6 Contoh Kerajinan Limbah Keras Organik dan Anorganik dan Cara Pemanfaatannya

Kini, sudah banyak dilakukan kegiatan daur ulang limbah karena mampu mengurangi jumlah sampah dan menghasilkan barang baru bernilai seni. Simak contoh dan cara pemanfaatan limbah keras organik dan anorganik dalam aritkel ini.

29 Oktober 2023 Bella Carla

6 Contoh Kerajinan Limbah Keras Organik dan Anorganik dan Cara Pemanfaatannya – Setiap harinya, masyarakat menghasilkan buangan berupa limbah.

Salah satunya adalah limbah keras yang mempunyai bentuk keras, padat, tidak mudah berubah bentuk, dan tidak mudah diurai.

Kini, sudah banyak dilakukan kegiatan daur ulang limbah keras karena mampu mengurangi jumlah sampah dan menghasilkan barang baru bernilai seni.

Berikut Cara Pemanfaatan hingga Contoh Kerajinan Limbah Keras Organik dan Anorganik

Contoh Kerajinan Limbah Keras Organik dan Anorganik
editorial.femaledaily.com

Limbah keras adalah salah satu jenis limbah yang berasal dari sisa sampah produksi yang dihasilkan industri atau rumah tangga.

Jika dilihat berdasarkan sifatnya, limbah keras terbagi menjadi dua jenis, yakni limbah kelas organik dan limbah kelas anorganik.

Limbah keras anorganik adalah limbah keras yang berasal dari alam. Sedangkan, limbah anorganik merupakan limbah yang berasal dari bahan kimia tidak terbaharui dan berpotensi menjadi polutan.

Apapun bentuknya, tentu saja limbah harus diolah dan dikelola agar tidak menimbulkan masalah baru bagi masyarakat.

Karena limbah keras wujudnya padat dan tidak mudah mudah berubah bentuk, maka dibutuhkan tangan kreatif agar bisa merubah limbah keras menjadi kerajinan yang bisa dimanfaatkan.

Cara Mengolah Limbah Keras

Secara umum, proses pengolahan bahan limbah keras dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin.

Kamu juga bisa mencoba proses pengolahan limbah keras secara sederhana dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Pemilahan bahan limbah

Pertama-tama, kamu perlu melakukan seleksi bahan limbah keras sebelum masuk ke proses produksi.

Hal ini bertujuan untuk menentukan bahan limbah mana yang masih bisa dipergunakan kembali dengan penambahan-penambahan material, sekaligus merancang konsep keluaran (output) apa yang ingin diciptakan.

2. Pembersihan limbah

Limbah keras biasanya didapatkan dalam keadaan yang tidak cukup bersih.

Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pencucian dengan menggunakan deterjen agar zat bekas makanan atau minuman dapat larut dan membuat limbah keras menjadi bersih dan tidak berbau.

3. Pengeringan

Selanjutnya, Sobat SMP melakukan pengeringan secara konvensional yaitu menggunakan sinar matahari langsung atau dapat juga secara langsung dengan dibersihkan menggunakan lap kering.

4. Pewarnaan pewarnaan

Proses pewarnaan pada limbah keras bisa dilakukan dengan cara disemprot atau dikuas dengan cat.

Kamu bisa menggunakan zat pewarna yang sesuai dengan material limbah keras yang dipakai agar warnanya bisa muncul sempurna dan melekat dengan baik.

Selain diwarnai, limbah keras berbahan dasar plastic juga bisa ditambahkan berbagai ornament seperti gambar motif maupun dengan menempelkan elemen dekoratif seperti renda, dan lain-lain.

Close