Advertisement
Source : pexels.com/@dariaobymaha/

Kumpulan Puisi tentang Ibu Tersayang Populer, Oh Ibu, Ibuku Surgaku, Hingga Pengorbanan Seorang Ibu

Di hari ibu ini ada banyak cara untuk membahagiakan ibu. Salah satunya adalah membuatkannya puisi. Berikut adalah beberapa contoh puisi dengan tema ibu.

26 November 2023 Zuly Kristanto

Sedikit Permintaan

Tuhanku,
Aku ingin,Memberikan
Sedikit kebanggan
Dan melukis ceria
Pada wajah ibu
Yang mulai termakan usia

Tuhanku, Aku ingin
Membeli  sedikit waktu
Supaya bisa lebih lama
Bersama ibu tercinta
Kan kupintanya berbagi pengetahuan
Tentang caranya menerima kenyataan

Tuhanku,
Aku ingin
Melihat tawa ceria
Pada wajah ibu yang mulai menua

Namun apa daya
Hingga kini aku masih belum mampu
Menjadi apa-apa
Dan bukanlah siapa-siapa

55+ Kata-kata untuk Hari Ibu Islami yang Bagus dan Bisa Bikin Nangis

Kumpulan Puisi Tentang Ibu Bagian 3

Maafkan Anakmu, Ibu

Ketika daun-daun runtuh
Sesaat setelah hujan bergumuruh
Tiba-tiba tubuhku disergap
Perasaan rindu yang hebat
Beruntungnya hujan mampu
Menyamarkan air mataku

Ternyata begini rasanya
Menjadi orang tua
Yang mati-matian bekerja
Demi anak dan keluarga

Ibu ternyata begitu
Berat perjuangan
Yang telah engkau lakukan
Maafkan anakmu
Yang dulu pernah tak menghargai
Jerih payahmu dalam membesarkanku

Aroma Hujan

Aroma hujan
Malam ini kembali
Memunculkan kenangan
Yang telah lama
Tertelan pusaran waktu

Meski tak ada bulan
Yang berkenan menemani
Tapi kenangan-kenangan
Terus muncul seperti jamur
Di musim penghujan

Ketika mataku sembab
Karena air mata bercucuran
Mengenang kasih sayang ibu
Yang belum mampu kubalas
Tak ada kata yang terucap

Selain maaf dan terimakasih
Atas semua cinta dan sayang
Yang telah ibu berikan

5 Contoh Kerajinan Tekstil dari Serat Alami beserta Gambarnya Lengkap

Kasih Sayang Ibu

Dalam lelahmu
Engkau tak pernah lelah
Tuk berkorban demi anak-anakmu
Walau kadang direndahkan
Karena keinginanmu dianggap
Terlalu tinggi

Tapi ibu tetap tersenyum
Mencoba menghadapinya dengan tabah
Serta berusaha sekuat tenaga
Memujudkan cita-citanya menjadi nyata
Meski berkali-kali mengencangkan perut
Demi anak-anak bisa sekolah
Menuntut ilmu demi masa depan cerah

Bahasa Kasih

Meski hutan tak serimbun dahulu
Bukan berarti terik matahari
Bisa dengan bebas membakar bumi
Karena selama hati masih memiliki nurani
Keteduhan masih bisa kita pancarkan ke segala penjuru

Boleh-boleh saja sungai dan telaga penuh dengan sampah
Asal jangan isi hati dengan serapah dan amarah
Karena sejatinya di setiap kesesakan dan ketidakberuntungan
Atas kelahiran kita di jaman yang serba tak mengenakkan
Tuhan masih memberi kesempatan
Kepada kita untuk membuat tempat layak untuk berpijak
Biar pun itu hanya sejenak

Ketika tanah lapang tempat anak-anak menerbangkan layang-layang
Telah bersolek menjadi gedung tinggi beraroma kembang
Yang senantiasa menampilkan urat-urat tegang
Sebaiknya ajak anakmu mengamati bagaimana cara senja berpulang
Perlihatkan pada anakmu warna-warni langit

Sesaat sebelum sesudah senja pergi

Dengan begitu
Kelak anakmu akan tahu di dunia ini
Tak ada yang benar-benar bisa berdiri sendiri
Tanamkan pada anakmu bahwa akan selalu ada keindahan nyata
Ketika yang berbeda dapat saling bercengkerama
Dengan bahasa kasih dan cinta

Oh Ibu Surgaku

Halaman:

Advertisement