Advertisement
Source : bio1903.nicerweb.com

Metagenesis Tumbuhan Lumut dan Paku beserta Ciri-ciri dan Perbedaannya

Tumbuhan lumut dan paku sama-sama mengalami metagenesis. Ketahui ciri-ciri serta berbedaan metagenesis yang terjadi pada keduanya di sini!

23 April 2024 Citra

5. Tidak Memiliki Bunga atau Biji

Berbeda dengan angiospermae dan gymnospermae, tumbuhan paku tidak menghasilkan bunga atau biji.

Hal ini merupakan ciri khas yang penting dalam membedakan mereka dari kelompok tumbuhan berbiji.

6. Habitat Lembap dan Teduh

Tumbuhan paku umumnya memilih habitat yang lembap dan teduh untuk tumbuh, seperti di bawah naungan pohon di hutan, di sekitar air terjun, atau di area lain dengan kelembapan tinggi.

Kondisi ini mendukung proses pertumbuhan mereka dan reproduksi melalui spora yang membutuhkan kelembapan untuk bertahan hidup dan tumbuh.

4 Contoh Tumbuhan Gymnospermae beserta Klasifikasi, Nama Latin, dan Ciri-cirinya

Metagenesis Tumbuhan Paku

Pada pembahasan metagenesis tumbuhan lumut dan paku yang terakhir, Mamikos akan memberikanmu penjelasan lengkap metagenesis tumbuhan paku, yaitu sebagai berikut:

1. Fase Sporofit

Metagenesis tumbuhan paku yang pertama ditandai dengan fase sporofit. Fase ini terbagi menjadi 2, yaitu:

A. Pertumbuhan Sporofit

Fase ini merupakan fase dominan dalam siklus hidup tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang kita lihat pada kehidupan sehari-hari merupakan fase sporofit.

Sporofit menghasilkan spora melalui proses meiosis yang terjadi di dalam struktur yang disebut sporangium.

B. Produksi Spora

Sporangia biasanya terkumpul dalam sorus yang terletak pada bagian bawah daun atau pada tepiannya.

Di dalam sporangia, sel-sel induk spora mengalami meiosis menghasilkan spora haploid yang berarti mereka memiliki setengah dari jumlah kromosom normal.

2. Pelepasan dan Perkecambahan Spora

Fase berikutnya yang akan terjadi adalah pelepasan dan perkecambahan spora.

A. Pelepasan Spora

Ketika spora matang, sporangium akan membuka dan melepaskan spora ke lingkungan.

B. Perkecambahan Spora

Spora yang jatuh di tempat yang lembap akan berkecambah dan tumbuh menjadi organisme baru yang haploid, yang disebut gametofit.

3. Fase Gametofit

Fase gametofit pada tumbuhan paku terbagi menjadi dua, yaitu:

A. Pertumbuhan Gametofit

Gametofit pada tumbuhan paku sering kali berukuran sangat kecil dan tumbuh di tanah atau permukaan yang lembap lainnya.

Mereka memiliki bentuk yang berbeda dengan sporofit dan lebih sederhana, sering kali mirip lumut.

Halaman:

Advertisement