Modul Ajar Pendidikan Pancasila untuk Guru Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka
Modul ajar Pendidikan Pancasila berupa panduan pembelajaran yang digunakan oleh guru sekolah. Simak ulasan lengkapnya!
Detail Penggunaan:
Total Alokasi Waktu: 7 x 35 menit
Moda Pembelajaran: Tatap Muka
Metode dan Model Pembelajaran:
- Pengabdian pada masyarakat
- Ceramah
- Diskusi
- Presentasi
Target Murid: Murid Reguler/tipikal
Jumlah Murid: 28 Murid
Media Pembelajaran:
- Laptop
- Alat bantu audio (speaker)
- Proyektor
- Video yang berkaitan dengan contoh perilaku yang menunjukan persatuan dalam
- keberagaman NKRI pada kehidupan sehari-hari yang dapat dilihat melalui link yang
- tersedia di bagian materi.
- Gambar yang berkaitan dengan contoh menjaga persatuan di dalam keberagaman.
Materi: Lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa bagi segenap bangsa Indonesia.
Hal ini pula disebutkan di dalam alinea ke-3 Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”.
Artinya, perjuangan segenap bangsa Indonesia untuk merdeka sangat ditentukan oleh kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Oleh karenanya, rasa syukur atas NKRI perlu ditanamkan sejak dini agar peserta didik dapat menjadi generasi yang diharapkan dapat menjadi pelopor persatuan Indonesia.
Peserta didik sebagai calon penerus estafet kepemimpinan Indonesia pada masa yang akan datang perlu mengetahui bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara kepulauan terbesar di dunia.
Artinya, sebagai negara kepulauan Indonesia akan dihadapkan pada peluang dan tantangan. Oleh karena Indonesia merupakan negara kepulauan, maka bangsa Indonesia terdiri dari keberagaman seperti suku, ras, agama, bahasa daerah dan kebudayaan lainnya.
Hal inilah yang menjadi peluang bagi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar dan disegani oleh dunia internasional. Namun disisi lain, keberagaman yang ada menuntut adanya kesadaran untuk menjunjung tinggi persatuan antar elemen bangsa.
Hal ini pula yang menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia saat ini dan di masa yang akan datang. Uraian di atas semakin menegaskan akan pentingnya rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan kekayaan, baik kekayaan Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia.
Halaman:
