Membayar Fidyah Puasa Ramadan dengan Uang Berapa Rupiah? Ini Perhitungan dan Contohnya
Membayar fidyah hukumnya adalah wajib bagi orang-orang yang memenuhi kriteria tertentu sebagai pengganti atas ibadah puasa Ramadan yang ditinggalkan.
Membayar fidyah merupakan solusi mulia yang diberikan syariat Islam sebagai bentuk keringanan bagi mereka yang memiliki keterbatasan permanen dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Kewajiban membayar fidyah ini hadir bukan hanya sebagai pengganti utang ibadah, tetapi juga sebagai manifestasi kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan fakir miskin.
Pada kesempatan kali ini, Mamikos punya info menarik mengenai membayar fidyah puasa Ramadan dengan uang berikut contoh perhitungannya. ππ§π»π
Daftar Isi
- Membayar Fidyah Puasa Ramadan dengan Uang Berapa Rupiah? Ini Perhitungan dan Contohnya
- Panduan Perhitungan Membayar Fidyah Puasa Ramadan dengan Uang
- Rumus Perhitungan Membayar Fidyah
- Cara Melakukan Pembayaran Fidyah
- Waktu Membayar Fidyah
- Golongan yang Harus Membayar Fidyah
- Siapa Saja yang TIDAK Boleh Membayar Fidyah?
- Penutup
Membayar Fidyah Puasa Ramadan dengan Uang Berapa Rupiah? Ini Perhitungan dan Contohnya

Memahami cara perhitungan yang benar serta nominal rupiah yang berlaku untuk membayar fidyah puasa ramadan dengan uang sangatlah penting.
Hal tersebut agar fidyah yang disetorkan tetap sah secara agama dan memberikan manfaat maksimal bagi yang menerimanya.
Membayar fidyah dengan uang memang menjadi pilihan praktis bagi banyak orang saat ini. Meskipun secara asal (menurut Mazhab Syafiβi) fidyah dibayarkan dalam bentuk bahan makanan pokok, namun Mazhab Hanafi membolehkan konversi tersebut ke dalam bentuk uang demi kemaslahatan penerima.
Nah, agar kamu lebih memahami seperti apa membayar fidyah puasa Ramadan dengan uang berikut contoh perhitungannya, Mamikos pun punya info terkait hal tersebut di sini.
Panduan Perhitungan Membayar Fidyah Puasa Ramadan dengan Uang
Berikut ini sudah Mamikos rangkum panduan detail mengenai perhitungan dan nominal membayar fidyah puasa Ramadan dengan uang.
Besaran Fidyah dalam Takaran Makanan
Sebelum dikonversi ke uang (rupiah), kamu perlu memahami dan tahu dulu standar dasarnya:
Standar Minimal: 1 Mud (sekitar 675 gram atau 0,7 kg) beras untuk satu hari utang puasa.
Standar Kecukupan (Berdasarkan SK Ketua BAZNAS): Setara dengan nilai satu porsi makanan yang layak dan mengenyangkan.
Nominal Fidyah dalam Rupiah
Berdasarkan ketetapan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional), nilai fidyah dalam bentuk uang dikonversi sebagai berikut:
Membayar fidyah dengan uang adalah bentuk kemudahan (rukhsah) bagi mereka yang tidak mampu untuk menjalankan puasa karena alasan syarβi (seperti sakit menahun atau lansia).
Nominal fidyah dalam rupiah akan ditentukan berdasarkan biaya makan sehari-hari yang disesuaikan dengan standar hidup di suatu wilayah.
Berikut ini adalah uraian nominal fidyah dalam rupiah untuk tahun 2025/2026 berdasarkan ketetapan resmi, yaitu:
1. Nominal Standar Nasional (BAZNAS RI)
Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), BAZNAS RI melalui SK Ketua BAZNAS No. 14 Tahun 2025 telah menetapkan nominal fidyah sebesar:
Rp60.000,- per hari per jiwa
Nominal tersebut diasumsikan dapat mencukupi biaya makan satu hari yang layak bagi seorang fakir miskin, yang mencakup 3 kali makan atau satu paket makan lengkap dan mengenyangkan.
2. Nominal Berdasarkan Wilayah (Regional)
Karena harga pangan pasti berbeda-beda di setiap daerah, BAZNAS daerah pun menetapkan angka yang lebih rendah atau menyesuaikan harga beras di wilayah tersebut:
- Wilayah Lampung: Ditetapkan sekitar Rp50.000,- per hari.
- Wilayah Kalimantan Selatan: Ditetapkan sekitar Rp40.000,- per hari.
- Wilayah Dompet Dhuafa: Menetapkan standar minimal Rp30.000,- per hari.
- Wilayah Jawa (seperti Ciamis & Kutai Timur): Berkisar antara Rp25.000,- hingga Rp30.000,- per hari.
- Wilayah Sleman (Yogyakarta): Terdapat opsi minimal setara harga beras 0,7 kg atau sekitar Rp10.500,- per hari (namun sangat disarankan untuk tetap menambahkan dengan lauk pauk).
Halaman:



