Advertisement
Source : Canva/Herda Munisah

Jawaban Mengapa Manusia Bisa Tergelincir ke Tempat yang Serendah-rendahnya? Berikut Penjelasannya

Terdapat beberapa sebab mengapa manusia dikatakan dalam Al Quran bisa tergelincir ke tempat yang paling rendah. Simak penjelasan lengkapnya di sini!

23 Januari 2026 Lintang Filia

Dalam kajian tafsir, manusia sering disebut sebagai mahakarya penciptaan karena dibekali potensi akal dan fisik yang luar biasa.

Allah SWT menegaskan dalam Surah At-Tin ayat 4 melalui firman-Nya, “Laqad khalaqnal-insāna fī ahsani taqwīm”, yang berarti Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

Namun, kemuliaan ini bisa saja sirna jika manusia tidak waspada. Simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Sebab Manusia Dikembalikan ke Tempat yang Serendah-rendahnya Menurut Al-Qur’an

Kitab Zabur Diturunkan kepada Nabi? Ini Sejarah Singkat dan Isi Pokok Ajarannya

Berdasarkan tafsir Surah At-Tin, fenomena mengapa manusia bisa tergelincir ke tempat yang serendah-rendahnya berkaitan dengan ayat ke-5 yang berbunyi “Tsumma radadnahu asfala safilin”.

Tentunya, ayat tersebut menjadi peringatan bahwa fisik yang sempurna tidak menjamin kemuliaan seseorang jika hatinya kosong dari iman. Merujuk pada penjelasan di NU Online dan tafsir yang ada pada surahquran.com, kondisi asfala safilin atau tempat yang serendah-rendahnya ini bermakna kehinaan.

Manusia yang tidak menggunakan akalnya untuk beriman akan jatuh derajatnya, bahkan bisa lebih rendah dari hewan, karena mereka menyia-nyiakan potensi “terbaik” yang sudah diberikan Tuhan untuk mengenal pencipta-Nya.

Selain itu, penurunan derajat ini juga bisa dimaknai secara fisik melalui masa tua yang lemah dan pikun, di mana manusia kehilangan segala kehebatan masa mudanya.

Namun, ayat ke-6 memberikan pengecualian penting bahwa mereka yang beriman dan beramal saleh tidak akan mengalami kerugian tersebut.

Dengan kata lain, jawaban utama mengapa manusia bisa tergelincir ke tempat yang serendah-rendahnya adalah karena mereka memutus hubungan dengan iman dan tidak lagi mengerjakan kebajikan.

Bagi mereka yang konsisten beramal kebajikan dan amal saleh, Allah menjanjikan pahala yang tidak putus-putus (ajrun ghairu mamnun), yang menjaga mereka tetap mulia meskipun fisik mereka mulai menua dan melemah.

Jelaskan Apa Saja yang Dapat Dilakukan agar Dapat Menghindari Pergaulan Bebas dan Zina!

Penutup

Memahami mengapa manusia bisa tergelincir ke tempat yang serendah-rendahnya membantu kita untuk lebih mensyukuri nikmat akal dan fisik dengan cara terus berbuat baik.

Dapatkan ulasan materi keagamaan dan pendidikan menarik lainnya hanya di blog Mamikos! 🌼

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement