18 Oleh-oleh Khas Jogja Selain Makanan yang Menarik untuk Dibeli
Lebih dari sekedar buah tangan, Anda wajib membawa pulang Jogja dalam bentuk cenderamata menarik. Inilah 18 rekomendasi oleh-oleh khas Jogja selain makanan yang bisa dipilih.
18 Oleh-oleh Khas Jogja Selain Makanan yang Menarik untuk Dibeli – Kota Jogjakarta menjadi salah satu destinasi wisata liburan yang tidak pernah sepi wisatawan.
Bahkan, menurut Portal Berita Pemerintah Kota Jogjakarta, pemerintah optimis jumlah kunjungan wisatawan pada akhir tahun 2024 akan mencapai 9 juta orang. Hal tersebut tentu menunjukkan bahwa Jogjakarta masih menjadi tempat favorit untuk dikunjungi.
Selain memiliki banyak tempat wisata yang menarik, tentunya Anda tidak boleh melewatkan untuk membeli cenderamata. Oleh sebab itu, Mamikos telah mengumpulkan informasi mengenai oleh-oleh khas Jogja selain makanan yang bisa dibawa pulang.💰🛒
Daftar Isi
- Daftar Oleh-oleh Khas Jogja Selain Makanan
- 1. Batik Jogja
- 2. Kerajinan Perak Kotagede
- 3. Blangkon
- 4. Surjan dan Kebaya
- 5. Kerajinan Kulit Manding
- 6. Aneka Gerabah Kasongan
- 7. Wayang Kulit
- 8. Miniatur Landmark Jogja
- 9. Miniatur Transportasi Tradisional
- 10. Tas Rajut Dowa Bag
- 11. Kerajinan dari Bambu
- 12. Dolanan Tradisional
- 13. Patung Loro Blonyo
- 14. Dagadu Jogja
- 15. Gantungan Kunci
- 16. Aksesoris
- 17. Kerajinan Limbah Kerang
- 18. Keris
- Penutup
Daftar Oleh-oleh Khas Jogja Selain Makanan

Memberi oleh-oleh kepada keluarga di rumah atau teman sepertinya sudah menjadi tradisi tidak tertulis yang dilakukan setelah pergi berwisata.
Biasanya, orang akan membeli berbagai makanan khas daerah sebagai bentuk kenang-kenangan atau tanda perhatian.
Namun, jika Anda menghendaki membeli buah tangan khas Jogja yang bukan makanan, berikut Mamikos berikan rekomendasi oleh-oleh khas Jogja selain makanan:
1. Batik Jogja

Jogja juga menjadi salah satu kota dengan batik yang khas dengan berbagai corak, seperti parang, kawung, parangkusumo, truntum, tambal, atau pamitulo.
Tidak hanya itu saja, lho, hampir tiap kabupaten di Jogja juga memiliki corak khas masing-masing. Sebut saja batik parijotho dari Kabupaten Sleman, motif geblek dari Kabupaten Kulon Progo, atau motif gringsing dan ceplok kembang kates dari Kabupaten Bantul.
Tersedia berbagai kain batik atau yang sudah diolah menjadi kemeja, daster, atau berbagai jenis pakaian yang dapat Anda jadikan sebagai oleh-oleh khas Jogja selain makanan.
Anda dapat menemukan kreasi batik tersebut dengan mudah di Teras Malioboro, Pasar Beringharjo, maupun Hamzah Batik yang berada di sekitar Jalan Malioboro dengan harga yang bervariasi.
Dibanderol dengan harga mulai dari Rp35.000 hingga ratusan ribu untuk batik tulis dengan kualitas tinggi.
Namun, jika Anda menghendaki motif batik khas kabupaten di Jogja, Anda bisa menuju sentra oleh-oleh terdekat pada tiap kabupaten, ya.
2. Kerajinan Perak Kotagede

Sekitar 5 km berada di sebelah timur Kota Jogja, Kotagede sudah dikenal lama sebagai pusat kerajinan perak dengan kehalusan detail dan kualitas yang sudah terkenal hingga mancanegara.
Anda bisa menemukan berbagai perhiasan seperti cincin, gelang, kalung, anting, hingga hiasan kecil dan besar dengan kualitas dan harga yang bervariasi.
Meskipun begitu, harga perhiasan kecil dibanderol mulai dari Rp100.000 tergantung desain dan kerumitannya.
Uniknya, kerajinan perak di Kotagede menggunakan teknik tradisional yang diwariskan turun-temurun, lho. Rasanya sanak saudara atau orang terkasih akan senang mendapat oleh-oleh khas Jogja selain makanan yang satu ini.
3. Blangkon

Blangkon merupakan penutup kepala tradisional bagi pria Jawa yang dibuat dari kain batik. Sebenarnya, tidak hanya Jogja saja yang memiliki blangkon sebagai bagian dari baju adatnya, tetapi blankon khas jogja memiliki ciri khas berupa lipatan menonjol di bagian belakang yang disebut dengan mondolan.
Dengan harga paling rendah mulai dari Rp50.000 hingga mencapai Rp300.000, Anda bisa membawa pulang blangkon Jogja dari Pasar Beringharjo, maupun sentra kerajinan di kawasan Keraton Jogjakarta.
4. Surjan dan Kebaya

Selain blangkon, tersedia juga oleh-oleh Jogja yang merupakan pakaian tradisional seperti surjan dan kebaya.
Surjan merupakan pakaian tradisional pria yang menyerupai jas dengan motif kain lurik atau batik. Sedangkan bagi wanita, tersedia kebaya yang akan sangat cantik jika dipadukan dengan kain batik.
Ada info menarik nih, bagi yang menginginkan kebaya-kebaya jadul dengan model kutubaru. Anda bisa menuju lantai 3 Pasar Malioboro. Di sana terdapat sebuah kios yang beberapa waktu lalu viral karena menjual berbagai model kebaya jadul , lho.
5. Kerajinan Kulit Manding

Terletak di selatan Kota Jogjakarta, Desa Manding di Kabupaten Bantul menjadi pusat produksi berbagai kerajinan kulit dengan kualitas tinggi. Di sana, tersedia berbagai toko yang berderet menjual tas, dompet, sepatu, dan ikat pinggang yang terbuat dari kulit asli.
Halaman:

