Ringkasan Materi Vektor Mapel Fisika Kelas 10 SMA dan Penjelasannya Kurikulum Merdeka

Agar memudahkan kamu dalam belajar, Mamikos sudah membuat rangkuman materi tentang vektor yang mudah untuk dipahami.

23 Juli 2024 Lintang Filia

Ringkasan Materi Vektor Mapel Fisika Kelas 10 SMA dan Penjelasannya Kurikulum Merdeka – Ketika memasuki kelas 10 SMA, kamu akan mendapatkan materi vektor pada mapel Fisika. 

Kali ini Mamikos telah membuatkan rangkuman materi vektor mapel Fisika kelas 10 untuk mempermudah kamu dalam mempelajarinya. 

Tidak usah berlama-lama lagi, yuk, kita mulai saja sesi belajar bersama Mamikos tentang materi vektor mapel Fisika kelas 10!

Materi Vektor Mapel Fisika Kelas 10

Materi vektor mapel fisika kelas 10
Canva/@leminuit

Vektor adalah besaran yang memiliki dua karakteristik utama, yaitu besar (magnitude) dan arah (direction). 

Dalam materi vektor mapel Fisika kelas 10, vektor digunakan untuk merepresentasikan berbagai fenomena fisik seperti kecepatan, gaya, dan perpindahan, yang memerlukan informasi mengenai seberapa besar sesuatu dan ke mana arah geraknya diperlukan.

Besaran Vektor

Materi vektor mapel Fisika kelas 10 selanjutnya yang akan kita pelajari adalah tentang besaran vektor. 

Nah, besaran vektor tersebut digunakan untuk menunjukkan atau menggambarkan berbagai fenomena fisik yang memerlukan informasi tentang seberapa besar sesuatu dan ke mana arah geraknya.

Selain itu, besaran vektor memiliki dua karakteristik, seperti:  

1. Magnitude (Besar)

Magnitude adalah nilai atau besar dari vektor yang menunjukkan seberapa kuat atau seberapa jauh suatu vektor. Magnitude vektor sering kali dilambangkan dengan \(|\vec{A}|\) untuk vektor \(\vec{A}\).

Contohnya, jika seseorang bergerak 5 meter ke arah timur, magnitude dari perpindahan adalah 5 meter.

2. Arah

Karakteristik vektor selanjutnya adalah arah yang menunjukkan ke mana vektor tersebut mengarah atau bergerak.

Arah vektor biasanya dinyatakan dalam bentuk sudut terhadap sumbu tertentu atau dalam bentuk koordinat.

Misalnya kecepatan 60 km/jam ke arah utara menunjukkan arah utara sebagai arah dari vektor kecepatan.

Contoh Besaran Vektor

Dari besaran vektor di atas, pada bagian ini kita akan mempelajari contoh-contoh besaran vektor dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

Perpindahan (Displacement)

Perpindahan adalah perubahan posisi suatu objek dari titik awal ke titik akhir, yang memiliki besar dan arah. Misalnya, seseorang berjalan 10 meter ke arah utara.

Kecepatan (Velocity)

Kecepatan adalah laju perubahan posisi suatu objek yang memiliki besar dan arah. Misalnya, sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 75 km/jam ke arah tenggara.

Close