Advertisement
Source : upload.wikimedia.org

4 Macam Sandhangan Aksara Jawa beserta Contoh Penggunaannya Lengkap

Jika kamu ingin mencari macam-macam sandhangan aksara Jawa beserta dengan penggunaannya. Maka kamu bisa melihat contoh penggunaannya pada artikel berikut.

11 Desember 2025 Zuly Kristanto

3. Sandhangan Wyanjana

blogger.googleusercontent.com

Sandhangan wyanjana merupakan sekelompok sandhangan di dalam aksara Jawa yang fungsinya untuk menuliskan gugus konsonan yang semivokal dalam satu kata.

Contoh-contoh sandhangannya ada pada tabel di bawah ini

Contoh Penggunaan Sandhangan Wyanjana dalam Kalimat

  1. ꦏꦾꦻꦄꦤ꧀ꦮꦂꦗ꦳ꦻꦣ꧀ꦩꦸꦗꦸꦣꦏꦺꦈꦭꦩꦏꦺꦴꦤ꧀ꦝꦁꦱꦏꦧꦺꦴꦗꦺꦴꦤꦺꦒꦺꦴꦫꦺꦴ= Kyai Anwar Zaid mujudake ulama kondhang saka Bojonegoro (Kyai Anwar Zaid merupakan ulama terkenal dari Bojonegoro)
  2. ꦏꦿꦼꦠꦱꦿꦶꦠꦚ꧀ꦗꦸꦁꦤꦼꦩ꧀ꦧꦼꦮꦲꦺꦧꦸꦣꦭ꧀= Kreta Sri Tanjung nembe wae budhal (Kereta Sri Tanjung baru saja berangkat)
  3. ꦮꦶꦠ꧀ꦏ꧀ꦭꦩ꧀ꦥꦶꦱ꧀ꦩ꧀ꦧꦸꦫꦶꦎꦩꦃꦏꦸꦄꦩ꧀ꦧꦿꦸꦏ꧀ꦩꦼꦂꦒꦏꦠꦺꦂꦗꦁꦄꦔꦶꦤ꧀= Wit klampis mburi omahku ambruk merga katerjang angin (Pohon klampis di belakang rumah roboh karena dihantam angin)
  4. ꦲꦣꦶꦱꦼꦤꦼꦁꦧꦔꦼꦠ꧀ꦩꦔꦤ꧀ꦏ꧀ꦮꦕꦶ = Hadi seneng banget mangan kwaci (Adi suka sekali makan kwaci)
  5. ꦥꦿꦧꦸꦏꦿꦼꦱ꧀ꦤꦏꦒꦸꦔꦤ꧀ꦥꦸꦱꦏꦏꦁꦄꦫꦤꦺꦕꦏꦿꦱꦸꦣꦂꦱꦤ = Prabu Kresna kagungan pusaka kang arane cakra sudarsana (Prabu Kresna memiliki pusaka bernama Cakra Sudarsana)
  6. ꦧꦥꦏ꧀ꦤꦼꦩ꧀ꦧꦼꦩꦸꦤ꧀ꦝꦸꦠ꧀ꦏ꧀ꦭꦩ꧀ꦧꦶꦄꦼꦁꦒꦭ꧀ = Bapak nembe mundhut klambi enggal (Bapak baru saka membeli baju baru)
  7. ꦲꦏꦸꦱꦼꦤꦼꦁꦧꦔꦼꦠ꧀ꦩꦔꦤ꧀ꦱꦼꦒꦏꦿꦮꦸ = Aku seneng banget mangan sega krawu (Aku suka sekali makan nasi krawu)
  8. ꦲꦗꦮꦤꦶꦏꦫꦺꦴꦮꦺꦴꦁꦠꦸꦮꦩꦼꦁꦏꦺꦴꦏ꧀ꦮꦭꦠ꧀= Aja wani karo wong tuwa mengko kwalat (Jangan berani dengan orang tua nanti bisa kualat)
  9. ꦱꦶꦁꦔꦠꦶꦄꦠꦶꦪꦺꦤ꧀ꦔꦁꦒꦺꦴꦩꦺꦴꦠꦺꦴꦂ꧈ꦩꦼꦂꦒꦏꦿꦼꦣꦶꦠꦤꦺꦣꦸꦫꦸꦁꦭꦸꦤꦱ꧀= Sing ngati-ati yen nganggo motor, merga kreditane durung lunas = (Yang hati-hati kalau naik motor, karena kreditanya masih belum lunas)
  10. ꦥꦫꦏꦾꦻꦤꦼꦩ꧀ꦧꦼꦉꦩ꧀ꦧꦸꦒꦤ꧀ꦔꦼꦤꦤꦶꦏꦥꦤ꧀ꦮꦶꦮꦶꦠꦺꦤꦶꦤ꧀ꦝꦏꦏꦺꦮꦸꦭꦤ꧀ꦫꦩꦺꦭꦤ꧀= Para kyai nembe rembugan ngenani kapan wiwite nindakake wulan ramelan (Para kiai sedang bermusyawarah mengenai kapan mulainya puasa ramadhan)

4. Sandhangan Pangkon

Sandhangan Pangkon
upload.wikimedia.org

Sandhangan pangkon merupakan sandhangan di aksara Jawa yang gunanya untuk mematikan konsonan.

Contoh Penggunaan Sandhangan Pangkon dalam Kalimat

  1. ꦲꦏꦸꦭꦤ꧀ꦄꦣꦶꦏꦸꦣꦶꦣꦸꦏꦤꦶꦆꦧꦸꦩꦼꦂꦒꦥ꧀ꦭꦪꦺꦴꦤ꧀ = Aku lan adhiku didukani ibu merga playon (Aku dan adikku dimarahi ibu karena lari-larian)
  2. ꦲꦤꦏꦚ꧀ꦕꦶꦭ꧀ꦝꦶꦎꦪꦏ꧀ꦩꦕꦤ꧀ = Ana kancil dioyak macan (Ada kancil dikejar macan)
  3. ꦠ꧀ꦭꦒꦱꦫꦔꦤ꧀ꦩꦁꦒꦺꦴꦤ꧀ꦆꦁꦏꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦩꦒꦺꦠꦤ꧀= Tlaga Sarangan manggon ing Kabupaten Magetan (Telaga Sarangan berada di Kabupaten Magetan)
  4. ꦲꦏꦸꦥꦺꦔꦶꦤ꧀ꦧꦔꦼꦠ꧀ꦧꦶꦱꦮꦼꦫꦸꦃꦏꦚ꧀ꦕꦶꦭ꧀= Aku pengin banget bisa weruh kancil (Aku ingin sekali bisa melihat kancil)
  5. ꦏꦶꦫꦏꦶꦫꦄꦥꦧꦼꦤꦼꦂꦏꦚ꧀ꦕꦶꦭ꧀ꦏꦸꦮꦶꦱꦼꦤꦼꦁꦚꦺꦴꦭꦺꦴꦁꦠꦶꦩꦸꦤ꧀= Kira-kira apa bener kancil kuwi seneng nyolong timun (Kira-kira apa benar kancil suka mencuri timun)
  6. ꦲꦤꦏꦚ꧀ꦠꦶꦫꦸꦒꦺꦴꦤ꧀ꦩꦤꦸꦁꦧꦸꦮꦁꦩꦚ꧀ꦕꦶꦭ꧀ = Ana kanti rugon manung bawang mancil (Ada kanti yang membawa bawang sambil mencari-cari)
  7. ꦱꦺꦴꦩꦺꦴꦤ꧀ꦲꦸꦤ꧀ꦠꦶꦧꦸꦩꦶꦭꦱ꧀ꦠꦼꦤ꧀ = Somon untu bumilasten (Somon sedang menunggu di tempat pemilahan)
  8. ꦥꦺꦴꦤ꧀ꦏꦁꦠꦺꦴꦤ꧀ꦧꦺꦴꦁꦠꦏ꧀ꦩꦚ꧀ꦕꦶꦭ꧀ = Ponkang ton bongtak mancil (Ponkang itu membongkar tempat tinggal kancil)
  9. ꦲꦶꦤ꧀ꦠꦺꦴꦁꦏꦚ꧀ꦠꦶꦭ꧀ꦧꦸꦩ꧀ꦭꦺꦴꦤ꧀ = Hintong kancil bumlon (Hintong melihat kancil dari kejauhan)
  10. ꦏꦸꦱꦶꦤ꧀ꦏꦚ꧀ꦕꦶꦭ꧀ꦤꦁꦱꦶꦏꦺꦴꦤ꧀ꦲꦺꦴꦤ꧀ = Kusin kancil ngangsi kon on (Kusin membawa kancil ke sana.)

Demikianlah macam sandangan aksara Jawa lengkap dengan contoh penggunaannya pada kalimat. Semoga artikel sederhana ini membantumu belajar menulis dengan menggunakan aksara Jawa.


Halaman:

Advertisement