10 Konsep Dasar Sosiologi Beserta Pengertian dan Contoh

Sosiologi mempelajari hubungan dan gejala sosial antar individu, individu dengan kelompok, serta kelompok dengan kelompok. Simak penjelasan terkait konsep dasar sosiologi dalam artikel ini.

18 September 2023 Bella Carla

10 Konsep Dasar Sosiologi Beserta Pengertian dan Contoh – Sosiologi adalah salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari tentang masyarakat.

Sebagai disiplin ilmu pengetahuan, sosiologi punya beberapa konsep dasar yang perlu dipahami.

Beberapa di antaranya seperti sistem sosial, individual dan masyarakat, serta konsep struktur sosial.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkapnya lagi terkait konsep dasar Sosiologi, yuk baca artikel ini hingga bagian akhir, ya.

Berikut Pengertian Konsep Dasar Sosiologi Beserta dan Contohnya

Pengertian Konsep Dasar Sosiologi Beserta dan Contohnya
unsplash.com/@beatriz_perez

Kata sosiologi berasal dari Bahasa Latin ‘socius’ yang berarti teman dan Bahasa Yunani ‘logos’ yang berarti pengetahuan.

Singkatnya, sosiologi adalah ilmu sosial yang mempelajari setiap kehidupan masyarakat.

Istilah dari sosiologi pertama kali dikemukakan oleh Auguste Comte, seorang filsafat dari Prancis pada tahun 1839. Tak heran jika ia dikenal sebagai Bapak Sosiologi Dunia.

Mengutip dari Jurnal Landasan Sosiologis dalam Pendidikan oleh Syatriadin.

Sosiologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok dan struktur sosialnya.

Tentunya, sosiologi juga memiliki beberapa konsep dasar yang perlu dipahami sebagai disiplin ilmu pengetahuan.

Kamu bisa temukan 10 konsep dasar sosiologi lengkap dengan pengertian dan contohnya di bawah ini.

Apa yang dimaksud dengan Sosiologi?

Sebelum kita membahas lebih jauh seputar konsep dasar sosiologi, tentunya kamu harus memahami terlebih dahulu pengertian dari sosiologi terlebih dahulu.

Meskipun sebelumnya sudah disinggung sedikit terkait pengertian sosiologi, berikut ada beberapa pengertian oleh para tokoh sosiologi.

  • Menurut Max Weber, sosiologi adalah ilmu yang berhubungan dengan pemahaman interorientasi, mengenai tindakan sosial yang berhubungan dengan suatu penjelasan sebab akibat mengenai arah dan konsekuensinya.
  • Menurut Pitirin A. Sorokin, sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara macam-macam gejala sosial.
  • Menurut Emile Durkheim, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang fakta-fakta sosial, terkait cara bertindak, berpikir dan perasaan di luar individu yang mempunyai kekuatan untuk mengendalikan individu.
  • Menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, sosiologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses sosial termasuk perubahan sosial.

Ciri-ciri Sosiologi

Siapa yang belum hafal ciri-ciri Ilmu Sosiologi? Sebagai ilmu pengetahuan, Sosiologi memiliki empat ciri, yaitu Empiris, Teoritis, Kumulatif, Non Etis.

1. Empiris

Sosiologi mempunyai ciri empiris, ini berarti ilmu yang diperoleh berdasarkan observasi, sesuai fakta, sesuai akal sehat, dan tidak tidak menghasilkan sesuatu yang bersifat spekulatif.

2. Teoritis

Sosiologi juga mempunyai ciri teoritis, yang artinya sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang selalu berusaha menyusun kesimpulan (abstraksi) dari hasil observasi.

Kesimpulan ini digunakan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori.

3. Kumulatif

Sosiologi juga mempunyai ciri kumulatif, artinya sosiologi disusun atas teori-teori yang sudah ada, atau memperluas, memperkuat, serta memperbaiki teori-teori terdahulu.

4. Non Etis

Ciri sosiologi yang terakhir adalah non etis, artinya sosiologi tidak mempermasalahkan baik buruknya sesuatu, namun menganalisis sebab akibat dan menjelaskannya secara mendalam.

Hakikat Ilmu Sosiologi

Sebagai ilmu pengetahuan, sosiologi juga memiliki hakikat yang dapat dijelaskan melalui 7 pembahasan berikut ini.

1. Sosiologi adalah ilmu sosial

Sosiologi bukanlah suatu ilmu alam atau kerohanian, melainkan bagian ilmu sosial yang membahas gejala-gejala pada masyarakat.

2. Sosiologi adalah ilmu kategoris

Sosiologi adalah ilmu kategoris dan bukan normatif. Ini artinya, sosiologi meneliti hal-hal yang terjadi saat itu, bukan mengenai apa yang semestinya atau seharusnya terjadi.

3. Sosiologi adalah ilmu murni dan ilmu terapan

Dalam ilmu pengetahuan, posisi ilmu sosiologi sebagai ilmu murni dimanfaatkan untuk mendapatkan pengetahuan melalui penelitian.

Disamping itu, sosiologi sebagai ilmu terapan juga digunakan untuk memecahkan masalah praktis guna memperbaiki kehidupan masyarakat.

4. Sosiologi adalah ilmu abstrak

Sosiologi mengkaji bentuk-bentuk dan pola-pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh.

5. Sosiologi menghasilkan pola umum

Sosiologi meneliti dan mencari prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia serta sifat, bentuk, isi dan struktur masyarakat.

6. Sosiologi adalah ilmu umum

Sosiologi mempelajari gejala-gejala umum yang terjadi pada masyarakat.

7. Sosiologi adalah ilmu rasional

Hasil penelitian ilmu Sosiologi dapat diterima dengan akal sehat (logis).

Objek Kajian Sosiologi

Melihat pengertian, ciri, dan hakikatnya yang sudah dijelaskan sebelumnya, sudah pasti objek kajian Ilmu Sosiologi adalah masyarakat itu sendiri, yang terdiri atas Objek Material dan Objek Formal.

Berikut perbedaan dan contohnya:

1. Objek material

Dalam sosiologi, objek material adalah fenomena atau gejala sosial yang tampak di kehidupan masyarakat.  Objek material bisa bersifat positif atau negatif.

Contoh dari gejala sosial positif misalnya kesetaraan gender atau pemerataan akses pendidikan.

Sedangkan, contoh gejala sosial negatif seperti pernikahan di bawah umur atau diskriminasi.

2. Objek formal

Dalam sosiologi, objek formal adalah hubungan antar manusia dan proses yang timbul dari hubungan tersebut.

Apabila objek material sosiologinya berupa pernikahan di bawah umur, maka objek formalnya adalah penyebab terjadinya, manusia yang terlibat, dan akibat dari pernikahan di bawah umur.

Fungsi dan Peran Ilmu Sosiologi

Lantas, kira-kira apa alasan yang mengharuskan kita untuk belajar sosiologi? Apa saja fungsi sosilogi untuk kehidupan bermasyarakat?

Nah, berikut ini adalah fungsi dan peran ilmu sosiologi yang perlu kamu pahami.

1. Fungsi Sosiologi

Pada dasarnya sosiologi memiliki 3 fungsi, yakni pembangunan, penelitian, dan pemecahan masalah.

Tentunya hal ini sejalan dengan posisi sosiologi sebagai ilmu murni dan ilmu terapan.  

Jika kamu masih bingung, berikut adalah penjelasan terkait fungsi sosiologi.

a. Fungsi pembangunan

Sosiologi berfungsi untuk menyediakan data yang diperlukan untuk tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembangunan.

Misalnya, sebelum memindahkan ibukota negara yang semula berada di DKI Jakarta ke Kalimantan Timur, tentu pemerintah memerlukan data untuk memprediksi kesiapan dan dampak yang terjadi di wilayah tersebut.

b. Fungsi penelitian

Sosiologi juga berfungsi untuk memberikan data terkait berbagai fenomena atau gejala yang terjadi.

Misalnya, meningkatnya pernikahan di bawah umur selama pandemi Covid-19.

Hal ini membuat para sosiolog berusaha mencari faktor-faktor yang melatarbelakangi fenomena pernikahan di bawah umur.

c. Fungsi pemecahan sosial

Sosiologi juga berfungsi memberikan alternatif solusi permasalahan dengan berlandaskan data yang ada.

Misalnya, setelah dilakukan penelitian terhadap fenomena pernikahan di bawah umur selama pandemi Covid-19, ditemukan solusi berupa pendidikan seks agar orangtua dan anak bisa mengerti dampak dari pernikahan yang terlalu cepat.

2. Peran Sosiologi

Terakhir, peran sosiologi dalam kehidupan. Kamu tidak perlu khawatir tentang pekerjaan jika ingin menekuni bidang ilmu sosiologi. Secara umum, di bawah ini adalah beberapa peran dari sosiolog.

a. Peran pendidik

Peran sosiolog sebagai pendidik adalah mengajarkan, mengembangkan ilmu sosiologi, dan memberikan contoh fenomena berdasarkan konsep sosiologi.

b. Peran konsultan pembangunan

Peran sosiolog sebagai konsultan pembangunan adalah membantu serta memprediksi dampak dari kebijakan sosial yang bisa terjadi.  Misalnya, analis kebijakan dan konsultan.

c. Peran peneliti

Peran Sosiolog sebagai peneliti adalah mengumpulkan dan menggunakan data tersebut guna mengambil keputusan.

Misalnya, UX Researcher. Meskipun profesi masih terdengar asing untukmu.

UX Researcher adalah orang yang mencari informasi mengenai perilaku, kebutuhan, dan masalah yang dialami oleh pengguna aplikasi di ponsel.

Konsep Dasar Sosiologi

Nah, ini adalah bagian yang ditunggu-tunggu yakni penjelasan terkait konsep dasar sosiologi.

Di bawah adalah 10 konsep dasar sosiologi yang perlu kamu ketahui.

1. Struktur Sosial

Struktur sosial adalah keseluruhan dari unsur pokok dunia sosial. Konsep satu ini mencakup kaidah-kaidah atau norma sosial, lapisan sosial, dan lembaga sosial.

2. Sistem Sosial

Konsep satu ini adalah proses terstruktur yang menunjukkan hubungan sosial individu dan kelompok dalam sistem lingkungan yang lebih luas.

3. Proses Sosial

Konsep sosiologi yang berikutnya adalah proses sosial. Konsep ini dapat diartikan sebagai pengaruh timbal balik dalam masyarakat.

Contohnya, proses mempengaruhi dan dipengaruhi antara ekonomi dan hukum, pendidikan dan ekonomi, politik dan ekonomi, dan lain sebagainya.

4. Lembaga Sosial

Berikutnya, ada konsep lembaga sosial atau pranata sosial yang merupakan hubungan antara nilai dan norma untuk mewujudkan kehendak sosial.

5. Organisasi Sosial

Konsep organisasi sosial ini cukup mirip dengan lembaga sosial. Merupakan hubungan kerjasama antarindividu, organisasi sosial lebih mengorientasikan pola perikalu anggota untuk mencapai tujuan bersama.

Dengan adanya organisasi sosial, maka dapat mendorong masyarakat agar bertindak sesuai tujuan dan pedoman yang telah disepakati.

6. Perubahan Sosial

Konsep perubahan sosial merupakan perubahan dalam struktur dan lapisan sosial serta hubungan di dalamnya yang terjadi dalam kurun waktu tertentu.

7. Individual

Konsep individual dapat diartikan sebagai hubungan sosial yang terjadi antar individu dengan individu lainnya dalam kehidupan masyarakat.

8. Masyarakat

Konsep sosiologi yang berikutnya adalah masyarakat atau society. Konsep satu ini diartikan sebagai sekelompok manusia yang hidup bersama guna berinteraksi dan mencapai kepentingan bersama.

9. Kelompok

Kelompok adalah himpunan masyarakat atau sekumpulan individu yang saling berinteraksi satu sama lain.

Hubungan kelompok sosial dapat menimbulkan integrasi sosial dan konflik sosial.

10. Komunitas

Komunitas merupakan kumpulan individu yang berinteraksi di dalam daerah tertentu. Biasanya, komunitas memiliki kesamaan kepentingan, visi, atau hobi lainnya.

Nah, di atas tadi adalah penjelasan lengkap terkait konsep sosiologi. Sosiologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok dan struktur sosialnya.

Tentunya, sosiologi juga memiliki beberapa konsep dasar yang perlu dipahami sebagai disiplin ilmu pengetahuan.

Jika kamu ingin mengulik informasi seputar materi sosiologi lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Close