Nilai Rata-rata UTBK SBMPTN untuk Pendidikan Dokter di 10 PTN 2020/2021

 Kiki | Kam, 02 Jan 2020

Nilai Rata-rata UTBK SBMPTN untuk Pendidikan Dokter – Bagi siswa-siswi SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat yang telah duduk di bangku kelas 3 saat ini sudah mulai bersiap diri untuk menghadapi berbagai ujian. Mulai dari ujian semester/ujian sekolah, ujian nasional hingga ujian masuk perguruan tinggi bagi yang akan melanjutkan studinya. Namun tak sedikit dari lulusan sekolah menengah atas memutuskan untuk langsung bekerja.

Nilai Rata-rata UTBK SBMPTN untuk Pendidikan Dokter di 10 PTN 2020/2021

Mendapatkan kesempatan untuk kuliah di perguruan tinggi idaman adalah harapan dan impian semua orang dengan jurusan dan program studi sesuai minat dan bakat. Tapi terkadang ada hambatan yang membuat harapan untuk kuliah tidak tercapati, salah satunya adalah biaya kuliah. Namun bagi kamu yang memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, manfaatkan kesempatan sebaik mungkin dengan menekuni bidang jurusan yang dipilih.

Di Indoensia ada banyak perguruan tinggi ternama. Kota-kota pelajar seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Malang dan lain-lain selalu dipadati oleh calon mahasiswa baru yang mendaftar ke kampus favorit mereka. Ketika akan berencana kuliah, ada banyak hal yang perlu Anda siapkan mulai dari memilih jalur pendaftaran, perguruan tinggi, jurusan, program studi menyiapkan biaya kuliah dan lain-lain.

Bicara soal jalur pendataran calon mahasiswa baru yang biasa diselenggarakan setiap tahun ajaran baru terdiri dari SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), UM (Ujian Mandiri), Seleksi undangan (melalui jalur prestasi), SPAN PTKIN, UM PTKIN khusus bagi mereka yang ingin kuliah di perguruan tinggi islam negeri di Indonesia. Pola-pola penerimaan calon mahasiswa tersebut diadakan oleh pemerintah dan masing-masing perguruan tinggi yang jadwalnya telah ditetapkan oleh masing-masing penyelenggara.

Setiap calon mahasiswa baru memiliki minat yang beragam ketika memilih jurusan dan program studi. Salah satu jurusan favorit yang memiliki peluang kerja tinggi adalah Pendidikan Dokter. Jika Anda salah satu orang uang memilih jurusan ini maka perlu untuk mengenali semua hal tentang penerimaan calon mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi. PMB 2020 untuk perguruan tinggi negeri akan dibuka dalam tiga jalur utama yaitu SNMPTN, SBMPTN dan jalur Mandiri di masing-masing PTN. Adapun besar kuota setiap jalur tersebut ialah:

  • SNMPTN : minimum kuota 20 persen daya tampung PTN
  • SBMPTN : minumum kuota 40 persen daya tampung PTN
  • Seleksi Mandiri: maksimum kuota 30 persen daya tampung PTN

Ketentuan ini telah diluncurkan oleh Dirjen Belmawa Prof Ismunandar yang mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Ada tiga hal baru terkait perubahan yang dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi sebagai penyelenggara tes masuk perguruan tinggi untuk calon mahasiswa baru, di antaranya:

1. Pemeringkatan oleh sekolah

Jika tahun-tahun sebelumnya pemeringkatan siswa berbasis data pendidikan, kali ini pemeringkatan siswa pada PDSS oleh pihak sekolah. Adapun jumlah siswa yang masuk pada pemeringkatan tersebut mengikuti tentuan kuota akreditasi sekolah yaitu:

  • Sekolah dengan akreditasi A jumlah kuota sebanyak 40 persen
  • Sekolah dengan akreditasi B jumlah kuota sebanyak 25 persen
  • Sekolah dengan akreditasi C jumlah kuota sebanyak 5 persen

2. Kesempatan UTBK hanya satu kali

UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) pada tahun sebelumnya, calon mahasiswa mendapatkan dua kali kesempatan dalam mengikuti ujian tersebut kemudian menggunakan nilai terbaik untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri tujuan. Sedangkan untuk UTBK 2020/2021 dibatasi hanya satu jali bagi setiap peserta UTBK. Waktu pelaksaan UTBK 2020 akan berlangsung selama satu minggu dengan 14 sesi (dua hari setiap sesi) dan akan dilaksanakan di 74 pusat UTBK PTN. Semua peserta UTBK hanya diperbolehkan mengikuti satu kali tes sesuai dengan kelompok tes yaitu Saintek, Soshum atau Campuran. Hasil dari UTBK 2020/2021 hanya berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru pada tahun 2020 dan hasilnya diberikan pada peserta secara individu.

3. Peserta wajib memiliki akun LTMPT

Perlu Anda ketahui sebagai calon mahasiswa baru yang akan melanjutkan kuliah, calon peserta SNMPTN, SBMPTN, dan UTBK 2020 penting untuk mengenali kebijakan Single Sign On yaitu tahap awal dari pendaftaran SNMPTN, SBMPTN, dan UTBK 2020. Untuk mendapatkan akun LTMPT yaitu melakukan registrasi akun terlebih dahulu pada laman https://portal.ltmp t.ac.id. Adapun waktu registrasi dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 2019 hingga 7 Januaru 2020. Sedangkan registrasi akun LTMPT untuk SBMPTN dan UTBK pada tanggal 7 Februari – 5 April 2020.

Setelah mengetahui informasi penting seputar perubahan hal baru terkait pendaftaran calon mahasiswa baru, ternyata ada isu lain yang beredar mulai dari perubahan aturan main SNMPTN dan SBMPTN, penyelenggaraan UTBK yang dimajukan, SNMPTN yang ditiadakan hingga prediksi soal PTN tahun 2020. Semua isu ini bisa Anda ikuti perkembangannya dan terus meng-update informasinya pada artikel Mamikos.

Terlepas dari semua informasi yang telah dijelaskan, bagi Anda yang berminat masuk pendidikan Kedokteran dan akan mengikuti UTBK SBMPTN maka ketahui Nilai Rata-rata UTBK SBMPTN untuk Pendidikan Dokter di (10) PTN 2020/2021 ini. Jurusan Pendidikan Kedokteran merupakan salah satu jurusan yang paling sulit ditembus di SBMPTN. Anda bisa memprediksi skor masuk dengan mengecek nilai UTBK minimal dan maksimal pada peserta SBMPTN 2019 (tahun sebelumnya) yang telah berhasil lolos masuk ke studi Kedokteran di berbagai perguruan tinggi negeri, yaitu:

Nama Universitas Pendidikan Dokter Dengan Nilai Rata-Rata UTBK

1. Universitas Airlangga (Pendidikan Dokter)

Nilai rata-rata yang diterima : 726,94
Nilai UTBK terendah : 702,54
Nilai UTBK tertinggi : 808,01

2. Universitas Indonesia (Pendidikan Dokter)

Nilai rata-rata yang diterima : 747,93
Nilai UTBK terendah : 724,38
Nilai UTBK tertinggi : 798,55

3. Universitas Gadjah Mada (Kedokteran)

Nilai rata-rata yang diterima : 725,21
Nilai UTBK terendah : 689,05
Nilai UTBK tertinggi : 809,84

4. Universitas Padjadjaran (Pendidikan Dokter)

Nilai rata-rata yang diterima : 717,94
Nilai UTBK terendah : 694,17
Nilai UTBK tertinggi : 780,52

5. Universitas Brawijaya (Pendidikan Dokter)

Nilai rata-rata yang diterima : 704,59
Nilai UTBK terendah : 682,85
Nilai UTBK tertinggi : 769,40

6. Universitas Dipenogoro

Nilai rata-rata yang diterima : 709,46
Nilai UTBK terendah : 685,77
Nilai UTBK tertinggi : 770,48

7. Universitas Jenderal Soedirman (Pendidikan Dokter)

Nilai rata-rata yang diterima : 688,84
Nilai UTBK terendah : 675,34
Nilai UTBK tertinggi : 721,00

8. Universitas Sebelas Maret (Kedokteran)

Nilai rata-rata yang diterima : 701,21
Nilai UTBK terendah : 680,23
Nilai UTBK tertinggi : 762,85

9. Universitas Udayana (Pendidikan Dokter)

Nilai rata-rata yang diterima : 691,51
Nilai UTBK terendah : 674,04
Nilai UTBK tertinggi : 754,71

10. Universitas Sriwijaya (Pendidikan Dokter)

Nilai rata-rata yang diterima : 767,76
Nilai UTBK terendah : 660,96
Nilai UTBK tertinggi : 764,86

Klik dan dapatkan kost yang kamu idamkan: