Advertisement
Source : Canva/@oduaimages

Materi Artikel Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA beserta Penjelasannya

Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan kamu ringkasan materi bahasa Indonesia kelas 12 SMA tentang Artikel. Yuk, baca terus artikel supaya kamu memahami teknik penulisannya!

19 Februari 2024 Zuly Kristanto

D. Ciri-ciri Paragraf Fakta

  • Paragraf yang dibangun kebenaran umum yang diterima secara luas.
  • Kalimat di dalam paragraf didukung dengan bukti berupa data-data yang akurat.
  • Paragraf yang ditulis mengungkapkan peristiwa yang benar-benar terjadi.

E. Contoh Paragraf Fakta

Contoh 1

Bencana Gempa Bumi di Nepal

Pada tanggal 25 April 2015, Nepal dilanda bencana alam berupa gempa bumi dengan kekuatan 7.9 SR pada jam 11.56 waktu setempat.

Gempa ini mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan-bangunan di Nepal, merenggut nyawa lebih dari 6.621 orang, dan menyebabkan lebih dari 14.023 korban menderita luka parah dan kehilangan tempat tinggal.

Korban terbanyak meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan. Saat ini, Nepal membutuhkan bantuan kemanusiaan seperti pakaian, makanan, dan obat-obatan.

2 Contoh Artikel Opini Singkat beserta Cara Menyusunnya yang Baik dan Benar

Contoh 2

Paus Ternyata Bukan Ikan

Paus ternyata bukanlah ikan, sebab Paus adalah mamalia terbesar yang masih hidup di dunia. Bobot terbesar paus yang pernah tercatat adalah 7 ton dengan panjang sekitar 1.000 meter.

Paus hidup di samudra dengan memakan ribuan hewan kecil seperti ikan dan plankton. Sebagai mamalia, paus bernapas melalui paru-paru dan naik ke permukaan air setiap beberapa menit untuk mengambil napas.

Paus berkembang biak dengan cara melahirkan 3 hingga 4 ekor bayi paus yang beratnya mencapai 2 ton. Oleh karena itu, paus merupakan mamalia laut yang mengagumkan.

III. Menganalisis Kebahasaan Artikel dan/atau Buku Ilmiah

A. Unsur Kebahasaan dalam Artikel dan Buku Ilmiah

1. Adverbia

Mengekspresikan sikap eksposisi dengan kata keterangan atau adverbia frekuentatif seperti selalu, biasanya, sebagian besar, sering, kadang-kadang, dan jarang.

2. Konjungsi

Menghubungkan dua satuan bahasa sederajat, seperti kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, atau kalimat dengan kalimat.

Berbagai jenis konjungsi digunakan untuk menata argumentasi, memperkuat argumentasi, menyatakan hubungan sebab-akibat, atau menyatakan harapan.

3. Kosakata

  • Aktual: Berbicara tentang topik yang sedang dibicarakan banyak orang atau baru saja terjadi.
  • Fenomenal: Hal-hal yang luar biasa, hebat, dan dapat dirasakan secara nyata.
  • Editorial: Pendirian editor atau pemimpin surat kabar.
  • Imajinasi: Daya pikir untuk membayangkan.
  • Modalitas: Cara pembicara menyatakan sikap terhadap suatu imajinasi dalam komunikasi antarpribadi.
  • Nukilan: Kutipan atau tulisan yang dicantumkan pada suatu benda.
  • Tajuk rencana: Karangan pokok dalam surat kabar.
  • Teks opini: Wadah untuk mengemukakan pendapat atau pikiran.
  • Keterangan aposisi: Penjelasan kata benda yang diapit oleh tanda koma, tanda pisah, atau tanda kurung.

Halaman:

Advertisement