Pengertian Proposal dari para Ahli, Struktur, Tujuan, Fungsi, Ciri dan Jenisnya
Secara etimologis, pengertian proposal berasal dari kata to purpose yang dalam bahasa Inggris memiliki arti pengajuan.
Menjelaskan Kegiatan yang Akan Dilakukan
Salah satu ciri proposal adalah berisi penjelasan mengenai kegiatan secara lengkap dan terperinci.
Hal ini tidak terlepas dari tujuan dari pembuatan proposal yang ingin memberikan informasi terkait kegiatan atau penelitian yang akan dilakukan sehingga mendapat dukungan.
Mencantumkan Pihak yang Membuat Proposal
Pihak yang terlibat di dalam pembuatan proposal harus dicantumkan.
Seperti misalnya panitia pelaksana dalam suatu kegiatan, peneliti yang akan melakukan penelitian serta pemilik usaha yang akan mengajukan proposal kepada pihak lain.
Mencantumkan Pihak yang Dituju
Agar tujuan proposal tepat, maka dalam sebuah proposal harus mencantumkan pihak yang akan dituju.
Pihak yang diharapkan mau memberikan dukungan seperti misalnya perijinan, dana, atau kerjasama dalam bentuk lainnya.
Menggunakan Bahasa yang Baku
Salah satu ciri yang harus ada dalam proposal adalah penggunaan bahasa yang baku. Hal ini bertujuan agar proposal tersebut mudah dipahami dan dimengerti oleh pihak lain yang dituju sebagai penerima proposal.
Memiliki Struktur Penulisan yang Benar
Struktur penulisan dalam pembuatan proposal harus benar. Di antaranya adalah memuat latar belakang, pendahuluan, pembahasan, tujuan, tempat pelaksanaan, dan penutup.
Susunan yang Sistematis
Proposal yang baik memiliki susunan yang sistematis sesuai dengan standar penulisan proposal, mulai dari pendahuluan hingga penutup.
Penyusunan yang sistematis bertujuan agar proposal mudah untuk dipahami dan dimengerti.
Bisa Dipertanggungjawabkan
Semua isi dalam proposal harus bisa dipertanggungjawabkan. Apa yang telah ditulis dalam proposal harus sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.
Jenis-Jenis Proposal
Berdasarkan pengertian proposal yang merujuk pada rencana pelaksanaan kegiatan atau kerja, maka proposal pun bisa dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:
1. Proposal Kegiatan
Jenis proposal ini sangat lazim digunakan untuk menunjang penyelenggaraan kegiatan di masyarakat, perusahaan ataupun lembaga pendidikan.
Proposal ini bisa diajukan oleh organisasi di masyarakat atau sekolah dan juga perorangan atau perusahaan.
2. Proposal Penelitian
Proposal jenis ini biasanya digunakan di bidang akademis untuk melaksanakan suatu penelitian sebagai tugas akhir seperti skripsi, tesis, dll.
Halaman:

