7 Prospek Kerja Jurusan Ilmu Perpustakaan Beserta Gelar, dan Materi yang Dipelajari
Penasaran dengan prospek kerja apa saja yang tersedia bagi lulusan Ilmu Perpustakaan? Simak detail beserta kisaran gajinya di sini.
5. Kurator
Kurator juga termasuk dalam daftar prospek kerja Jurusan Ilmu Perpustakaan yang menarik untuk dicoba.
Menjadi kurator artinya harus banyak membaca agar punya bekal pengetahuan yang cukup. Sebab, kurator dituntut untuk mengerti banyak hal pada suatu bidang spesifik.
Misal menjadi kurator buku, tentu sebelum terjun menjadi kurator hendaknya memahami tentang dunia perbukuan.
Mulai dari sistem penerbitan, mekanisme penerbitan, perundang-undangan, hingga tata kelola perbukuan.
Namun, pekerjaan kurator juga bisa masuk ke bidang seni rupa, seni pertunjukan, bahkan kurator produk.
Syaratnya adalah memahami dengan baik dan mendalam setiap bidang yang ditekuni. Singkatnya, menjadi pakar atau spesialis di bidang tersebut.
Untuk urusan gaji, di Indonesia seorang kurator dapat dihargai dengan kisaran gaji 2 juta hingga 5 juta. Tergantung instansi dan tergantung UMR yang diterapkan.
Seandainya kamu berminat menjadi kurator, pastikan mulai saat ini kamu sudah banyak membaca. Karena kamu wajib punya bekal pengetahuan yang luas dan mendalam.
6. Penulis (Content Writer)
Content writer atau penulis juga termasuk lapangan kerja yang potensial untuk lulusan Jurusan Ilmu Perpustakaan.
Meski terkesan kurang bergengsi, nyatanya content writer banyak dibutuhkan oleh berbagai sektor pekerjaan, mulai dari swasta hingga sektor pekerjaan, mulai dari yang berkecimpung di dunia kuliner hingga olahraga.
Berbekal kebiasaan membaca, dan teknik penulisan yang diperoleh sewaktu kuliah, content writer bisa menjadi prospek kerja Jurusan Ilmu Perpustakaan yang patut diperhitungkan.
Ditambah lagi dengan lingkungan kerja yang menyenangkan, sebab kamu bisa saja bekerja dari rumah.
Untuk urusan gaji, pekerjaan content writer menawarkan gaji yang sangat bervariatif, tergantung dengan sistem kerja apa kamu bekerja, apakah WFH atau WFO, dan UMR yang berlaku.
Biasanya, apabila berstatus freelance, seorang content writer bisa digaji dari 500 ribu hingga 2 juta. Namun apabila berstatus kontrak atau tetap, gajinya bisa lebih dari itu.
Sayangnya pekerjaan sebagai content writer ini lebih banyak ditemui di sektor swasta, jarang sekali ada instansi pemerintahan yang membuka lowongan spesifik sebagai content writer dengan sistem kerja kontrak apalagi tetap.
Halaman:

