8 Macam Etika beserta Contoh dan Penjelasannya yang Perlu Kamu Ketahui
Kamu pasti sering mendengar atau bahkan menggunakan kata etika. Ternyata etika ada banyak jenisnya, lho. Cari tahu di sini!
8. Etika Filosofis
Etika berdasarkan sumber yang kedua, yaitu etika filosofis merupakan etika yang sumbernya dari teori-teori filsafat yang dianut oleh individu.
Etika ini terdiri dari dua macam etika, yaitu etika empiris dan nonempiris.
Etika empiris cenderung berfokus pada tindakan-tindakan konkrit. Sementara Etika empiris lebih tertarik pada pemikiran-pemikiran, ide-ide, semua hal yang tidak nyata.
Fungsi Etika
Ada banyak macam etika namun semuanya memiliki fungsi yang sama, yaitu:
- Sebagai pembeda mana hal yang bisa diubah dan mana yang sebaiknya dibiarkan saja.
- Sebagai bagan yang mampu membangun konsistensi hingga mampu mencapai harmoni.
- Membantu penyelidikan konflik hingga ke akar-akarnya.
- Sebagai pembatas bagi individu maupun kelompok akan koridor-koridor yang bisa diterima masyarakat luas dan tidak membahayakan.
- Sebagai dasar untuk melihat kemampuan individu dalam berpikir jernih.
- Sebagai alat yang bisa menjadi tolak ukur kedewasaan individu.
Itulah beberapa fungsi etika yang perlu kamu tahu. Etika, satu kata sederhana yang memiliki pengaruh besar bagaimana kita menjalani hidup.
Cacat etika bisa berakibat fatal dan menentukan bagaimana masyarakat atau komunitas tertentu melihat satu individu yang melakukan kesalahan.
Lalu, apa manfaat dari etika? Simak di bagian selanjutnya, ya!
Manfaat Etika
Ada banyak macam etika, namun semuanya memiliki fungsi yang sama. Apa saja? Berikut ini beberapa manfaat etika yang perlu menjadi pengetahuanmu:
1. Pembeda baik dan buruk
Dengan berpegang pada etika, setiap individu memiliki dasar mana yang baik dan buruk sehingga selalu hidup sesuai kode etik komunitasnya.
2. Bentuk pendirian individu
Etika menjadi sebuah bentuk pendirian individu ketika ada dalam situasi yang mengharuskannya memilih beberapa pilihan atau membuat keputusan.
3. Perekat antara nilai
Ada banyak faktor pembentuk individu dalam bersikap, mulai dari agama, kebiasaan keluarga, norma masyarakat, dan hukum.
Namun, semua itu terekat dan saling terkait dengan etika. Etika seperti sebuah wadah besar yang menaungi berbagai macam norma di masyarakat.
4. Melatih individu untuk kritis
Etika mampu membuat keselarasan sehingga saat ada pembelot, semua yang taat etika bisa berpikir, menegur, dan melakukan tindakan.
5. Penentu pendapat
Opini atau pendapat individu akan sebuah fenomena salah satunya tersaring oleh etika.
6. Tanda kedewasaan individu
Etika yang baik bisa menjadi pertanda kedewasaan seseorang. Kedewasaan tidak selalu berbanding dengan usia. Jadi, bisa saja seseorang dewasa dan beretika namun masih muda.
Demikianlah beberapa poin mengenai manfaat etika. Lalu, seperti apa contoh etika dalam kehidupan sehari-hari? Baca di bagian berikutnya, ya!
Contoh-contoh Etika dalam Kehidupan Sehari-hari
Mau lebih paham tentang etika di kehidupan sehari-hari itu seperti apa? Yuk, baca beberapa contoh etika yang bisa kamu praktikan dan jadikan kebiasaan di kehidupan nyata berikut ini:
1. Berbicara dengan volume tidak lebih tinggi dari orang tua
Sopan santun kepada orang tua, baik yang memang tua secara usia atau pun yang dihormati, adalah etika yang lumrah di mana pun.
Salah satu praktiknya dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan berbicara menggunakan volume tidak lebih tinggi dari volume mereka.
Hal demikian merupakan salah satu etika tata krama saat berinteraksi dengan orang tua.
Mereka telah melalui banyak zaman sehingga pengalaman hidupnya banyak. Maka dari itu, sudah sepatutnya kita menghormati mereka dengan menunjukkan etika yang baik.
Halaman:


