10 Pertanyaan saat Taaruf untuk Calon Suami Sebelum Melangsungkan Pernikahan
Mulai dari mengenal diri dan mengetahui apa yang kita butuhkan untuk mengetahui calon pasangan yang tepat.
8. Bagaimana kamu menjaga hubungan dengan keluarga besar setelah menikah?
Menikah tak hanya mempersatukan suami dan istri tapi juga keluarga besar dari kedua belah pihak.Â
Apakah dia tipe yang terlalu bergantung pada keluarga, atau justru menjaga jarak berlebihan? Dari sini kamu bisa tahu seberapa siap dia membuat rumah tangga yang mandiri tanpa memutus hubungan kekeluargaan.Â
Apakah nanti setelah menikah tinggal sendiri atau tinggal bersama mertua? Apakah ia masih menanggung biaya adiknya atau menjadi sandwich generation?Â
9. Bagaimana kamu menghadapi tekanan atau kegagalan dalam hidup?
Pernikahan tentunya tidak akan seperti kisah dimana pemeran utama hidup bahagia selama-lamanya.Â
Akan ada banyak cobaan, rintangan, halangan dari berbagai arah yang akan kamu hadapi berdua.
Pertanyaan ini bisa memperlihatkan daya tahan mental dan cara calon suami memaknai kegagalan.Â
Apakah dia cenderung menyalahkan keadaan, atau menjadikannya pelajaran? Dari cara dia bercerita, kamu bisa menangkap kematangan berpikir dan ketangguhan emosionalnya.Â
Kamu juga bisa menilai apakah dia terbuka terhadap dukungan pasangan atau lebih suka memendam masalah sendiri.Â
Karena dalam rumah tangga, selain kepintaran mencari solusi saat ada masalah, harus ada kesediaan untuk saling menopang di masa sulit.
10. Nilai-nilai apa yang paling penting ingin kamu terapkan dalam pernikahan?
Dari jawaban calon suami, kamu bisa melihat apakah nilai-nilai yang kamu pegang selama ini sejalan atau justru berbeda jauh.Â
Misalnya, kalau kamu menghargai komunikasi terbuka tapi dia lebih tertutup, mungkin butuh waktu untuk menyesuaikan. Idealnya, pasangan yang cocok punya fondasi nilai yang sama, meski cara menjalankannya bisa berbeda.Â
Nilai adalah kompas dalam pernikahan yang membantu kalian tetap searah bahkan saat menghadapi badai. Jadi, pastikan kamu benar-benar memahami apa yang dia pegang, karena dari situlah arah hubungan akan dibangun.
Dari beberapa pertanyaan di atas, perlu kamu pahami bahwa taaruf bukan soal tanya-jawab formal, tapi kesempatan besar untuk benar-benar mengenal seseorang sebelum melangkah ke pernikahan.Â
Lewat pertanyaan yang tepat, kamu bisa tahu gimana cara dia berpikir, memutuskan, dan menghadapi hidup.Â
Karena pernikahan itu perjalanan panjang, dan yang kamu butuhkan bukan sekadar pasangan hidup, tapi juga teman yang bisa saling dukung di tiap fase.Â
Jadi, jalani taaruf dengan tenang, terbuka, dan jujur. Kadang jawaban yang kamu butuhkan bukan yang paling manis, tapi yang paling nyata dan membuatmu yakin untuk melangkah.
Selamat menyusun daftar pertanyaan taaruf untuk calon suami ya dan semoga tahun depan sudah tidak jomblo lagi, ya!
Referensi:
Jangan Asal! Ini 10 Pertanyaan Penting yang Perlu Ditanyakan Saat Taaruf [Daring].
Tautan: https://www.rumahzakat.org/pertanyaan-saat-taaruf/
Pertanyaan-pertanyaan Penting dalam Proses Ta’aruf [Daring].
Tautan: https://ruangkeluarga.id/pertanyaan-pertanyaan-penting-dalam-proses-taaruf/
Saat Taaruf, Tanyakan Ini Pada Calonmu [Daring].
Tautan: https://menujunikah.co.id/blog/pertanyaan-saat-taaruf/
Halaman:

