luh berarti anak perempuan.
Kasta tertinggi yang ada di Bali yaitu Brahmana. Kasta ini diisi oleh para pendeta maupun rohaniawan yang dianggap memiliki pengetahuan yang cukup mendalam atas ajaran Hindu. Selain itu, bertugas pula dalam upacara keagamaan.
4 kategori sistem kasta yang berjalan diantaranya yaitu ada Brahmana atas golongan pendeta, Ksatria atas golongan para penguasa, pengurus dan juga prajurit, Waisya atas golongan pengrajin, pedagang, dan juga petani, dan Sudra atas golongan pekerja.
Hierarki yang ada di Bali menggunakan sistem kasta yang dipengaruhi dari Hinduisme India. Ada sebanyak empat kasta utama yang ada. Keempat kasta tersebut diantaranya ada Brahmana dari pendeta dan cendekiawan, Ksatriya dari prajurit dan penguasa, Wesia dari pedagang dan pejabat, serta Sudra dari rakyat jelata dan petani.
Referensi:
Urutan Nama Kasta di Bali dan Maknanya [daring]. Tautan: https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/urutan-nama-kasta-di-bali-dan-maknanya-23y5Am4wkIB
Mengenal Tingkatan Sosial di Bali: Brahmana, Ksatria, Waisya, Sudra [daring]. Tautan: https://www.detik.com/bali/budaya/d-7373239/mengenal-tingkatan-sosial-di-bali-brahmana-ksatria-waisya-sudra
Halaman:

