Mengapa Allah Menyebut “Perbuatan Tangan Manusia”? Apa Pesan Tanggung Jawabnya?
Simak, penjelasan berikut ini mengenai salah satu ayat yang berkaitan dengan manusia dan alam atau bumi.
Di dalam Al-Qur’an terdapat banyak hal yang bisa dipelajari dan ditelaah lebih mengenai berbagai tema. Mulai dari akidah, hukum, sejarah, pengetahuan, hingga peringatan.
Berbicara mengenai peringatan, sejumlah ayat membahas hal ini. Seperti halnya pada Q.S. Ar-Rum (30): 41.
Lalu, mengapa Allah menyebut perbuatan tangan manusia di dalam ayat tersebut? Apa maknanya? Yuk, cari tahu! 🌏🌱🔍
Tentang Salah Satu Ayat Teguran dan Peringatan dalam Al-Qur’an
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
Artinya: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
Mengutip dari laman Detik, Ibnu Katsir menafsirkan jika kerusakan yang meliputi berkurangnya buah-buahan dan hasil tanaman dikarenakan perbuatan penghuninya.
Sementara Abul Aliyah mengatakan, orang yang melakukan durhaka kepada Allah SWT di bumi artinya ia juga sudah berbuat kerusakan di bumi. Karena, kelestarian langit dan bumi akan terpelihara berkat ketaatan, menurut pendapat ini.
Selain itu, melansir dari laman Almunawwir, dijelaskan jika pada ayat Al-Qur’an ini mendeskripsikan bagaimana hubungan langsung antara kerusakan bumi dan perilaku manusia.
Hal ini merupakan teguran keras atas ketidakharmonisan yang terjadi antara manusia dan alam yang tidak hanya membahayakan bumi, tetapi juga menjadi suatu tamparan bagi spiritualitas dan moralitas manusia.
Di sisi lain, Al-Biqai juga menerangkan bahwa kecenderungan manusia berbuat kerusakan sampai dideskripsikan seolah kerusakan itu ditempa dengan begitu sempurna atau dicurahkan dari tempat tinggi.
Itu bukanlah hanya perbuatan ringan, tetapi kelalaian dan kesengajaan kolektif yang sistemik, dan pada akhirnya berbalik menimpa mereka sendiri.
Dari penjelasan-penjelasan tersebut, kita dapat melihat jika kerusakan di bumi karena akibat dari tangan atau perbuatan manusia, yang akan berakibat pada manusia itu sendiri.
Ini menjadi teguran sekaligus peringatan bahwasannya manusia dapat memanfaatkan alam namun juga harus diiringi dengan menjaga alam dengan tidak berbuat kerusakan, menjaga keseimbangan, dan menghindari kerusakan.
Penutup
Demikian, penjelasan mengenai salah satu ayat yang dapat menjadi teguran sekaligus peringatan bagi umat manusia terhadap alam. Semoga membantu. 🙂✨
Referensi:
Istilah Kerusakan yang Disebut dalam Surat Ar Rum Ayat 41 [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6965026/istilah-kerusakan-yang-disebut-dalam-surat-ar-rum-ayat-41
Menjaga Harmoni Alam: Refleksi Al-Qur’an atas Tanggung Jawab Manusia [Daring]. Tautan: https://almunawwir.com/menjaga-harmoni-alam-refleksi-al-quran-atas-tanggung-jawab-manusia/
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya


