Advertisement
Source : unsplash.com/id/@nickgunner

Materi TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya

Simak materi TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 Kurikulum Merdeka lengkap dengan penjelasan, contoh soal, dan materi yang sering diujikan sebagai bahan belajar.

20 Juli 2026 Lailla

Persiapkan diri untuk menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di jenjang SD/MI/sederajat. Salah satu bentuk persiapan yang bisa kamu lakukan adalah dengan mempelajari materi TKA bahasa Indonesia kelas 6 Kurikulum Merdeka. 💬✍️

Agar tidak bingung harus memulai belajar TKA dari mana, simak artikel berikut ini untuk tahu materi yang diujikan beserta penjelasannya.

Materi TKA Bahasa Indonesia Kelas 6

Materi TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya
unsplash.com/id/@nickgunner
21 Contoh Soal SAS Matematika Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Jawabannya

TKA sebagai salah satu instrumen untuk mengukur kesiapan dan capaian siswa dirancang untuk menguji kemampuan pemahaman bacaan secara mendalam, bukan sekadar isi teks bacaan .

Sudah siap mengerjakan soal-soal TKA di Sekolah Dasar, terutama mata pelajaran bahasa Indonesia? Cari tahu terlebih dahulu materi yang diujikan agar kamu bisa mempersiapkan diri.

Berdasarkan kisi-kisi yang dirilis oleh Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, siswa akan diuji dengan jenis teks informasi dan teks fiksi.

Adapun level kompetensi yang dinilai adalah pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, dan evaluasi serta apresiasi.

25 Contoh Soal Satuan Volume beserta Jawabannya untuk anak SD

Teks yang Diujikan pada TKA Bahasa Indonesia Kelas 6

Teks Informasi

Teks informasi berisi fakta sederhana dari berbagai bidang atau topik yang biasanya berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan dapat berskala lokal maupun nasional.
Contoh: teks tentang fenomena alam, profil tokoh, atau isu lingkungan yang dijumpai di sekitar siswa.

Teks Fiksi

Teks fiksi adalah cerita rekaan. Isinya bisa berupa fantasi atau cerita faktual seperti sejarah atau biografi, dengan latar yang konkret dan tokoh berkarakter sederhana, konflik tunggal, menggunakan alur maju, serta menggunakan sudut pandang orang ketiga.

Bentuk teks fiksi dapat berupa fabel, dongeng, cerita pendek, atau puisi.

7 Contoh Soal Piktogram dan Diagram Batang Kelas 6 SD beserta Jawabannya

Pahami karakteristik teks yang akan muncul karena penggunaan kosakata, kalimat, dan jenis bacaannya sudah disesuaikan dengan kemampuan siswa kelas 6, seperti:

  • Penggunaan kosakata berupa kata dasar, kata berimbuhan, kata konkret, kata bermakna denotatif, dan konotatif dengan konteks terbatas.
  • Karakteristik kalimat pada soal terdiri dari 3-7 kata, menggunakan pola kalimat dasar SPOK, serta struktur bahasa tulis yang bercampur bahasa lisan terbatas.
  • Wacana yang diberikan memiliki panjang teks 150-200 kata (kecuali puisi), mengandung kohesi pengacuan atau referensi, dan konjungsi antarparagraf penambahan atau penjelasan.

Kompetensi yang Diukur pada TKA Bahasa Indonesia Kelas 6

Jangan lupa untuk mencari tahu kompetensi membaca yang diujikan pada TKA bahasa Indonesia, sehingga belajar lebih terarah.

Kompetensi Pemahaman Tekstual (Literal)

Kompetensi ini menguji kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks. Contoh:

  • Mengidentifikasi informasi tersurat (fakta yang tertulis pada teks)
  • Memahami arti kata atau istilah dalam konteks kalimat
  • Menemukan ide pokok atau gagasan utama
  • Menyusun kembali isi teks dalam bentuk ringkasan

Kompetensi Pemahaman Inferensial (Makna Tersirat)

Kompetensi ini mengukur kemampuan mengambil kesimpulan berdasarkan informasi tersirat pada teks. Contoh:

  • Menarik kesimpulan dari bacaan
  • Menemukan makna tersirat yang tidak ditulis langsung
  • Menghubungkan ide antarbagian teks
  • Memahami hubungan sebab-akibat

Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi

Kompetensi yang paling tinggi ini menguji kemampuan siswa dalam membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis, serta mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, dan pemakaian bahasa oleh penulis. Contoh:

  • Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks
  • Menanggapi isi teks dan merefleksikan diri dengan tokoh atau kejadian pada teks
  • Menilai kualitas bahasa atau gaya penulis
Cara Melihat Hasil Nilai TKA SD 2026 Via Link Resmi Kemendikdasmen

Matriks Asesmen TKA Bahasa Indonesia Kelas 6

Agar lebih mudah dipahami, berikut matriks asesmen resmi yang merangkum kompetensi dan subkompetensi yang diujikan pada TKA Bahasa Indonesia kelas 6:

1. Pemahaman Tekstual

  • Mengenali kosakata umum maupun istilah khusus dari berbagai bidang yang muncul dalam teks, seperti membedakan istilah teknis suatu topik dan istilah sehari-hari.
  • Menentukan objek yang dimaksud berdasarkan petunjuk kosakata pada teks fiksi maupun nonfiksi tanpa menyebut bendanya secara langsung.
  • Merangkum kembali informasi dari teks ke dalam bentuk ikhtisar atau bagan sederhana, sehingga siswa dapat terbiasa menceritakan kembali isi bacaan menggunakan kata-kata sendiri.
  • Menemukan informasi yang tertulis secara jelas (tersurat) dalam teks

2. Pemahaman Inferensial

  • Menarik kesimpulan mengenai ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai yang terkandung dalam teks walaupun tidak sebutkan secara tersurat.
  • Menangkap perubahan sederhana yang terjadi pada objek, karakter, dan/atau latar cerita, baik pada teks fiksi maupun nonfiksi.
  • Mengartikan makna dari ungkapan yang dipakai dalam teks, termasuk makna kiasan dan makna sebenarnya.

3. Evaluasi dan Apresiasi

  • Menilai keterkaitan peristiwa dalam teks dengan situasi sehari-hari berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang dimiliki siswa.
  • Menilai kesesuaian antara satu unsur dengan unsur lain, atau antarinformasi, dalam sebuah teks. Misalnya apakah argumen penulis didukung data yang sesuai.
  • Menangkap dan menyimpulkan respons emosional terhadap unsur-unsur dalam teks fiksi, seperti perasaan sedih, simpati, atau bahagia terhadap tokoh cerita.

Tips Belajar Materi TKA Bahasa Indonesia Kelas 6

Terapkan tips belajar TKA berikut agar kamu bisa mendapatkan hasil maksimal:

  1. Belajar dari banyak sumber, tidak hanya mengandalkan buku paket dari sekolah. Kamu bisa membaca artikel untuk anak, cerita rakyat, dongeng, dan berita. Semakin bervariasi jenis bacaan yang kamu miliki, kamu akan semakin terlatih mengenali struktur teksnya.
  2. Setelah menyelesaikan bacaan, cek pemahaman dengan mengajukan pertanyaan tersurat dan tersirat.
  3. Biasakan mengerjakan bentuk soal TKA “sesuai” dan “tidak sesuai”. Walaupun kamu jarang mendapatkan format soal ini di sekolah, berlatih jenis pertanyaan ini akan memudahkanmu saat menjawab soal TKA.
  4. Manfaatkan fitur simulasi soal gratis yang disediakan dari website https://pusmendik.kemendikdasmen.go.id/ untuk mengenalkanmu pada format soal berbasis komputer yang sebenarnya.
  5. Baca soal terlebih dahulu sebelum membaca teks yang cukup panjang agar kamu tahu informasi yang harus dicari dan tidak membaca teks berulang kali, sehingga menghabiskan waktu.

Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 6

Uji pemahamanmu dengan contoh soal TKA bahasa Indonesia kelas 6 Kurikulum Merdeka berjenis fabel berikut ini:

Bendi dan Kolam yang Keruh

Di tengah hutan, terdapat sebuah kolam jernih tempat semua hewan minum setiap hari. Suatu pagi, air kolam berubah keruh karena Bendi si beruang berendam di dalamnya. Imbasnya, hewan-hewan lain kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka sebenarnya ingin menegur, tetapi tidak berani karena tubuh Bendi sangat besar dan cakarnya tajam. Mereka saling berkasak-kusuk tanpa berani menegur Bendi secara langsung.
Keesokan harinya, Bendi tetap berendam di kolam tersebut. Hewan-hewan semakin resah.
“Bagaimana ini? Kita tidak bisa terus-menerus kehausan,” kata rusa kebingungan.
Kelinci lalu memberi saran untuk meminta bantuan burung hantu yang terkenal cerdik di antara penghuni hutan.
Burung hantu pun menemui Bendi dan menyapanya dengan sopan, “Maaf mengganggu, Tuan Bendi. Saya dengar ada sesuatu yang aneh di dekat pohon randu. Sepertinya ada yang menyumbat aliran air ke kolam ini, tetapi tidak ada yang berani ke sana. Kami hewan-hewan di hutan yakin bahwa hanya engkau yang berani.”
Bendi mengerutkan dahi karena penasaran. Tapi ia merasa tersanjung karena dipercaya penghuni hutan. Ia pun bergegas menuju pohon randu untuk memeriksa apa yang terjadi. Walaupun tidak menemukan apa pun, ia tetap berusaha terlihat gagah dengan mengawasi pohon randu tersebut sepanjang hari.
Sementara itu, hewan-hewan lain bergantian datang ke kolam untuk minum dengan tenang, karena Bendi sudah pergi.

Soal 1

Mengapa air kolam menjadi keruh?

A.Karena hujan deras semalaman
B.Karena Bendi berendam di kolam
C.Karena banyak hewan mandi bersama
D.Karena kemarau panjang

Jawaban: B.Karena Bendi berendam di kolam

Soal 2

Apa arti kata “resah” pada kalimat “Hewan-hewan semakin resah”?

A.Senang dan lega
B.Gelisah dan cemas
C.Lapar
D.Mengantuk

Jawaban: B.Gelisah dan cemas

Soal 3

Urutkan peristiwa berikut sesuai jalannya cerita!

1 Burung hantu mengelabui Bendi agar pergi mengawasi pohon randu
2 Kelinci mengusulkan meminta bantuan burung hantu
3 Air kolam menjadi keruh karena Bendi berendam
4 Hewan-hewan dapat kembali minum dengan tenang

Jawaban: 3 – 2 – 1 – 4

Soal 4

Siapa yang mengusulkan meminta tolong pada burung hantu?

A. Rusa
B. Burung hantu
C. Bendi
D. Kelinci

Jawaban: D. Kelinci

Soal 5

“Mereka saling berkasak-kusuk tanpa berani menegur Bendi secara langsung.”
Kalimat ini menggambarkan sikap hewan-hewan yang…

A. Takut, namun ingin menyampaikan keluhan secara diam-diam
B. Abai dengan keadaan kolam
C. Senang karena kolamnya dijaga Bendi
D. Bekerja sama secara terbuka dengan Bendi

Jawaban: A. Takut, namun ingin menyampaikan keluhan secara diam-diam

Soal 6

Bandingkan kondisi kolam di awal dan akhir cerita. Kondisi apa yang berubah?

Contoh jawaban:
Mulanya, kolam keruh dan hewan-hewan kesulitan mendapat air bersih. Akhirnya, kolam dapat digunakan hewan-hewan kembali dengan tenang karena Bendi sudah pergi.

Soal 7

Berdasarkan isi cerita di atas, tentukan pernyataan berikut ini “Sesuai” atau “Tidak Sesuai”

A. Bendi adalah hewan yang besar dan bertubuh kuat
B. Bendi sadar bahwa tindakannya merugikan hewan lain
C. Burung hantu menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan

Jawaban:
A: Sesuai
B: Tidak sesuai
C: Tidak sesuai

Soal 8

Menurutmu, apakah cara burung hantu menyelesaikan masalah tanpa konfrontasi langsung dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan alasanmu.

Jawaban:
Ya, cara burung hantu bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Alasan: burung hantu tidak bertengkar langsung dengan Bendi, tetapi memilih cara yang lebih bijak.

Soal 9

Bagaimana perasaanmu terhadap tokoh burung hantu dalam cerita ini? Pilih salah satu dan jelaskan alasannya: kagum / biasa saja / kecewa.

Jawaban:
kagum karena mempunyai ide yang unik

Penutup

Demikian informasi terkait materi TKA bahasa Indonesia kelas 6 Kurikulum Merdeka yang bisa kamu jadikan acuan belajar.

Pahami materi yang diujikan agar kamu bisa mendapatkan hasil terbaik pada TKA. Dapatkan informasi lain terkait TKA untuk mata pelajaran lainnya di blog Mamikos. Selamat belajar! 🏆✍️

FAQ

Apakah TKA menentukan kelulusan siswa kelas 6?

Tidak. TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib.

Apa saja jenis teks yang keluar di TKA Bahasa Indonesia kelas 6?

Dua jenis: teks informasi dan teks fiksi, dengan tiga level kompetensi: pemahaman tekstual, inferensial, serta evaluasi dan apresiasi.

Berapa jumlah soal Bahasa Indonesia dalam TKA SD?

30 butir soal, dengan variasi bentuk pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, dan pernyataan sesuai atau tidak sesuai.

Apakah materi TKA sama dengan materi ujian sekolah biasa?

Tidak. TKA lebih menekankan kompetensi literasi lintas jenjang, sedangkan ujian sekolah mengikuti capaian pembelajaran semester berjalan yang ditentukan masing-masing sekolah.

Di mana bisa berlatih soal TKA resmi?

Melalui laman simulasi resmi Pusmendik Kemendikdasmen yang bisa diakses siapa saja secara gratis.

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement