11 Pertanyaan yang Akan Muncul saat Hari Lebaran dan Cara Menjawabnya
Kamu yang risau mendapat berbagai pertanyaan privasi saat lebaran, jangan khawatir! Mamikos punya berbagai jawaban sebagai referensi.
4. Kamu Gendutan, Ya? Sekarang Kurus Banget!
Selain kapan lulus, kapan kerja, pertanyaan yang akan muncul saat hari Lebaran yang dirasa menyakitkan hati adalah seputar fisik.
Entah pertanyaan mengenai badan yang bagi mereka terlihat lebih gendut, kurus, bahkan terkadang pertanyaan mengenai jerawat yang ada di wajah. Padahal kenyataannya, tidak ada yang berubah dari berat badan kamu.
Mungkin saja hal itu terjadi karena kamu jarang atau bahkan sudah lama tidak bertemu dengan saudara-saudaramu. Sehingga mereka merasa terjadi perbedaan pada dirimu.
Sama seperti pertanyaan-pertanyaan sebelumnya, sebaiknya kamu tidak perlu menggunakan emosi. Meskipun rasanya kamu ingin marah bahkan berteriak karena pertanyaan tersebut.
Kamu bisa mengalihkan jawaban dengan sedikit candaan seperti:
“Alhamdulillah, kalau gendutan berarti banyak uang jadi bisa jajan terus.”
“Kurusan soalnya emang diet biar gampang beli baju-baju mahal yang bagus.”
“Iya, nih, jerawatnya lagi banyak. Soalnya kemaren belum sempet pergi treatment bulanan seperti biasanya. Lagi sibuk banget.”
“Ah, nggak apa-apa jerawatan, tapi kan duitnya banyak.”
5. Pacarnya Mana Kok Nggak Dibawa?
“Udah punya pacar belum?”
“Kok pacarnya nggak dibawa, nggak dikenalin?”
Sudah berapa kali Lebaran kamu mendapat pertanyaan seperti ini? Tentu bagi kamu yang belum memiliki pasangan alias jomblo, pertanyaan-pertanyaan tersebut mengganggu.
Jangankan yang masih jomblo, yang sudah punya pacar pun mungkin akan merasa tidak menyukainya. Bahkan, mungkin kamu sudah mendengarnya berkali-kali.
Nah, Mamikos punya beberapa alternatif jawaban terutama bagi kamu kaum jomblo dalam menghadapi pertanyaan yang akan muncul saat hari Lebaran.
“Aku aja juga nggak tau pacarnya di mana, Tante, Om. Kalau tau nanti kabarin, ya.”
“Kebetulan belum ada calon, nih, kalau Om, Tante, punya kenalan anak tunggal kaya raya boleh lho dikenalin ke saya.”
“Belum ada pacar, nih, doakan saja ketemu yang pas terus langsung nikah.”
“Oh, pacar saya lagi sama keluarganya, kan Lebaran, masa ikutan ke keluarga orang.”
6. Kapan Nikah? Udah Umur Segini, Lho!
Pertanyaan ini akan sering kamu dengar seiring bertambahnya usiamu yang bagi sebagian orang harusnya sudah berkeluarga atau menikah.
Tidak bisa dimungkiri, terkadang kamu akan bertemu dengan orang yang bahkan tidak hanya melontarkan pertanyaan khas Lebaran, tapi diikuti dengan sindiran usia, perbandingan dengan orang lain, dan sebagainya.
Tenang, tidak perlu marah. Kesal itu wajar, tapi sebaiknya kamu tetap menjaga emosi dan intonasi saat menjawab, ya.
Alih-alih menjawab dengan tidak sopan, pertanyaan yang akan muncul saat hari Lebaran tersebut bisa kamu jawab seperti:
“Mohon doanya saja, kalau sudah waktunya nanti juga akan ketemu jodoh.”
“Nggak apa-apa, Siti Khadijah aja ketemu Rasulullah di usia 45 tahun, lho.”
“Nggak perlu terburu-buru, saya masih mau mengejar karier/sekolah tinggi dulu. Biar nanti jadi ibu yang baik dan hebat untuk anak-anaknya.”
7. Kok Belum Hamil? Kapan Tambah Anak?
Banyak yang merasa bahwa pertanyaan kapan hamil, kok belum punya anak, dan hal yang berkaitan lainnya adalah pertanyaan yang lebih sensitif daripada kapan nikah.
Apalagi jika sudah menikah beberapa tahun tapi belum kunjung diberikan keturunan. Penting untuk diingat bahwa hal tersebut bukan kuasa manusia, sehingga kamu jangan sampai larut dalam rasa sakit hati dan kesedihan, ya.
Kamu tetap bisa meminta untuk didoakan dan mungkin saran yang berkaitan dengan program kehamilan.
Misalnya, “Mungkin Allah belum kasih, karena kami dirasa belum siap. Kalau Tante, Om, punya kenalan dokter atau program hamil yang bagus, boleh dibagi, ya.”
Lalu bagaimana cara menjawab pertanyaan yang akan muncul saat hari lebaran seperti “kapan tambah anak?”.
Nah, bisa dijawab dengan kamu yang mengikuti program KB atau masih ingin fokus dengan anak pertama agar tidak kehilangan masa pertumbuhan.
Halaman:

