Advertisement
Source : Canva/@natashabreen

25 Cerita Fabel 1, 2, 3 Paragraf beserta Pesan Moralnya Lengkap

Jika kamu sedang mencari contoh-contoh cerita fabel yang menarik. Maka kamu harus membaca artikel berikut ini hingga selesai.

19 November 2025 Zuly Kristanto

Contoh 11

Tikus Sawah dan Katak

Tikus sawah dan katak sering berebut makanan di pinggir sungai. Keduanya tidak pernah akur dan saling menyalahkan satu sama lain. Suatu hari, banjir besar datang tiba-tiba, membuat tikus sawah hampir terseret arus. Katak yang melihat kejadian itu langsung melompat ke air dan mendorong si tikus ke tempat yang lebih tinggi. Setelah selamat, tikus merasa sangat bersalah karena selama ini selalu memusuhi katak. Sejak saat itu, tikus sawah dan katak menjadi sahabat dan saling berbagi makanan tanpa berebut lagi.

Pesan Moral

Perselisihan hanya membawa kerugian. Lebih baik bekerja sama dan saling menghargai.

3 Contoh Cerita Bahasa Jawa Singkat Tentang Berbagai Tema yang Menarik

Contoh 12

Rubah dan Burung Gereja

Rubah yang licik selalu berusaha menangkap burung gereja yang suka berkicau di atas dahan. Suatu hari, rubah pura-pura sakit supaya burung gereja turun untuk melihatnya. Namun burung gereja sudah tahu tipu muslihat itu. Sebaliknya, ketika rubah benar-benar terjatuh ke dalam lubang dan tidak bisa keluar, burung gereja justru memanggil kawanan hewan lain untuk membantu. Saat rubah berhasil keluar, ia malu karena kebohongannya justru membuat reputasinya buruk, sementara burung gereja tetap dihormati karena kebaikannya.

Pesan Moral

Kebohongan hanya akan merusak kepercayaan. Bersikap jujur akan membawa kebaikan.

Contoh 13

Ayam Hutan yang Sombong

 Seekor ayam hutan merasa dirinya paling gagah di antara hewan-hewan lain. Ia sering memamerkan bulunya dan berkata bahwa tak ada yang bisa mengalahkannya. Suatu hari, ia terpeleset saat berjalan di tanah licin dan tidak bisa bangun karena kakinya terjepit akar pohon. Banyak hewan yang melihatnya, tetapi tidak satu pun yang menolong karena mereka merasa pernah diremehkan olehnya. Pada akhirnya, seekor rusa datang menolong tanpa meminta balasan. Ayam hutan sangat menyesal karena kesombongannya telah menjauhkan ia dari teman-teman.

Pesan Moral

Kesombongan hanya akan membuat kita dijauhi. Rendah hati akan membuat orang lain menghormati kita.

Contoh Cerita Fabel 2 Paragraf beserta Pesan Moralnya

Di bawah ini adalah contoh cerita fabel ringkas 2 paragraf.

Contoh 1

Kisah Singa dan Lembu

Dahulu kala singa, sang raja hutan berteman akrab dengan seekor lembu berteman akrab. Saking akrabnya sampai membuat sang raja melarang semua rakyatnya memakan daging. Larangan ini membuat serigala tidak senang.

Serigala yang tidak senang lantas melancarkan sebuah fitnah yang merusak persahabatan antara sang raja hutan dan lembu. Akibatnya singa dan lembu bertarung hebat. Dalam pertarungan itu tak ada yang menang. Singa dan lembu sama-sama mati. Setelah keduanya mati. Serigala menyantap daging singa dan lembu sampai perutnya pecah karena kekenyangan. Dan kerajaan sang singa pun akhirnya pralaya.

Pesan Moral

Jangan mudah percaya dengan hasutan orang lain. Jangan gampang percaya dengan kabar yang belum tentu kebenarannya.

Contoh 2

Gara-gara Batang Pisang

Suatu hari katak dan monyet menemukan bibit batang pisang. Mereka pun membaginya menjadi dua. Katak bagian bawah, sementara monyet bagian atasnya. Keduanya kemudian menanam dan merawatnya dengan baik. Sayangnya, bibit milik katak mati. Sedangkan bibit milik katak dapat berbuah dengan lebat.

Tibalah waktunya panen. Katak yang tidak bisa memanjat lantas meminta tolong kepada monyet untuk memanenkan pisang miliknya. Monyet pun menyetujuinya. Saat berada di atas pohon monyet memakan pisang milik katak dengan lahapnya. Ia menjadi lupa dengan janjinya. Merasa kesal dengan perbuatan si monyet. Katak pun menebang pohon pisang miliknya. Monyet yang tak siap pun ikut jatuh tertimpa pohon pisang hingga tewas.

Pesan Moral

Jika berjanji sebaiknya ditepati dan jangan suka mengambil atau menikmati apapun yang bukan miliknya.

Contoh 3

Bona Si Gajah

Bona si gajah berbelalai panjang merasa sangat sedih. Sebab, tidak ada yang main dengannya. Ia dijauhi teman-temannya karena memiliki hidung yang terlalu panjang. Bona yang tidak punya teman setiap hari bermain sendiri di sungai.

Suatu ketika terjadilah kebakaran hutan yang hebat. Semua binatang berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan api yang sudah menjalar kemana-mana. Bona pun ikut serta. Ia mengumpulkan air sungai di dengan memakai hidungnya. Setelah itu disemburkanlah air itu ke pusat api. Beruntung berkat bantuan Bona api dapat dipadamkan. Sejak saat itu Bona dianggap pahlawan dan punya banyak teman.

Pesan Moral

Ada kalanya sesuatu yang oleh orang lain dianggap sebagai kekurangan, sebenarnya merupakan kelebihan yang kita punya.

Contoh 4

Perkutut dan Semut

Suatu hari ada seekor burung perkutut yang menolong seekor semut yang jatuh ke sungai dengan memakai selembar daun. Usai menyelamatkan semut, burung perkutut itu kemudian berlalu pergi. Selang beberapa hari kemudian. Ketika sedang berjalan-jalan pagi. Semut melihat ada seorang pemburu yang sedang akan menembak burung yang telah menolongnya.

Semut pun segera merayap perlahan ketubuh pemburu dan kemudian menggigit mata sang pemburu. Saking kagetnya, sang pemburu segera melepaskan tembakannya. Beruntung pelurunya tidak mengenai si burung. Setelah melarikan diri untuk mencari selamat. Semut sangat senang karena telah membalas kebaikan perkutut yang telah menolongnya tempo hari.

Pesan Moral

Sebaiknya kita jangan sampai melupakan orang yang berbuat baik kepada kita.

Contoh 5

Tokek dan Kupu-Kupu

Tokek selalu mengejek kupu-kupu karena sayapnya yang rapuh. Ia merasa suara kerasnya jauh lebih berguna. Namun suatu hari angin badai menerjang hutan. Tokek kesulitan bertahan di dahan karena tubuhnya terlalu berat, sementara kupu-kupu mampu berlindung di balik kelopak bunga. Setelah badai reda, tokek menyadari bahwa setiap makhluk memiliki kelebihan masing-masing.

Kupu-kupu dengan ramah menolong tokek yang terjatuh dari dahan. Tokek merasa malu namun berterima kasih. Sejak saat itu ia berhenti meremehkan siapapun dan memahami bahwa kelembutan juga memiliki kekuatan yang tidak dimiliki tubuh besar atau suara keras.

Pesan Moral

Jangan menilai orang lain dari tampilan luarnya saja.

Halaman:

Advertisement