70++ Kata-Kata Buat Guru Ngaji
Hormat dan hargailah jasa jasa guru ngajimu agar hidupmu berkah selalu.
Kata-Kata Maaf untuk Guru Ngaji
- Aku ingat, dari awal bertemu, betapa banyak salahku padamu. Kau mengajarkan, aku mengabaikan. Kau tunjukan kesabaran, aku tampakan sikap tak sopan. Kau memberikan ilmu, aku menolak tanpa malu. Aku sadari semuanya itu kesalahan. Untuk itu, maafkan aku guruku.
- Kata-kata maaf ini mungkin tak cukup untuk mampu untuk membayar segala kesalahan yang telah aku lakukan selama ini kepadamu guru. Tapi apalah daya, aku tak bisa membayar kesalahan kecuali hanya dengan ini, dengan permohonan maaf dari hati yang tulus dan doa agar Sang Maha Pemberi selalu memberikan kebaikan untukmu.
- Sebenarnya aku malu, kesalahanku kepadamu terlalu banyak. Tak terhitung kebaikanmu yang aku balas dengan sikap burukku. Tapi kalau aku tak meminta maaf, tentu itu akan menjadi sesuatu yang lebih buruk lagi. Karenanya, hari ini aku nyatakan maaf, guruku.
- Jika ada dua kata yang paling ingin aku sampaikan kepadamu, itu adalah kata MAAF dan TERIMAKASIH. Maaf atas sikapku yang buruk selama belajar, dan terimakasih atas ilmu dan kesabaranmu selama mengajar.
- Seandainya aku minta maaf setiap hari, aku yakin itu tak akan mampu membayar segala kesalahanku padamu. Tapi, apalagi yang bisa aku lakukan selain itu?
Kata-Kata Perpisahan untuk Guru Ngaji
- Hari ini mungkin kita akan berjauhan. Namun, ilmumu akan selalu melekat dan aku amalkan dalam kehidupan.
- Terpisahnya antara guru dan murid sebenarnya bukan akhir dari segalanya. Momen ini adalah waktu terbaik bagi murid untuk membalas jasa gurunya, dengan cara mengamalkan ilmu yang diberi hingga akhir hayatnya.
- Aku memang sedih berpisah denganmu, guru. Tapi aku bahagia telah mendapatkan banyak pelajaran yang berharga untuk bekalku mengarungi dunia di sisa hidupku.
- Setiap pertemuan akan berujung perpisahan. Tapi tak semua perpisahan memberikan situasi yang berkesan. Persis sebagaimana momen perpisahan aku dan engkau guru ngajiku.
- Hidup adalah pilihan. Pilihan terbaik seorang guru adalah terus bergerak dan berkelana dalam menyebarkan ilmunya. Sebagai murid, aku memahami itu sebagai pilihanmu. Semoga jalanmu memang yang terbaik, guruku.
- Aku masih ingat kala kita pertama kali bertemu. Aku yang masih polos dan bodoh tak mampu untuk sekedar membaca al-Quran. Kini, saat aku sudah mampu, kau akan pergi meninggalkanku.
- Perpisahan bukanlah akhir. Ini adalah waktu paling tepat untuk mulai berpikir. Saatnya aku mengukir jalan hidupku dengan bekal ilmu darimu yang telah terukir.
- Mutiara tetaplah mutiara, dimanapun berada kehadiranmu pasti berkilau dan berguna. Persis saat kau hadir di tempat ini, sebagai guru ngajiku yang baik luar biasa.

