Advertisement
Source : unsplash.com/id/@nickgunner

Materi TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya

Simak materi TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 Kurikulum Merdeka lengkap dengan penjelasan, contoh soal, dan materi yang sering diujikan sebagai bahan belajar.

20 Juli 2026 Lailla

Kompetensi Pemahaman Inferensial (Makna Tersirat)

Kompetensi ini mengukur kemampuan mengambil kesimpulan berdasarkan informasi tersirat pada teks. Contoh:

  • Menarik kesimpulan dari bacaan
  • Menemukan makna tersirat yang tidak ditulis langsung
  • Menghubungkan ide antarbagian teks
  • Memahami hubungan sebab-akibat

Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi

Kompetensi yang paling tinggi ini menguji kemampuan siswa dalam membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis, serta mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, dan pemakaian bahasa oleh penulis. Contoh:

  • Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks
  • Menanggapi isi teks dan merefleksikan diri dengan tokoh atau kejadian pada teks
  • Menilai kualitas bahasa atau gaya penulis
Cara Melihat Hasil Nilai TKA SD 2026 Via Link Resmi Kemendikdasmen

Matriks Asesmen TKA Bahasa Indonesia Kelas 6

Agar lebih mudah dipahami, berikut matriks asesmen resmi yang merangkum kompetensi dan subkompetensi yang diujikan pada TKA Bahasa Indonesia kelas 6:

1. Pemahaman Tekstual

  • Mengenali kosakata umum maupun istilah khusus dari berbagai bidang yang muncul dalam teks, seperti membedakan istilah teknis suatu topik dan istilah sehari-hari.
  • Menentukan objek yang dimaksud berdasarkan petunjuk kosakata pada teks fiksi maupun nonfiksi tanpa menyebut bendanya secara langsung.
  • Merangkum kembali informasi dari teks ke dalam bentuk ikhtisar atau bagan sederhana, sehingga siswa dapat terbiasa menceritakan kembali isi bacaan menggunakan kata-kata sendiri.
  • Menemukan informasi yang tertulis secara jelas (tersurat) dalam teks

2. Pemahaman Inferensial

  • Menarik kesimpulan mengenai ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai yang terkandung dalam teks walaupun tidak sebutkan secara tersurat.
  • Menangkap perubahan sederhana yang terjadi pada objek, karakter, dan/atau latar cerita, baik pada teks fiksi maupun nonfiksi.
  • Mengartikan makna dari ungkapan yang dipakai dalam teks, termasuk makna kiasan dan makna sebenarnya.

3. Evaluasi dan Apresiasi

  • Menilai keterkaitan peristiwa dalam teks dengan situasi sehari-hari berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang dimiliki siswa.
  • Menilai kesesuaian antara satu unsur dengan unsur lain, atau antarinformasi, dalam sebuah teks. Misalnya apakah argumen penulis didukung data yang sesuai.
  • Menangkap dan menyimpulkan respons emosional terhadap unsur-unsur dalam teks fiksi, seperti perasaan sedih, simpati, atau bahagia terhadap tokoh cerita.

Halaman:

Advertisement