Malam Nuzulul Qur’an, Pengertian, Sejarah Singkat dan Keutamaannya
Umat Muslim di seluruh dunia akan memperingati Nuzulul Quran setiap tanggal 17 bulan Ramadhan. Namun, bagaimanakah sejarah sebenarnya dari peristiwa Nuzulul Qur’an ini?
Keutamaan Malam Nuzulul Quran
Berikut ini adalah beberapa keistimewaan Nuzulul Quran yang wajib kamu ketahui diantaranya adalah:
- Peristiwa ini telah menguatkan hati Rasulullah dan para sahabat untuk terus berjuang dalam berdakwah dan menyiarkan agama Islam kepada semua orang. Meskipun saat itu Rasul dan para sahabat banyak mendapatkan cemoohan, ejekan, hinaan serta siksaan dari pembenci Islam.
- Nuzulul Quran adalah sebuah tantangan serta pertolongan dari Allah untuk umat muslim terus berjuang di jalan Allah dan mengharap ridho Allah.
- Nuzulul Quran juga memiliki keistimewaan dimana momen ini adalah sebuah peristiwa penting saat turunnya wahyu Allah yang pertama pada Nabi berupa Al-Quran sebagai pedoman hidup dan jawaban atas segala pertanyaan manusia mengenai berbagai hal. Mulai dari fiqih, hukum hingga hal lain yang sangat penting.
Makna Nuzulul Quran
Dari banyaknya momen berharga yang terjadi pada Ramadhan, tentu selain Nuzulul Quran ada juga Lailatul Qadar. Kedua peristiwa tersebut adalah ruang sejarah yang menentukan kehidupan dunia selanjutnya.
Sebab, keduanya ini berhubungan langsung dengan proses turunnya Al-Quran. Dimana sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat manusia.
Namun, seringkali banyak yang salah paham tentang keterangan antara Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar.
Istilah Nuzulul Quran ini biasa diperingati pada malam tanggal 17 Ramadhan, sebagai malam di mana pertama kali Al-Quran diturunkan kepada Rasulullah SAW di Gua Hira melalui malaikat Jibril.
Ada beberapa teori yang bisa kamu pelajari untuk memahami makna Nuzulul Quran dan menjelaskan tentang Nuzulul Quran.
Pada malam Lailatul Qadar, Alquran dalam jumlah dan bentuk yang utuh dan komplit, diturunkan oleh Allah di langit dunia.
Setelah itu, dari langit dunia, Al Quran juga diturunkan ke bumi secara bertahap sesuai kebutuhan selama 20/23/25 tahun.
Makna Nuzulul Quran dijelaskan juga bahwa Al-Quran diturunkan ke langit dunia selama 20 malam Lailatul Qadar dalam 20 tahun (Lailatul Qadar hanya turun sekali dalam setahun). Setelah itu, dibacakan kepada Nabi Muhammad SAW sesuai kebutuhan.
Teori Ketiga
Alquran turun pertama kali pada malam Lailatul Qadar. Selanjutnya Alquran diturunkan ke bumi secara bertahap dalam waktu berbeda-beda sesuai peristiwa yang melatarinya.
Hikmah Nuzulul Quran
Al-Quran merupakan panduan bagi semua umat manusia agar manusia tahu jalan yang benar dan memperoleh kebaikan serta menghindari yang dilarang dan supaya mereka terhindar dari keburukan.
Kitab suci umat Muslim tersebut terdiri dari tiga aspek yang masing-masing meliputi aspek tauhid, risalah, serta aspek hari yang dijanjikan setelah kematian umat manusia.
Dalam Al-Quran juga kita diajarkan tentang nilai- nilai dan tuntunan hidup, agar senantiasa dijauhkan dari segala hal yang tidak dikehendaki oleh Allah SWT.
Maka, berpegang teguhlah pada Al-Quran. Sebab tidak ada pilihan panduan hidup lain yang lebih baik dari nilai- nilai yang sudah tertulis dalam Al-Quran.
Al-Quran juga merupakan mukjizat terbesar yang diturunkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW dan sebagai panduan terbaik agar tidak tersesat dalam menjalani kehidupan.
Bahkan, Al-Quran sangat unik dan juga teruji kebenarannya. Seperti yang telah di tunjukkan Rasulullah bersama para sahabatnya. Dia pernah mencontohkan surah al-Baqarah ayat ke-23:
“Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Quran itu dan ajaklah penolong- penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”
Apa persamaan Nuzulul Quran dengan Lailatul Qadar?
Nuzulul Qur’an diperingati oleh umat Islam sebagai peringatan turunnya ayat Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW yakni ayat 1-5 Surat Al-Alaq.
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ. خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ. اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ. الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ. عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”
Sementara Lailatul Qadar merujuk kepada malam diturunkannya Al-Qur’an dari Lauhil Mahfudz ke Baitul Izzah atau langit dunia. Dan dikisahkan pula bahwa pada malam itu, langit menjadi sangat bersih.
Bahkan tidak nampak awan sedikitpun, suasana tenang dan sunyi, tidak dingin dan tidak panas.
Jadi, persamaan antara malam Nuzulul Qur’an dengan Lailatul Qadar adalah sama-sama malam diturunkannya Al-Qur’an.
Hanya ada perbedaannya yakni Nuzulul Qur’an adalah pertama kali Al-Qur’an diturunkan bersamaan dengan wahyu Nabi yang pertama.
Sedangkan, Lailatul Qadar malam diturunkannya Al-Quran secara sekaligus. Namun tentu saja ayat demi ayat diturunkan secara bertahap ke bumi.
Penutup
Demikianlah pembahasan Mamikos mengenai malam nuzulul Qur’an, pengertian, sejarah singkat dan keutamaannya yang bisa disampaikan dalam artikel kali ini.😊✨
Mamikos harap dengan adanya informasi ini, kamu jadi terbantu dan mendapatkan sebuah informasi baru.
Terus akses aplikasi pencari kost Mamikos yang bisa kamu lakukan via gawai pintar kamu untuk update hunian kost-kostan terbaru.
Halaman:



