Advertisement
Source : unsplash.com/michaeldolejs

Jangan Salah! Ini Langkah-langkah Mengidentifikasi Informasi dalam Proposal yang Benar

Kamu juga perlu mengetahui informasi penting dalam proposal dengan cermat, kritis dan bertanggung jawab sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1 Oktober 2023 Bella Carla

3. Ruang Lingkup Kegiatan

Kegiatan yang diusulkan harus kamu jelaskan pula batas-batasnya. Guna membatasi ruang lingkup persoalan kegiatan, sekurang-kurangnya kamu bisa berikan dua manfaat.

4. Kerangka Teoritis dan Hipotesis

Pada bagian ini kamu bisa kemukakan telaah terhadap teori atau hasil-hasil dari penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan masalah yang sudah kamu rumuskan.

Telaah tersebut dapat berupa perbandingan, pengontrasan, dan peletakan teori-teori itu pada masalah yang akan diteliti.

Teori-teori tersebut merupakan dasar argumentasi bagi pengusul dalam meneliti persoalan-persoalannya, sehingga dapat diperoleh jawaban yang dapat diandalkan.

5. Metode

Pada bagian ini, kamu bisa kemukakan metode kegiatan yang akan dilaksanakan termasuk teknik-teknik pengumpulan data.

Kamu bisa menyebutkan pula metode deskriptif, eksperimental, atau historis. Sementara itu, dalam hal teknik pengumpulan data dapat kamu sebutkan teknik angket (kuesioner), wawancara, observasi, studi pustaka, atau tes.

Dan jangan lupa untuk mengemukakan rencana pengolahan data yang diperlukan di akhir bagian.

6. Pelaksana Kegiatan

Salah satu faktor yang turut dipertimbangkan oleh penerima proposal adalah susunan personalia dari badan yang memberikan proposal tersebut.

Untuk itu, kamu perlu menuliskan personalia yang bisa diandalkan guna mengerjakan pekerjaan yang diusulkan itu.

Jika perlu, kamu bisa membuat daftar personalia atau pelaksana kegiatan tersebut dilengkapi dengan skill dan latar belakang pendidikan mereka.

7. Fasilitas

Guna mengerjakan suatu pekerjaan tentunya diperlukan pula fasilitas-fasilitas tertentu.

Bagi pihak penerima proposal, fasilitas-fasilitas yang tersedia akan lebih menekankan biaya sehingga kalkulasi biaya yang disodorkan akan menjadi lebih murah daripada jikalau harus menyewa dari pihak-pihak lain.

8. Keuntungan dan Kerugian

Tentunya akan lebih meyakinkan lagi jika kamu menyertakan keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh dari suatu kegiatan tersebut.

Hal ini bukanlah sesuatu yang berlebihan, melainkan dapat meyakinkan penerima proposal bahwa biaya yang nantinya dikeluarkan tidak akan sia-sia dengan apa yang akan diperoleh.

Jika ingin mendapatkan lebih simpatik lagi, kamu bisa menyampaikan pula kerugian atau hambatan-hambatan yang akan dihadapi nantinya.

9. Pembiayaan

Biaya merupakan salah satu topik yang sangat diperhatikan oleh penerima proposal.

Namun, bagi badan penerima proposal yang memiliki reputasi baik akan cenderung memperhatikan kualitas pekerjaan.

Bagaimanapun juga, perincian biaya wajib harus kamu garap dalam proposal agar dapat meyakinkan si penerima proposal.

Perincian di sini dapat dibagi mulai untuk alat perlengkapan, belanja barang, biaya umum, upah, dan sebagainya.

3 Jenis Proposal Berdasarkan Bentuknya beserta Penjelasannya Lengkap

Halaman:

Advertisement