3 Klasifikasi Tumbuhan Lumut beserta Ciri-ciri dan Manfaatnya bagi Manusia dan Lingkungan
Tahukah kamu bahwa ternyata lumut memiliki beberapa klasifikasi? Yuk, pelajari dan ketahui manfaat lumut bagi kehidupan!
3 Klasifikasi Tumbuhan Lumut beserta Ciri-ciri dan Manfaatnya bagi Manusia dan Lingkungan – Tahukah kamu jika tumbuhan lumut yang sering kamu temui memiliki jenis dan bentuk yang berbeda?
Kali ini Mamikos akan mengajak kamu untuk belajar tentang berbagai klasifikasi tumbuhan lumut beserta ciri-ciri yang sangat menarik.
Lalu, apa saja klasifikasi tumbuhan lumut itu? Pastikan kamu membaca artikel ini sampai akhir, ya!
Apa itu Tumbuhan Lumut?
Daftar Isi [hide]

Tumbuhan lumut adalah jenis tumbuhan kecil yang termasuk dalam kelompok Bryophyta. Berbagai klasifikasi tumbuhan lumut biasanya ditemukan tumbuh di daerah yang lembap, seperti hutan, rawa-rawa, atau di sekitar sumber air.
Lumut tidak memiliki akar, batang, atau daun sejati seperti pada tumbuhan berpembuluh. Sebaliknya, lumut memiliki struktur sederhana yang disebut protonema yang berfungsi sebagai organ penyerap air dan nutrisi.
Lumut juga memiliki struktur yang disebut rhizoid yang menempel pada substrat tempat mereka tumbuh.
Tumbuhan lumut memiliki siklus hidup yang unik yang melibatkan pergiliran antara generasi gametofit (dominan) dan sporofit.
Generasi gametofit tumbuh dari spora dan membentuk struktur yang disebut gametofor, tempat produksi sel-sel reproduksi (sperma dan telur) terjadi.
Setelah fertilisasi, telur berkembang menjadi sporofit yang tergantung pada gametofit untuk mendapatkan nutrisi.

Advertisement
Sporofit kemudian menghasilkan spora melalui meiosis yang akan menumbuhkan generasi gametofit berikutnya.
Ciri-ciri Tumbuhan Lumut
Selain sebagai pembeda dari tumbuhan lain, ciri-ciri tumbuhan lumut juga membantu dalam proses identifikasi dan pemahaman peran serta perbedaan tumbuhan lumut dalam ekosistem mereka.
Apa saja ciri-ciri tumbuhan lumut? Berikut penjelasan Mamikos tentang ciri-ciri Bryophyta:
1. Habitat Lembap dan Teduh
Lumut umumnya hidup di tempat yang lembap dan teduh, seperti sungai, hutan, permukaan batuan, tanah, batang pohon, atau kayu lapuk.
2. Fotosintesis
Ciri-ciri tumbuhan lumut selanjutnya adalah mengandung klorofil, sehingga dapat memproduksi makanan mereka sendiri melalui proses fotosintesis.
3. Tanpa Akar, Batang, dan Daun Sejati
Meskipun tidak memiliki struktur akar, batang, atau daun sejati, lumut memiliki rizoid yang menyerupai akar untuk menempel pada substrat tempat mereka tumbuh.