Advertisement
Source : unsplash.com/@some_tale

Materi Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 10 SMA dan Penjelasannya

Berikut lengkap materi teks laporan hasil observasi Kelas 10 SMA terkait definisi, struktur teks, ciri kebahasaan, hingga contoh analisisnya.

8 Juli 2026 Lailla

Sedang mencari materi teks laporan hasil observasi kelas 10 SMA? Jenis teks tersebut akan kamu pelajari di bangku sekolah menengah.

Yuk, simak pembahasan tentang teks tersebut agar tidak tertukar dengan jenis teks yang lainnya. 📃📚

Materi Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 10 SMA

Materi Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 10 SMA dan Penjelasannya
unsplash.com/@some_tale
Mind Mapping Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) dan Penjelasannya Lengkap

Saat dihadapkan dengan jenis teks laporan hasil observasi, seringkali siswa merasa bingung. Apalagi jika siswa belum tahu perbedaannya dengan jenis teks yang lain.

Perlu kamu ketahui bahwa baik di Kurikulum Merdeka atau Kurikulum 2013, kamu akan menjumpai teks laporan hasil observasi di SMA.

Memahami jenis teks ini tidak hanya sekadar tahu definisi dan karakteristiknya, tapi juga berusaha menerapkan kemampuan untuk berpikir kritis, analitis, serta objektif saat melihat fenomena yang ada di sekitar.

Pada artikel ini, Mamikos akan membahas teks laporan hasil observasi yang diajarkan di kelas 10 SMA, sehingga kamu tidak akan mengalami kesulitan saat dihadapkan dengan jenis teks tersebut.

Contoh Laporan Hasil Observasi Penelitian Sederhana beserta Formatnya untuk Tugas Sekolah 

Apa Itu Teks Laporan Hasil Observasi?

Pernahkah kamu diminta melakukan observasi atau pengamatan?

Kegiatan tersebut adalah suatu proses untuk memperoleh informasi melalui pengamatan. Nantinya, setelah kamu selesai dan sudah mendapatkan data, hasil tersebut ditulis dalam bentuk laporan hasil observasi.

Pada teks laporan hasil observasi, informasi yang disajikan berasal dari pengamatan tanpa adanya manipulasi maupun opini subjektif penulis.

Dengan kata lain, teks laporan hasil observasi (teks LHO) merupakan teks yang fungsinya memberikan informasi terkait objek atau situasi setelah penelitian dilakukan secara sistematis.

Selain itu, teks LHO bisa dibuktikan secara ilmiah karena bukan dihasilkan dari imajinasi atau rekayasa.

Karakteristik Teks Laporan Hasil Observasi

Untuk membedakan jenis teks laporan hasil observasi dengan jenis teks yang lain, kamu perlu mengenali karakteristiknya berikut ini:

1. Objektif dan Universal

Teks LHO ditulis berdasarkan kondisi nyata tanpa dipengaruhi pandangan pribadi.

Objek yang diamati merupakan objek tunggal yang bersifat umum, misalnya spesies tertentu dengan penjabaran klasifikasinya, perilaku, dan anatominya.

Langkah Pertama dalam Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Adalah? Ini Tata Caranya

2. Berdasarkan Fakta (Empiris)

Data yang disajikan pada teks LHO harus benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya melalui metode ilmiah, bukan imajinasi atau hal yang dilebih-lebihkan oleh peneliti.

3. Sistematik

Penulisan teks LHO menggunakan struktur yang runut, logis, dan saling berkaitan antar-paragraf.

4. Tidak Memuat Prasangka

Penulis dilarang memasukkan opini, dugaan, keberpihakan, atau asumsi yang belum teruji secara ilmiah.

5. Ditulis secara Lengkap

Seluruh aspek objek dikupas tuntas pada teks LHO dibuat tanpa menyembunyikan informasi penting.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 10 SMA

Berdasarkan buku acuan Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi) terbitan Kemendikbudristek yang ditulis Fadillah dkk., struktur penulisan teks LHO adalah sebagai berikut:

1. Pernyataan Umum (Klasifikasi)

Bagian pernyataan umum merupakan pembuka atau pengantar dari objek yang akan dikaji dan dilaporkan.

Pada bagian ini lah kamu menjelaskan suatu hal secara garis besar, seperti definisi awal, nama ilmiah (jika ada), dan penggolongan umum objek tersebut.

Kata kunci yang sering digunakan: Adalah, ialah, merupakan, termasuk, digolongkan menjadi.

2. Deskripsi Bagian

Pada deskripsi bagian, kamu wajib memberikan penjelasan yang rinci terkait objek atau bagian-bagian yang diamati.

Apabila objeknya berupa hewan, maka deskripsi bagiannya bisa memuat anatomi tubuh, habitat, pola makan, dan perilaku spesifik yang dilakukan.

Sebaiknya kamu menyusun informasi di bagian deskripsi secara tematis, sehingga pembaca mudah memetakan data.

3. Deskripsi Manfaat atau Kesimpulan

Bagian penutup teks LHO menjelaskan fungsi, kegunaan, atau manfaat dari objek bagi kehidupan manusia atau ekosistem secara global.

Bagian ini juga bisa digabungkan untuk menegaskan ulang kebermanfaatan objek yang diobservasi.

Aspek-aspek yang Dilaporkan pada Laporan Observasi Berupa? Berikut Jawabannya

Contoh Analisis Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Sebagai gambaran, berikut ini adalah contoh analisis struktur teks laporan hasil observasi tentang “Tumbuhan Putri Malu”:

1. Pernyataan umum atau klasifikasi

Paragraf 1
Alasan: Paragraf ini menyajikan informasi umum mengenai putri malu, seperti nama ilmiah ‘Mimosa pudica’ dan ciri-ciri umum.

2. Deskripsi bagian

Paragraf 2-5
Alasan: Paragraf-paragraf ini memberikan informasi lebih rinci tentang putri malu.
Paragraf 2 menjelaskan tentang struktur tubuh putri malu
Paragraf 3 menjelaskan tentang bentuk dan warna putri malu
Paragraf 4 menjelaskan tentang bentuk adaptasi dan karakteristik putri malu
Paragraf 5 menjelaskan tentang reproduksi putri malu
Paragraf 6 menjelaskan tentang berbagai manfaat putri malu

3. Deskripsi manfaat atau kesimpulan

Paragraf 7
Paragraf ini menyampaikan informasi tentang manfaat putri malu sebagai salah satu jenis obat herbal.

Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi

Gaya bahasa yang khas pada teks laporan hasil observasi tetap menggunakan ragam bahasa ilmiah formal. Oleh karena itu, kamu perlu menguasai aspek kebahasaan berikut agar bisa menulis teks laporan hasil observasi secara tepat.

1. Kalimat Definisi

Kalimat definisi yang dipakai pada teks bertujuan untuk menjelaskan suatu hal secara umum, baik benda benda hidup maupun benda mati.

Penggunaan kalimatnya merujuk pada istilah teknis atau istilah ilmiah yang berhubungan dengan suatu bidang.

Tujuannya adalah membantu pembaca agar paham saat menjumpai istilah ilmiah yang muncul di dalam teks.

Contoh: Mimosa pudica atau tumbuhan putri malu adalah spesies tumbuhan perdu pendek anggota suku Fabaceae yang terkenal karena bisa melakukan gerak seismonasti.

2. Kalimat Deskripsi

Kalimat deskripsi dipakai untuk menggambarkan karakteristik khusus atau spesifik objek yang dibahas.

Kamu bisa menggunakan kalimat deskripsi ketika menjelaskan sifat suatu objek kepada pembaca berdasarkan apa yang kamu rasakan, sehingga pembaca seakan-akan diajak terlibat atau merasakan.

Selain itu, kalimat deskripsi juga bisa digunakan untuk menjelaskan aktivitas yang dilakukan objek.

Contoh:
Bunga putri malu berbentuk bulat seperti bola kapas berwarna merah muda keunguan dengan tangkai bunga yang tumbuh dari ketiak daun.
Ketika ujung jari menyentuh daun putri malu, daun-daun kecil tersebut akan langsung melipat ke arah dalam secara berpasangan dalam hitungan detik.

3. Menggunakan Imbuhan di-

Apakah selama ini kamu merasa bahwa imbuhan di- sama seperti kata depan di? Padahal, keduanya berbeda.

Pada teks laporan hasil observasi, imbuhan di- yang ditulis serangkai dengan kata dasarnya berfungsi untuk membentuk kata kerja pasif.

Sebaliknya, kata depan di yang ditulis terpisah dengan kata yang diikutinya berfungsi untuk menunjukkan keterangan tempat atau waktu.

4. Menggunakan Kutipan Tidak Langsung Beserta Referensinya

Penyajian data secara akurat wajib dilakukan pada teks laporan hasil observasi. Salah satunya adalah dengan menyertakan sumber pendukung lain, misalnya dari buku, artikel, atau sumber digital.

Contoh teks laporan hasil observasi:

Gerakan melipat daun yang sangat cepat pada tanaman putri malu (Mimosa pudica) saat menerima rangsangan luar seperti sentuhan atau luka ternyata dikendalikan oleh propagasi sinyal elektrik yang berikatan dengan perubahan instan ion kalsium (Ca²⁺) sitosolik. Menariknya, melalui pembuktian rekayasa genetika CRISPR-Cas9, para peneliti menemukan fakta bahwa tanaman putri malu yang dimutasi hingga tidak mampu bergerak menjadi jauh lebih rentan terhadap serangan serangga herbivora. Hal ini membuktikan secara ilmiah bahwa gerakan responsif tersebut bukan sekadar reaksi mekanis, melainkan mekanisme pertahanan diri alami yang krusial untuk melindungi tanaman dari predator (Hagihara et al., 2022).

Jika kamu menggunakan kutipan tidak langsung, artinya kamu sedang menggunakan pendapat seorang penulis untuk memperkuat isi laporan hasil observasi yang dibuat. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber kutipannya pada daftar pustaka, ya.

Daftar Pustaka:
Hagihara, T., Mano, H., Miura, T., Hasebe, M., & Toyota, M. (2022). Calcium-mediated rapid movements defend against herbivorous insects in Mimosa pudica. Nature Communications, 13(1), 6412, diakses dari https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36376294/

Cara Menguasai Istilah Asing di Teks LHO

Karakteristik yang bisa kamu temukan pada teks laporan hasil observasi adalah penggunaan bahasa ilmiah yang dominan karena teks tersebut adalah jenis teks ilmiah.

Seringkali, siswa kesulitan memahami istilah ilmiah pada teks karena jarang dijumpai pada percakapan sehari-hari. Untuk memahami arti kata ilmiah yang terdapat pada teks LHO, kamu bisa menggunakan cara berikut:

  1. Mencari tahu penjelasannya secara langsung atau secara tersurat pada teks
  2. Mencari makna atau arti kata dari penjelasan tersirat atau penjelasan tidak langsung
  3. Menemukan makna dari petunjuk gambar (visual) yang terdapat pada teks
  4. Menggunakan bantuan kamus, ensiklopedia, atau tesaurus secara online ataupun buku

Langkah-Langkah Menyusun Teks Laporan Hasil Observasi

Kini, saatnya kamu menulis teks laporan hasil observasi. Namun, kamu tidak bisa langsung melakukannya karena kamu perlu melakukan pengamatan terlebih dahulu untuk bisa menulis secara terencana.

Agar observasi bisa berjalan lancar, ikuti urutan berikut ini:

1. Menentukan Objek Observasi

Langkah pertama yang perlu ditempuh adalah menentukan objek yang akan diobservasi. Kamu dapat memilih objek yang bersifat umum, menarik, dan mudah ditemukan literatur ilmiah tambahannya untuk referensi tambahan.

2. Menentukan Hal yang Akan Diamati

Buat observasimu terstruktur dengan menentukan hal-hal yang akan diamati dari objek.

3. Melakukan Pengamatan Langsung atau Studi Literatur

Pada tahap pengumpulan data, kamu bisa mulai melakukan pengamatan secara langsung dengan melihat objek secara mendalam.

Jangan lupa untuk mencatat fakta-fakta penting, mengambil dokumentasi foto, video, serta mengumpulkan data berupa sampel apabila diperlukan.

4. Membuat Kerangka Laporan

Sebelum menulis teks laporan hasil observasi secara rinci, buatlah kerangka teks atau outline terlebih dahulu beserta menentukan judul teks LHO.

Petakan informasi yang sudah kamu peroleh ke dalam struktur penulisan teks LHO: pernyataan umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat.

5. Mengembangkan Kerangka Menjadi Teks Laporan

Setelah kamu membuat outline, tulis seluruh paragraf dengan memperhatikan kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi.

Gunakan istilah ilmiah secara tepat dan lakukan penyuntingan akhir setelah kamu selesai menulis seluruh isi teks. Misalnya memeriksa PUEBI atau EYD, penggunaan kalimat efektif, objektivitas data, dan kredibilitas informasi agar terhindar dari opini pribadi.

Penutup

Setelah kamu membaca materi teks laporan hasil observasi kelas 10 SMA, apakah sekarang kamu menjadi lebih paham?

Selain perlu belajar menulis laporan hasil observasi, kamu juga perlu mempelajari cara mempresentasikannya agar banyak yang mendapatkan manfaat dari hasil pengamatanmu.

Untuk referensi lain terkait jenis-jenis teks yang dipelajari di sekolah menengah, kamu bisa mendapatkannya di blog Mamikos. Selamat belajar! 📚💬

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement