Advertisement
Source : unsplash.com

33 Kata-kata Sindiran Buat Tetangga yang Suka Ngomongin Kita Dibelakang

Melontarkan kata-kata sindiran mungkin ampuh untuk membungkam mulut tetangga yang gemar membicarakan kita dari belakang. Cek deretan kata-kata sindiran ampuh dari Mamikos berikut.

26 September 2023 Bella Carla

6. Jaga jarak

Siapapun orang yang membicarakan kamu dari belakang tentu bukanlah orang yang pantas untuk dijadikan sebagai saudara atau teman dekat.

Sekalipun itu tetangga sebelah rumahmu, kamu harus terus berhati-hati dan menjauhi orang tersebut. Menjaga jarak perlu kamu lakukan untuk menjaga persaan kamu sendiri.

Usahakan untuk tidak berurusan atau bekerjasama dengan tetangga yang memiliki sifat gemar membicarakan orang dari belakang.

Jenis tetangga yang seperti ini tentu tidak bisa kamu percaya bahkan tidak pantas untuk menjadi orang terdekatmu.

Kamu bisa mencari teman-teman yang bukan satu lingkungan permukiman jika memang lebih worth it dijadikan sebagai teman dekat.

7. Memberikan sindiran

Jika keenam tips di atas sudah kamu terapkan di dalam kehidupan sehari-hari tetapi tetangga kamu masih tetap membicarakan kamu dari belakang, maka mungkin memberikan kata-kata sindiran bisa menjadi langkah yang tepat.

Memang ada tipikal manusia yang tidak mempan diperlakukan secara baik. 

Memberikan kata-kata sindiran mungkin bisa membuat tetangga kamu sadar dan berhenti menganggu hidupmu.

Kata-kata sindiran cenderung digunakan saat seseorang tidak dapat meluapkan langsung perasaan mereka secara gamblang. 

30 Contoh Ucapan untuk Ditulis di Kado Pernikahan, Simple tapi Berkesan

Deretan Kata-kata Sindiran Buat Tetangga yang Suka Ngomongin Kita Dibelakang

Jika kamu juga berada di situasi yang tengah tersakiti oleh tetangga baik perkataan atau perbuatan mereka seperti bergosip, sejumlah kata-kata sindiran buat tetangga di bawah ini bisa mewakili perasaan kamu.

  1. “Perhatikan dan dengarkan baik-baik ketika orang lain bicara di hadapan kamu. Seperti itulah kira-kira juga cara bicaranya tentangmu di hadapan orang lain.”
  2. “Ketimbang sibuk mengurusi orang lain, ada baiknya kamu koreksi diri kamu sendiri terlebih dahulu.”
  3. “Maaf, kebetulan saya tidak gemar mendengarkan kabar burung, saya heran dengan orang-orang yang bisa tahu banyak hal yang tak ku ketahui tentang diriku sendiri.”
  4. “Seorang pecundang biasanya tidak tahu apa yang dilakukan ketika kalah dari orang lain, namun sesumbar wacana apa yang akan dilakukan ketika ia menang?”
  5. “Omongan kok hampir sama kaya parfum isi ulang, wangi sih tapi palsu”
  6. “Berhenti akting di depanku seolah-olah kamu mengetahui segalanya, kecuali namamu kini sudah ganti menjadi Mbah Google”
  7. “Ngeliat rupamu mengingatkan aku pada uang recehan. Bermuka dua dan tidak terlalu berharga.”
  8. “Terima kasih telah membicarakanku. Melihatmu kini mengingatkanku pada tempat sempah.”
  9. “Ketika ingin membeli mobil, pastikan kamu sudah memiliki tempat parkinya terlebih dahulu.”
  10. “Allah sudah memberikan kita masing-masing satu wajah, namun kenapa kamu malah menambah wajah kamu satu lagi untuk dirimu sendiri?”
  11. “Sebelum kamu menghinaku, pastikan aku sudah menghargai pendapatmu dahulu. Nice try!.”
  12. “Semua ada timing-nya. Pastikan mentalmu kuat ketika mendengar ada orang lain yang membicarakan kamu di belakang.”
  13. “Mereka tertawa ketika melihat aku berbeda dengan mereka, dan aku pun tertawa ketika melihat mereka sama semua.”
  14. “Jangan sok tahu. Karena ke sok tahuan tersebut bisa menambah ketidaktahuan kamu.”
  15. “Kamu mungkin bisa menjadikan tukang parkir sebagai contoh. Meskipun mereka punya banyak kendaraan beroda empat, mereka tidak pernah sombong karena mereka tahu bahwa semua itu hanya titipan.”
  16. “Jangan heran ketika saya berbicara seperti orang bodoh. Aku harus menggunakan cara apalagi agar kamu bisa memahami maksudku?”
  17. “Mungkin sekarang aku sudah membutuhkan kacamata. Ke manapun aku pergi, aku selalu melihat orang-orang memiliki dua wajah.”
  18. “Membicarakan dosa orang lain tidak akan membuat kamu menjadi kaya.”
  19. “Mencari uang saja kamu belum mampu, tapi kenapa kamu sudah berani bergaya menjelek-jelekkanku?”
  20. “Berkoar-koarlah sepuasnya. Kelak, kamu akan menerima balasan untuk setiap kalimat yang kamu keluarkan tentangku.”
  21. “Aku tidak menjelekkan kamu, aku hanya mendeskripsikan kepribadianmu.”
  22. “Namanya juga teman, ada yang baik tapi ada pula yang muka dua.”
  23. “Ingat, aku bukan keset welcome di supermarket yang selalu bisa kau injak-injak.”
  24. “Hilangkan sifat sok tahu kamu, atau otakmu akan dipenuhi dengan ketidaktahuan.”
  25. “Kamu baik sih, tapi sayang pas ada maunya aja.”
  26. “Omongan kok sama kaya balon warna-warni, isinya cuma angin doang.”
  27. “Hidupku adalah milikku, kok malah kamu yang jadi sutradaranya?”
  28. “Jika waktumu hanya kamu habiskan untuk mengomentari hidup orang lain, kapan waktumu untuk memperbaiki dirimu?”
  29. “Tuhan hanya memberi kita satu lidah dan dua telinga. Mengapa demikian? Agar kita sebagai manusia bisa lebih banyak mendengar ketimbang berbicara.”
  30. “Ingat, jika ada orang yang ngomongin kita dari belakang, berarti kita satu langkah di depan dari orang-orang tersebut.”
  31. “Usahakan selalu bertutur kata positif tentang orang lain, karena kata-kata positif itu akan selalu kembali kepada sumbernya.”
  32. “Alkitab memberi tahu kita untuk mencintai sesama kita, dan juga mencintai musuh kita; mungkin karena umumnya mereka adalah orang yang sama.”
  33. “Tiap orang yang melakukan kejahatan, wajib membayar buah kejahatan yang telah diperbuat. Sama seperti kebiasaan suka ngomongin orang di belakang, nantinya ada harga yang harus kamu bayar. Maka, bersiaplah.”
20 Kata-kata Ucapan Menyambut Karyawan Baru di Group WA atau Telegram

Nah, itu tadi referensi kata-kata sindirian untuk tetangga yang gemar membicarakan kita dari belakang.

Kira-kira kata-kata yang mana nih yang cocok dan akan kamu gunakan untuk menyindir tetangga yang gemar nyinyir?

Jika kamu ingin mencari informasi menarik lainnya, jangan lupa kunjungi situs Mamikos dan temukan informasinya di sana ya!


Halaman:

Advertisement