Advertisement
Source : Canva/@saiko3p

9 Nama Candi yang Ada di Indonesia, Sejarah, Lokasi, dan Gambar

Penasaran dengan sejarah candi-candi yang ada di Indonesia dan di mana saja lokasinya? Yuk, temukan informasi lengkapnya di sini!

1 Desember 2025 Zuly Kristanto

2. Candi Prambanan

nama candi yang ada di indonesia
unsplash.com/id/@joshuakettle

Candi yang lekat dengan legenda kisah cinta Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso ini terdapat di Klaten Jawa Tengah.

Dalam cerita tutur yang berkembang di masyarakat candi ini dibangun oleh Bandung Bondowoso dalam waktu semalam dengan bantuan jin sebagai syarat untuk mempersunting Roro Jonggrang.

Legenda ini tentu tidaklah benar karena berdasarkan bukti-bukti sejarah baik itu berupa prasasti maupun catatan kuno candi ini dibangun pada masa pemerintahan Raja Balitung yang berkuasa di Mataram Kuno pada kisaran tahun 850 M.

Ringkasan Sejarah Kerajaan Mataram Kuno, Nama raja, Masa Kejayaan, Hingga Keruntuhan

Berbeda dengan candi Borobudur yang berbentuk tambun. Candi Prambanan berbentuk tinggi menjulang sebagaimana umumnya candi beraliran Hindu.

Terdapat ratusan candi yang sebagian di antaranya telah mengalami keruntuhan. Hanya saja, masih ada beberapa candi yang berdiri tegak setelah proses pemugaran.

Berdasarkan prasasti yang ditemukan tidak jauh dari lokasi, candi Prambanan memiliki nama asli Siwagraha yang memiliki arti ‘rumah siwa’.

Penamaan ini tentu tidak terlepas dari fungsi utama dari candi ini yakni untuk memuja dewa Siwa yang merupakan dewa tertinggi di agama Hindu.

Selain candi yang dikhususkan untuk dewa Siwa, ada lagi candi yang dikhususkan untuk dewa Wisnu dan dewa Brahma.

3. Candi Gedong Songo

nama candi yang ada di indonesia
unsplash.com/id/@darrenbudiman

Candi yang berada di daerah Bandungan, Semarang, Jawa Tengah ini ditemukan kembali oleh Raffles pada kisaran tahun 1804 M.

Lokasinya yang di lereng gunung Ungaran menjadikan panorama yang ada di sekitar candi begitu indah dan membuatnya menjadi salah satu tempat wisata rekomendasi di Semarang.

Berdasarkan penelitian para ahli sejarah, diperkirakan candi ini dibangun oleh Dinasti Syailendra pada kisaran abad ke 9 M.

Candi ini memiliki bentuk yang cukup unik karena antara candi satu dengan candi lainnya terpisah tidak terlalu jauh.

Untuk mengunjungi semua candi ini kamu bisa berjalan kaki sembari menikmati udara lereng gunung Ungaran yang begitu sejuk.

Bentuknya yang ramping dan menjulang membuktikan kalau candi ini termasuk ke dalam candi beraliran Hindu.

4. Candi Sewu

nama candi yang ada di indonesia
unsplash.com/id/@apabedanyacom

Candi ini berada di sisi utara Candi Prambanan. Meskipun disebut dengan candi Sewu, tetapi jumlah sebenarnya dari candi ini adalah 249 candi.

Meskipun letaknya berdekatan dengan candi Prambanan, tetapi candi Sewu ini merupakan candi yang beraliran Budha.

Hal ini bisa dilihat dari bentuk bangunannya yang tambun dan terdapat stupa yang memahkotai puncak candinya.

Keberadaan candi Sewu yang begitu dekat dengan candi Prambanan yang diperkirakan dibangun hampir sezaman yakni sekitar abad 8 M menjadi bukti bahwa toleransi agama sudah terjadi di nusantara sejak lebih dari 1.000 tahun yang lalu.

5. Candi Plaosan

nama candi yang ada di indonesia
silaron.my.id

Candi yang beraliran Budha ini berlokasi di Prambanan, Jawa Tengah ini hanya berjarak 1,5 km dari kompleks candi Prambanan.

Berdasarkan catatan sejarah candi Plaosan ini dibangun oleh oleh Rakai Pikatan pada kisaran abad 8 M untuk istrinya yang bernama Pramodhawardhani.

Ada kisah unik yang mungkin banyak orang tidak tahu dari pembangunan candi ini. Rakai Pikatan yang beragama Hindu membangunkan candi Plaosan untuk istrinya yang beragama Budha.

Meskipun pembangunan candi ini sempat menimbulkan kecaman, tetapi pada akhirnya candi ini bisa diselesaikan dan menjadi monumen percintaan beda agama tertua yang ada di Jawa.

6. Candi Penataran

nama candi yang ada di indonesia
triptrus.com/destination

Candi ini diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan raja Srengga yang berkuasa di Kediri pada sekitar tahun 1200 M dan terus dibangun hingga masa akhir kerajaan Majapahit yakni sekitar tahun 1415 M.

Artinya selama 200 tahun lebih candi yang berlokasi di Nglegok, Jawa Timur ini terus dipergunakan dan diperluas oleh penguasa di Jawa Timur pada masa lalu.

Di masa lalu, candi yang di dindingnya memiliki relief cerita Panji dianggap sebagai salah satu candi yang amat penting keberadaannya.

Hal inilah yang membuat raja Hayam Wuruk mengunjungi candi ini untuk melakukan ziarah sebagaimana yang tertulis dalam kitab Negarakertagama.

Bisa dikatakan kalau candi Penataran termasuk candi beraliran Hindu terluas dan termegah di Jawa Timur, sehingga tidak mengherankan kalau candi ini menjadi salah satu wisata rekomendasi di Blitar.

Halaman:

Advertisement