Catat! Ini Perbedaan Kritik dan Esai yang Harus Kamu Pahami beserta Ciri-Cirinya

Catat! Ini Perbedaan Kritik dan Esai yang Harus Kamu Pahami beserta Ciri-Cirinya – Tulisan-tulisan yang kita baca dalam kehidupan sehari-hari itu terbagi ke dalam beberapa bentuk yang berbeda.

Kritik dan esai seringkali dianggap sama oleh kebanyakan orang. Namun, tahukah kamu kalau sebenarnya kritik dan esai itu merupakan dua jenis tulisan yang berbeda?

Nah, agar tidak keliru, di bawah ini Mamikos akan mengulas secara lengkap apa saja perbedaan kritik dan esai beserta ciri-cirinya yang harus kamu pahami dengan baik. Cek informasi selengkapnya berikut ini, ya!

Apa Perbedaan Kritik dan Esai yang Harus Dipahami?

https://www.freepik.com/author/pressfoto

Seperti yang sudah disebutkan tadi bahwa meskipun sering dianggap sama. Kritik dan esai merupakan dua jenis tulisan yang berbeda.

Mengetahui perbedaan kritik dan esai cukuplah penting. Apalagi, jika kamu mendapatkan tugas untuk membuat salah satu diantaranya.

Sebenarnya, tidak terlalu sulit untuk membedakan antara kritik dan esai. Kamu hanya perlu memahami beberapa hal saja seperti pengertian, prinsip, struktur, hingga ciri-ciri keduanya.

Untuk lebih memahaminya, berikut adalah perbedaan kritik dan esai yang harus kamu ketahui.

Daftar Perbedaan-Perbedaan Kritik dan Esai

Perbedaan kritik dan esai yang pertama terletak pada pengertiannya. Sebagai dua jenis teks atau tulisan yang berbeda, tentu kritik dan esai memiliki pengertian yang berbeda pula.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah pengertian diantara keduanya.

1. Pengertian Kritik dan Esai

Pengertian Kritik 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai sebuah kecaman, kupasan, ataupun tanggapan yang kadang dibarengi dengan uraian maupun pertimbangan baik dan buruk terhadap suatu karya, pendapat, maupun yang lainnya.

Menurut B. Curtis, kritik adalah sebuah penganalisaan atau pengevaluasian terhadap suatu hal yang tujuannya untuk meningkatkan pemahaman, membantu memperbaiki pekerjaan, maupun sebagai apresiasi.

Pengertian Esai

Berbeda dengan kritik, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) esai diartikan sebagai sebuah karangan prosa yang di dalamnya membahas tentang suatu permasalahan tertentu secara sepintas berdasarkan sudut pandang pribadi dari penulisnya.

Dalam kata lain, esai adalah suatu karangan atau prosa yang singkat dengan menunjukkan opini dari penulis dengan subjektif serta bersifat interpretatif.

Esai umumnya akan dikemukakan dalam bentuk sebuah gagasan, kutipan, sikap, maupun komentar dengan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan penulis.

2. Jenis-Jenis Kritik dan Esai

Kritik dan esai terbagi lagi ke dalam beberapa bentuk atau jenis yang berbeda. Berikut adalah jenis-jenis dari kritik dan esai yang harus kamu ketahui.

Jenis-Jenis Kritik

Jenis kritik berdasarkan kritikus:

  • Kritik impresionistik, yaitu kritik yang menghubungkan pengalaman dari penulis dengan karya yang dibuat olehnya.
  • Kritik penghakiman, yaitu kritik yang menggunakan pernyataan-pernyataan secara logis berdasarkan sebuah asumsi, pemikiran, atau pendapat yang memang dianggap benar. Jenis kritik ini biasanya akan menentukan buruk atau baiknya suatu karya.
  • Kritik teknis, yaitu kritik yang mengulas tentang kekurangan dan kelebihan dari suatu karya agar pengarang dapat mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki pada karyanya.

Jenis kritik berdasarkan penerapan:

  • Kritik induktif, yaitu kritik yang akan mengemukanan sebuah penilaian atau penghakiman terhadap suatu karya yang kemudian akan dihubungkan dengan standar penulisan karya tersebut.
  • Kritik judisial, yaitu kritik yang akan melakukan penganalisisan terhadap suatu karya dengan menggunakan fakta-fakta apa saja yang berhubungan dengan karya tersebut.
  • Kritik impresionik, yaitu kritik yang akan menggambarkan atau mengekspresikan tanggapan dari kritikus dengan cara yang langsung.

Jenis-Jenis Esai

  • Esai Deskriptif, yaitu esai yang akan menggambarkan suatu objek atau subjek yang menarik perhatian saja.
  • Esai Kritik, yaitu esai yang akan melakukan penilaian terhadap sebuah peristiwa, karya seni, maupun yang lainnya.
  • Esai Cuplikan Watak, yaitu esai yang akan melakukan pemaparan mengenai kehidupan seseorang supaya pembaca bisa memahami dengan baik tipe atau sifat dari seseorang yang digambarkan dalam esai oleh pengarang. 
  • Esai Pribadi, yaitu esai yang akan menceritakan tentang kehidupan pribadi. Biasanya akan menggunakan kata-kata sudut pandang pertama.
  • Esai Tajuk, yaitu esai yang dapat membentuk opini pembaca terkait sebuah topik atau permasalahan tertentu yang sedang panas diberitakan atau dibicarakan. Biasanya esai ini sering muncul pada surat kabar atau majalah.
  • Esai Reflektif, yaitu esai yang ditulis kalangan-kalangan intelektual dan tulisannya bersifat formal serta serius apabila topik yang mereka angkat mengenai masalah politik, kemanusiaan, pendidikan, maupun yang lainnya.

3. Struktur Kritik dan Esai

Untuk struktur penulisan, kritik dan esai juga memiliki perbedaan yang signifikan. Berikut adalah struktur penulisan diantara keduanya.

Struktur Kritik

  • Evaluasi, pada bagian ini akan berisikan sebuah pertanyaan umum yang bersifat deduktif.
  • Deskripsi Teks, ini adalah bagian isi dari paragraf kritik yang akan memberikan tanggapan yang menggunakan data-data atau tanggapan teoritis untuk mendukung pernyataan pengkritik.
  • Penegasan Ulang, ini merupakan sebuah kesimpulan yang menegaskan kembali pernyataan-pernyataan sebelumnya.

Struktur Esai

  • Pendahuluan, ini merupakan paragraf pembuka yang berisikan bahasan latar belakang mengenai topik secara umum.
  • Isi, ini merupakan paragraf isi yang berisikan uraian topik secara lebih rinci.
  • Penutup, ini merupakan paragraf kesimpulan yang berisi tentang penegasan ulang sebuah esai.

4. Ciri-Ciri Kritik dan Esai

Terakhir, untuk mengetahui perbedaan kritik dan esai. Kamu dapat melihat pada ciri-ciri keduanya karena kritik dan esai memiliki karakteristik atau cirinya masing-masing. Adapun beberapa ciri-ciri dari kritik dan esai adalah sebagai berikut:

Ciri-Ciri Kritik

  • Kritik merupakan sebuah komentar mengenai karya orang lain.
  • Penilaian dalam kritik bersifat objektif dan akan disertai dengan data serta alasan yang logis.
  • Kritik umumnya dapat disampaikan dalam bentuk tanggapan positif ataupun negatif dengan tujuan untuk memperbaiki.
  • Kritik menjadi sebuah penghubung supaya pembaca dapat memahami dengan baik rangkaian cerita.
  • Kritik membahas karya seseorang secara menyeluruh.
  • Kritik tidak dilakukan secara personal.
  • Untuk memberikan sebuah penilaian dalam kritik biasanya akan menggunakan kajian teori yang mapan.

Ciri-Ciri Esai

  • Esai berbentuk sebuah karangan singkat.
  • Kajian dalam esai bersifat subjektif alias dipengaruhi oleh opini atau pendapat pribadi penulis.
  • Esai memiliki gaya bahasa dan penulisan yang berbeda-beda.
  • Objek dan subjek yang dibahas dalam esai tidak bersifat menyeluruh, penulis dapat mengambil hal-hal yang menarik menurutnya saja. Namun, pembahasan tetap dilakukan secara utuh.
  • Esai dapat berbentuk sebuah tulisan yang informal maupun formal.

Penutup

Itulah dia perbedaan-perbedaan kritik dan esai yang harus kamu pahami. Setelah membaca semua informasi di atas, apakah kamu sudah mulai bisa membedakan kedua teks tersebut? 

Demikian informasi yang bisa Mamikos sampaikan mengenai perbedaan kritik dan esai. Semoga dapat bermanfaat untuk kamu, ya.

Jika kamu ingin mengetahui informasi lainnya seputar jenis-jenis teks, jangan lupa untuk kunjungi blog Mamikos Info karena akan ada banyak artikel-artikel menarik dan bermanfaat yang mengupas topik tersebut.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta