Pengendapan yang Dilakukan oleh Angin akan Membentuk Apa? Ini Jawabannya
Yuk, simak penjelasan artikel ini untuk memahami pengendapan yang dilakukan oleh angin akan membentuk apa. Kamu sudah tahu?
Proses terjadinya mengendapnya material yang kemudian diangkut oleh angin, air, es, atau gletser di suatu cekungan disebut sebagai pengendapan atau sedimentasi.
Saat material terbawa dan terhenti oleh tenaga pengangkutnya, maka material akan terkumpul di suatu tempat dan perlahan-lahan dapat membentuk suatu kenampakan alam tertentu.
Salah satunya seperti apa yang dilakukan oleh angin yang membawa dan mengendapkan material. Lantas, pengendapan yang dilakukan oleh angin akan membentuk apa? Berikut, penjelasannya.
Daftar Isi
Mempelajari Lebih Jauh tentang Pengendapan oleh Angin

Mengenal Pengendapan oleh Angin
Pengendapan angin disebut juga sedimentasi aeolis atau aeris, yaitu suatu proses pengendapan akan materi-materi yang terbawa oleh hembusan angin ke tempat-tempat yang dilalui oleh angin.
Ketika hembusan dan kekuatan angin melemah, maka material yang dibawanya akan dijatuhkan dan mengendap.
Merujuk pada jurnal berjudul Inovasi Mengatasi Pendangkalan pada Pelabuhan Tapak Paderi Kota Bengkulu (Mawardi), dijelaskan jika mekanisme pengangkutan sedimen oleh angin dan air sangatlah berbeda, sebab berat jenis angin relatif lebih kecil dari air, sehingga angin sangat sulit untuk mengangkut sedimen yang ukurannya sangat besar. Ukuran sedimen yang bisa terangkut oleh angin biasanya maksimum sebesar ukuran pasir.
Oleh sebab itu, biasanya materi endapan yang dibawa oleh angin yaitu pasir, sehingga pengendapan yang dilakukan oleh angin akan membentuk bukit pasir, gumuk pasir atau sand dunes.
Gumuk pasir ini adalah bentang alam dominan yang terbentuk karena pengendapan partikel erosi yang diangkut angin.
Gumuk pasir bisa terjadi di daerah gurun maupun pantai ketika terjadinya akumulasi pasir yang cukup banyak dan tiupan angin kuat.
Secara tidak langsung, keberadaan gumuk pasir yang terbentuk juga memberikan manfaat, di antaranya seperti tembok alam yang menjadi pelindung dari tsunami hingga menjadi tempat wisata.
Umum, ada beberapa faktor yang mengontrol terbentuknya sedimen, begitu pun dengan sedimentasi aeolis, yaitu:
– Iklim
– Topografi
– Vegetasi, pemadatan, atau pembukaan lahan
– Susunan yang ada dari batuan
– Intensitas dan durasi curah hujan
– Kemiringan lahan dan panjang lereng
– Kecepatan dan debit aluran air
– Sifat fisik tanah
Jenis-jenis Bentuk Gumuk Pasir (Sand Dunes)
Melansir dari laman Emilogi, gumuk pasir terbagi dalam beberapa kelompok berdasarkan bentuk dan arah anginnya, yaitu:
1. Barchanoid dunes, gumuk pasir yang berbentuk bulan sabit yang memanjang seperti melintang dan pematang.
2. Barchan dunes, gumuk pasir yang bentuknya seperti bulan sabit dengan ujungnya yang melawan arah angin.
3. Transverse dunes, gumuk pasir yang terbentuk dari rangkaian pematang yang dipisahkan oleh lembahan serta berbentuk melintang.
4. Parabolic dunes, bentuk gumuk pasirnya hampir sama dengan barchan, hanya saja ujungnya menghadap arah datangnya angin. Gumuk pasir ini akan terbentuk saat vegetasi menutupi pasir.
5. Longitudinal dunes, gumuk pasir yang bentuknya penggungan di mana arahnya sejajar dengan arah datangnya angin.
6. Star dunes, gumuk pasir yang memiliki bentuk beragam dan terisolasi, ini dikarenakan arah angin yang berbeda-beda dari berbagai arah.
Contoh Gumuk Pasir dari Pengendapan Angin
Indonesia patut berbangga, karena menjadi negara yang memiliki gumuk pasir, tepatnya berada di Parangtritis, Bantul, Yogyakarta.
Melansir dari laman ResearchGate mengenai Ekosistem Gumuk Pasir, dijelaskan bahwa gumuk pasir yang ada di Desa Parangtritis dipengaruhi oleh sungai, angin tenggara, dan gunung Merapi yang menyumbangkan material penyusunnya.
Dimulai dengan bermacam material yang dipindahkan melalui aliran sungai-sungai, lalu bermuara di Samudra Hindia, dan mengendap di pesisir.
Saat air laut surut, kemudian angin tenggara bertiup dan pasir berpindah ke arah daratan dan membentuk gumuk pasir.
Pembentukkan ini terjadi secara intensif pada musim kemarau, sebab kelembaban pasir cenderung rendah sehingga pasir lebih ringan.
Menariknya, gumuk pasir di Parangtritis berstatus langka, sebab keistimewaannya yang bertipe gumuk pasir barchan yang biasanya ditemukan di wilayah beriklim arid atau kering.
Hal tersebut menjadikan gumuk pasir Parangtritis menjadi gumuk pasir bertipe barchan yang hanya ada di dunia, di mana satu lagi berada di Meksiko.
Diketahui, gumuk pasir di Parangtritis pun menjadi objek wisata yang juga dikenal dengan gumuk pasir Parangkusumo. Setiap pengunjung dikenai biaya tiket Rp10.000 dengan jam operasional pukul 07.00 – 18.00 WIB.
Ada berbagai fasilitas dan aktivitas lainnya yang bisa dinikmati, seperti sandboarding dan ATV dengan biaya yang berbeda dari tiket masuk.
Keberadaan gumuk pasir ini menunjukkan masyarakat sekitar yang memperoleh manfaat ekonomi dengan berbagai aktivitas pariwisata.
Namun, sayangnya sejak 2024 lalu gumuk pasir Parangtritis dikabarkan terancam punah karena penyusutan yang terus terjadi dan menyisakan 17 hektare dari luas 417 hektare yang tercatat sejak tahun 1976.
Penutup
Demikian, pembahasan mengenai pengendapan atau sedimentasi, mulai dari pembahasan tentang pengendapan oleh angin, pengendapan yang dilakukan oleh angin akan membentuk apa, jenis-jenisnya, dan contohnya. Semoga penjelasan ini membantu.
Referensi:
Morfologi Aeolis : Bentang Alam Yang Dibentuk Oleh Angin [Daring]. Tautan: https://www.emilogi.com/artikel/morfologi-aeolis-bentang-alam-yang-dibentuk-oleh-angin
Sedimentasi [Daring]. Tautan: https://hidrologi.net/kamus/sedimentasi
Pengendapan [Daring]. Tautan: https://id.wikipedia.org/wiki/Pengendapan
Proses dan Jenis-Jenis Sedimentasi dalam Geologi: Pengantar Sedimen [Daring]. Tautan: https://www.studocu.id/id/document/universitas-pendidikan-ganesha/geologi-umum/sedimentasi/46985716?sid=9ea62b2a-05f7-4be1-9298-f6a542a367d31790767097
Kumpulan Pengertian dan Jenis Sedimentasi [Daring]. Tautan: https://www.academia.edu/31865892/Kumpulan_Pengertian_dan_Jenis_Sedimentasi
Lingkungan Pengendapan oleh Angin [Daring]. Tautan: https://www.scribd.com/document/159680816/lingkungan-pengendapan#
Inovasi Mengatasi Pendangkalan pada Pelabuhan Tapak Paderi Kota Bengkulu [Daring/PDF]. Tautan: https://ejournal.unib.ac.id/index.php/inersiajurnal/article/view/6620/3242
Ekosistem Gumuk Pasir [Daring]. Tautan: https://www.researchgate.net/profile/Mega-Putra/publication/323959881_Ekosistem_dan_Sosial_Ekonomi_Gumuk_Pasir/links/5ab4d9f70f7e9b4897c834bc/Ekosistem-dan-Sosial-Ekonomi-Gumuk-Pasir.pdf
Gumuk Pasir [Daring]. Tautan: https://atourin.com/destination/bantul/gumuk-pasir
Jadi Fenomena Langka, Gumuk Pasir Parangtritis Punya Kembaran di Meksiko [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/jogja/berita/d-7452780/jadi-fenomena-langka-gumuk-pasir-parangtritis-punya-kembaran-di-meksiko
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya


