7 Macam Pukulan dalam Permainan Tenis Meja beserta Penjelasannya Lengkap

Permainan tenis meja menuntut para pemainnya dapat menguasai 7 macam pukulan berikut ini.

10 Januari 2024 Fajar Laksana

7 Macam Pukulan dalam Permainan Tenis Meja beserta Penjelasannya Lengkap – Tenis meja menempati nomor 6 sebagai olahraga yang paling banyak dimainkan.

Di lingkungan pendidikan sekolah, permainan tenis meja biasanya diterima oleh siswa-siswi kelas V SD. Meski demikian, bisa jadi juga materi permainan tenis meja diajarkan di tingkat kelas yang lain.

Terkait permainan tenis meja, sudahkah kamu tahu berbagai macam pukulan dalam permainan tenis meja? Kalau kamu belum tahu, maka kamu perlu menyimak artikel berikut ini!

Awal Mula Munculnya Tenis Meja

7 Macam Pukulan dalam Permainan Tenis Meja beserta Penjelasannya Lengkap
Getty Images Signature/Aksonov

Sejarah tenis meja dimulai sejak abad ke-19, sekitar tahun 1880-an. Tenis meja pertama eksis di tengah kehidupan masyarakat Inggris.

Pada awalnya, tenis meja hanya dimainkan oleh masyarakat kelas atas sebagai permainan indoor yang dimainkan setelah makan malam.

Permainan tenis meja pertama kali disebut dengan whiff whaff

Dalam perkembangannya, whiff whaff berganti nama menjadi ping pong atau gossima. 

Nama pingpong saat ini hampir digunakan di seluruh negara.

Tenis meja mulai populer di Eropa dan Amerika Serikat pada awal abad ke-20. Pada tahun 1902, dibentuklah Asosiasi Pingpong Inggris (English Table Tennis Association).

Asosiasi ini kemudian merumuskan aturan permainan tenis meja secara resmi.

Pada tahun 1926, dibentuklah Federasi Tenis Meja Internasional (International Table Tennis Federation/ITTF). ITTF bertanggung jawab untuk mengatur dan mengembangkan olahraga tenis meja di seluruh dunia.

Tenis meja mulai dipertandingkan di Olimpiade pada tahun 1988 di Seoul, Korea Selatan.

Sejak saat itu, tenis meja menjadi salah satu cabang olahraga Olimpiade yang populer.

Tenis Meja di Indonesia

Sementara itu, tenis meja mulai dikenal di Indonesia pada 1930. 

Waktu itu, tenis meja  hanya sebatas dilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagai permainan rekreasi.

Tenis meja mulai dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diadakan di Solo, Jawa Tengah, pada tahun 1948. 

Sejak dipertandingkannya tenis meja di PON 1948 tersebut, tenis meja secara massif berkembang di Indonesia.

Pada tahun 1961, dibentuklah Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI). PTMSI bertanggung jawab untuk mengatur dan mengembangkan olahraga tenis meja di Indonesia.

Hingga saat ini, tenis meja masih menjadi salah satu cabang olahraga populer di Indonesia.

Selain itu, Indonesia telah berhasil meraih berbagai prestasi di berbagai kejuaraan tenis meja internasional, termasuk Olimpiade.

Close