Contoh Kritik Sastra Novel, Cerpen dan Puisi beserta Penjelasannya Lengkap
Tahukah kamu tentang kritik sastra? Pernahkah kamu menulis sebuah kritik sastra? Kalau belum, mari simak artikel yang menjelaskan dan menghadirkan contoh kritik sastra ini.
Contoh Kritik Sastra Novel, Cerpen dan Puisi beserta Penjelasannya Lengkap – Ada banyak contoh kritik sastra novel, cerpen dan puisi yang bisa Mamikos jadikan untuk pedoman.
Setiap karya sastra pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, untuk mendedah kelebihan dan kekurangan tersebut maka terciptalah ilmu kritik sastra.
Kritik sastra ditulis bukan dengan tujuan mencerca sebuah karya sastra, melainkan membangun konstruksi berpikir untuk menemukan kemungkinan-kemungkinan lain di dalam sebuah karya. 📖😊✨
Daftar Isi
Contoh Kritik Sastra Novel, Cerpen dan Puisi

Oleh karena itu sebelum memulai mengkritik sebaiknya Mamikos melihat dulu bagaimana contoh saran dan kritik yang benar.
Di bawah ini ada ulasan selengkapnya mengenai contoh kritik pada karya sastra.
Contoh Kritik Sastra Novel
Setelah mengetahui apa pengertian dari karya sastra dan jenis-jenisnya kemudian masuk ke pembahasan mengenai contoh kritik sastra untuk karya novel sebagai berikut ini:
Contoh Kritik Sastra Novel Laskar Pelangi

Laskar Pelangi merupakan sebuah novel terkenal yang ditulis oleh Andrea Hirata. Merupakan sebuah novel yang mengangkat tema pendidikan di Indonesia khususnya untuk anak-anak yang kurang mampu.
Menceritakan tentang bagaimana 10 orang anak yang menempuh pendidikan di Belitong. Setting novel yang diceritakan adalah tahun 1970-an. Dimulai dari kisah seorang anak yang bernama Ikal.
Ikal merupakan siswa miskin yang bersekolah di Belitong. Anak-anak di Belitong tidak ada yang bersekolah sampai tinggi, hanya lulus SD saja sudah pencapaian luar biasa.
Ikal beserta teman-temannya yang lain mendapat julukan Laskar Pelangi. Julukan tersebut diberikan karena mereka menerima banyak sekali cobaan dalam menempuh pendidikan.
Mulai dari pejabat pemerintahan yang bersifat skeptis, kemiskinan, perusahaan serakah dan fasilitas hancur. Mereka juga harus menghadapi kepercayaan diri yang rendah dalam menempuh pendidikan.
Ada banyak nilai kehidupan yang bisa didapatkan dari novel Laskar Pelangi. Contoh nilai yang ingin disampaikan oleh penulis adalah mengenai kehidupan sosial.
Anak-anak yang tidak mampu tersebut tetap semangat dalam menempuh pendidikan. Selain itu Mamikos juga akan menikmati bagaimana keindahan dari Pulau Belitong.
Contoh Kritik Sastra Novel Daun yang Jatuh Tidak Pernah Membenci Angin

Kritikan kedua berasal dari novel Daun yang Jatuh Tidak Pernah Membenci Angin. Merupakan sebuah novel yang ditulis oleh Tere Liye. Salah satu penulis besar di Indonesia yang namanya sudah terkenal.
Daun yang Jatuh Tidak Pernah Membenci Angin merupakan sebuah novel yang menceritakan kisah tentang seorang kakak beradik bernama Dede dan Tania.
Dede dan Tania adalah anak malang yang hidupnya menggelandang dan harus putus sekolah. Kehidupan kedua anak tersebut berubah setelah bertemu dengan pria baik hati bernama Damar.
Berlanjut ke kedekatan Damar dengan keluarga tersebut bahkan memberikannya sebuah rumah kontrakan. Damar pun semakin dekat dengan Tania dan perlahan-lahan perasaan itu muncul.
Lebih tepatnya hati Tania yang semakin terasa jelas bahwa dirinya menyukai Damar. Ia tahu perbedaan usia di antara mereka akan menyulitkan perasaannya itu.
Kelemahan novel yang satu ini adalah terlihat dari ceritanya tampak klise. Ceritanya mirip dengan sinetron pada umumnya. Kendati demikian Tere Liye tetap mampu mengisahkan sebuah cerita yang sederhana.
Kelebihan dari novel ini adalah mendapatkan pembelajaran baru mengenai cinta. Artinya cinta memang tidak memandang usia dan membutuhkan kejujuran.
Contoh Kritik Sastra Novel Bumi Tere Liye

Berikutnya adalah kritik pada novel Bumi karangan Tere Liye. Bumi merupakan sebuah novel fantasi yang ada seriesnya. Mengisahkan tentang anak yang dapat menghilang bernama Raib.
Raib dan kedua temannya memasuki dunia baru bernama Klan Bulan, yang merupakan dunia paralel tempat Raib berasal.
Kelemahannya adalah terletak pada ending cerita yang sedikit memaksa. Bukankah seharusnya ending cerita itu diselesaikan oleh tokoh utama? Yaitu si Raib
Kelebihannya adalah Tere Liye mampu memberikan cerita-cerita menarik dan pengetahuan baru lewat novel Bumi.
Contoh Kritik Sastra Novel Hujan Karangan dari Tere Liye

Siapa yang tidak kenal dengan Tere Liye, seorang penulis asal Indonesia yang telah menerbitkan banyak buku. Salah satu karyanya adalah novel yang berjudul Hujan. Dalam novel Hujan bercerita tentang sosok anak perempuan bernama Lail.
Diceritakan Lail yang menyukai hujan ditinggal oleh kedua orangtuanya dalam sebuah bencana. Saat itu Tere Liye menggambarkan suasana di masa depan lebih tepatnya berada di 2024 dengan perkembangan teknologi yang lebih canggih.
Hal ini digambarkan dalam sosok Elijah yang merupakan seorang Paramedis. Saat itu Lail ingin melupakan ingatannya dengan meminta bantuan Elijah menggunakan teknologi modifikasi ingatan.
Bermula dari Lail yang kehilangan kedua orangtuanya lalu bertemu dengan laki-laki bernama Soke Bahtera, pria pintar dengan nama panggilan Esok. Ketika membaca buku Hujan ini banyak nama-nama unik yang disebutkan oleh penulis seperti Elijah dan Soke Bahtera.
Selain itu novel ini juga mengangkat kehidupan di masa depan. Penggambaran masa depan tersebut merupakan bentuk penyegaran untuk novel-novel di zaman sekarang. Walaupun secara keseluruhan novel ini dibungkus apik tetapi alurnya terkesan lamban.
Kendati demikian Tere Liye berhasil membuat cerita yang bisa diambil pelajarannya. Seperti arti kehilangan, persahabatan dan bersikap dewasa yang digambarkan dengan tokoh Maryam.
Contoh Kritik Sastra Novel Perahu Kertas

Selanjutnya adalah kritikan untuk novel yang berhasil diangkat menjadi film ini yaitu Perahu Kertas. Sebuah novel karangan Dewi Lestari dan terbit pada tahun 2009. Perahu kertas merupakan sebuah novel yang menceritakan kisah tentang remaja SMA dengan nama Keenan.
Keenan merupakan anak remaja yang baru menyelesaikan pendidikannya di Amsterdam. Kemudian Keenan kembali lagi ke Indonesia untuk melanjutkan kuliahnya di Kota Bandung. Keenan bertemu dengan perempuan bernama Dugy yang berkuliah di Fakultas Sastra.
Setelah diperkenalkan dengan sahabatnya yang bernama Noni dan Eka, Keenan dan Kugy akhirnya bersahabat juga. Tetapi lama kelamaan ada perasaan sayang yang muncul di antara keduanya.
Kelebihan dari novel Perahu Kertas adalah pertama dari tema yang diangkat oleh Dewi Lestari sangat dekat dengan kenyataan. Tentu ada banyak orang perempuan dan laki-laki yang mengalami friendzone. Tentu saja sebagai pembaca akan larut di dalam cerita yang disuguhkan oleh Dewi Lestari.
Gaya bahasa yang digunakan juga terkesan ringan sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Sedangkan untuk kekurangannya adalah terlalu menggunakan banyak setting yang menyebabkan kebingungan ketika dibaca. Oleh karena itu ketika membaca novelnya harus bisa mengatur fokus.
Halaman:
