Advertisement
Source : unsplash.com/hdbernd

Kloroplas dan Klorofil, Apakah sama? Ini Letak serta Fungsinya dalam Proses Fotosintesis Tumbuhan

Memiliki nama yang mirip, klorofil dan kloroplas memiliki peran masing-masing dalam proses fotosintesis.

14 Agustus 2025 Bella Carla

Kloroplas dan Klorofil, Apakah sama? Ini Letak serta Fungsinya dalam Proses Fotosintesis Tumbuhan – Fotosintesis merupakan kemampuan yang dimiliki tumbuhan untuk dapat mengubah karbon dioksida dan air menjadi oksigen dengan memanfaatkan sinar matahari.

Namun, dalam ilmu mengenai tumbuhan, tahukah kamu bahwa terdapat beragam jenis organ tumbuhan yang berperan dalam fotosintesis? Di antaranya ada klorofil dan kloroplas.

Klorofil dan kloroplas memiliki nama yang mirip, namun apakah fungsinya sama? Yuk, simak ulasan lengkap seputar klorofil dan kloroplas dalam artikel berikut. 🌿🌱

Berikut Perbedaan, Letak, serta Fungsi Kloroplas dan Klorofil dalam Proses Fotosintesis

Kloroplas dan Klorofil
unsplash.com/hdbernd

Dalam ilmu biologi, kamu akan menemui istilah fotosintesis. Di mana fotosintesis ini mengacu pada suatu proses pembuatan atau pembentukan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan.

Memiliki nama yang mirip, klorofil dan kloroplas memiliki peran masing-masing dalam proses fotosintesis.

Klorofil merupakan pigmen hijau yang dikenal luas sebagai komponen utama dalam proses fotosintesis tumbuhan. Sementara, kloroplas adalah organel plastida yang mengandung pigmen hijau daun (klorofil).

Agar dapat lebih memahami perbedaan kedua istilah tersebut, kamu bisa baca artikel ini hingga bagian akhir, ya.

Tumbuhan Hijau dalam Ekosistem Berperan sebagai? Berikut Penjelasannya

Sekilas Tentang Fotosintesis pada Tumbuhan

Sebelum kita membahas lebih jauh seputar klorofil dan kloroplas dalam proses fotosintesis. Tentunya kamu harus memahami terlebih dahulu pengertian dari fotosintesis itu sendiri.

Mengutip dari detik.com, fotosintesis adalah suatu proses pembuatan atau pembentukan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun, yaitu klorofil dengan bantuan bantuan energi cahaya matahari.

Terdapat empat hal penting yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis. Pertama air atau H2O, lalu karbondioksida atau CO2, klorofil, dan terakhir cahaya matahari.

Air didapatkan tumbuhan dari dalam tanah yang diserap oleh akar dialirkan ke seluruh bagian tumbuhan termasuk daun.

Kemudian karbondioksida didapatkan dari udara yang masuk melalui stomata. Nah, stomata ini letaknya di bagian bawah daun.

Proses fotosintesis terjadi ketika klorofil di daun menangkap cahaya matahari dan menggunakannya untuk mengubah air dan karbondioksida menjadi gula dan oksigen.

Gula yang dihasilkan dapat digunakan langsung oleh tumbuhan atau disimpan dalam bagian lain seperti buah yang sering kita konsumsi. Selain gula, fotosintesis juga menghasilkan oksigen yang akan keluar melalui stomata ke udara dan kita gunakan untuk bernafas.

Pengertian Klorofil dan Perannya dalam Fotosintesis

Merujuk pada penelitian Konsentrasi Klorofil Daun sebagai Indikator Kekurangan Air pada Tanaman yang dilakukan oleh Nio Song Ai dan Yunia Banyo, klorofil berasal dari bahasa Yunani, yakni chloros artinya hijau dan phyllos artinya daun.

Istilah klorofil pun mulai digunakan pada tahun 1818 untuk menamai pigmen yang diambil dari ekstrak tanaman dengan menggunakan pelarut organik.

Adapun pengertian klorofil adalah pigmen yang memberikan warna hijau pada tumbuhan, seperti tumbuhan bertingkat tinggi, alga dan bakteri fotosintetik.

Klorofil terletak pada kloroplas, yakni organel sel tanaman yang mempunyai membran luar, membran dalam, ruang antar membran dan stroma.

Dikutip dari buku Pigmen Klorofil yang ditulis oleh Dwidjoseputro, klorofil memiliki beberapa sifat yang dikelompokkan menjadi sifat fisik dan sifat kimia.

Menjadi salah satu faktor utama dalam peristiwa fotosintesis, klorofil memiliki peranan penting dalam proses fotosintesis karena memiliki tiga fungsi utama, antara lain:

1. Menyerap Sinar Matahari

Klorofil berperan sebagai penyerap cahaya matahari yang berupa radiasi elektromagnetik pada spektrum kasat mata.

Cahaya matahari mengandung semua warna spektrum kasat mata dari merah sampai violet, namun tidak semua panjang gelombang diserap dengan baik oleh klorofil.

2. Memicu Fiksasi CO2 untuk Menghasilkan Karbohidrat

Karbohidrat yang dihasilkan dalam fotosintesis kemudian diubah menjadi protein, lemak, asam nukleat dan molekul organik lainnya.

Halaman:

Advertisement