Rangkuman Materi Pendudukan Jepang di Indonesia Secara Singkat Kelas 11 SMA

Rangkuman materi pendudukan Jepang di Indonesia – Jika dilihat dari rentang waktunya, sepertinya hanya sebentar Jepang menjajah Indonesia.

Namun, kamu perlu tahu kalau dalam waktu singkat itu ada banyak sekali dampaknya untuk masyarakat Indonesia.

Dampaknya bisa terlihat dari bidang politik, ekonomi sampai sosial. Supaya lebih tahu tentang pendudukan Jepang di Indonesia, simak saja artikel ini sampai selesai.

Materi Pendudukan Jepang di Indonesia

https://wikimedia.org/

Seperti yang kamu tahu, negara Indonesia sangat kaya akan sumber daya alamnya. Jadi, jangan heran kalau di zaman dahulu ada banyak negara yang tertarik untuk menjajah, termasuk Jepang.

Jepang ini datang pertama kali ke Indonesia ketika 11 Januari 1942. Wilayah yang pertama kali didatangi adalah Tarakan, Kalimantan Timur. 

Coba tebak, mengapa Tarakan menjadi lokasi pertama yang dipilih dalam materi pendudukan Jepang di Indonesia?

Alasannya adalah pada saat itu, Jepang begitu memerlukan suplai bahan bakar minyak setelah hubungannya dengan Amerika Serikat memburuk. 

Jadi, negara itu mencari wilayah yang punya sumber bahan bakar minyak seperti Indonesia.

Ketika Jepang pertama kali datang ke Indonesia, masyarakat memberikan sambutan yang baik. 

Negara itu juga mengaku sebagai saudara tua, jadi masyarakat tidak menolak kehadirannya.

Jepang juga memberikan janji untuk mengusir sekutu. Karena, pada saat itu Indonesia sedang dikuasai oleh Belanda. Jadi, seolah memberikan harapan besar kepada masyarakat.

Masyarakat kemudian percaya saja ketika ada gerakan 3A (Jepang cahaya Asia, Jepang pemimpin Asia dan Jepang pelindung Asia). 

Karena menganggap gerakan itu menjadi titik awal untuk melepaskan bangsa Indonesia dari penjajahan.

Akan tetapi, kamu wajib tahu kalau ternyata materi pendudukan Jepang di Indonesia menunjukkan bahwa harapan bangsa tidak menjadi kenyataan. Gerakan 3A bukan membawa kemerdekaan.

Rupanya gerakan 3A adalah strategi Jepang dalam mengontrol Indonesia, termasuk mengeksploitasi sumber daya alam dan sumber daya manusia. Bagaimana pendapatmu sendiri tentang strategi ini?

Karena strategi tersebut, akhirnya Jepang menguasai Indonesia dan meninggalkan kenangan buruk bagi bangsa. Sebab, banyak sekali kekejaman yang dilakukannya kepada masyarakat.

Dampak Pendudukan Jepang dalam Bidang Politik

Kalau membahas tentang materi pendudukan Jepang di Indonesia, tentu tidak boleh melewatkan tentang dampaknya. Salah satu dampaknya adalah di bidang politik.

1. Restrukturisasi Pemerintahan

Kamu pasti tahu bukan kalau Indonesia punya angkatan darat dan angkatan laut? Keduanya adalah warisan dari pendudukan Jepang. 

Ketika Jepang menguasai tanah air, dilakukan restrukturisasi pemerintahan dengan membaginya menjadi dua. 

Yakni menjadi Rikugun atau angkatan darat yang menaungi wilayah Sumatera dan Malaya. Kemudian ada Kaigun atau angkatan laut yang menaungi wilayah Jawa, Madura, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Papua. 

2. Reorganisasi Administrasi 

Percayakah kamu jika Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) adalah dampak politik dari Jepang? 

Faktanya, memang dilakukan reorganisasi administrasi, menyesuaikan struktur pemerintahan dari mereka. 

Dalam materi pendudukan Jepang di Indonesia, daerah karesidenan diganti jadi Syu, kabupaten diganti jadi Ken, kota praja diganti jadi Syi, kawedanan diganti jadi Gun, kecamatan diganti jadi So, desa diganti jadi Ku, RT dan RW jadi Tonarigumi.

Lalu, apa pentingnya peran Tonarigumi bagi Jepang? Tonarigumi atau RT dan RW dimanfaatkan guna memata-matai masyarakat yang menentang mereka.

3. Propaganda Tokoh Penguasa

Kamu wajib tahu kalau Jepang punya banyak strategi untuk menguasai Indonesia. Pertama menganggap diri sebagai saudara tua dan membentuk gerakan 3A untuk mengambil simpati masyarakat.

Kemudian membuat berbagai organisasi propaganda yang pemimpinnya adalah tokoh penguasa tanah air. 

Tujuannya supaya bisa menarik lebih banyak pengikut yang akhirnya harus mendukung Jepang.

Contohnya saja adalah Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA) yang pemimpinnya adalah Bung Karno dan Bung Hatta. 

Lalu ada Badan Pertimbangan Pusat (CHUO SANGI IN) yang pemimpinnya adalah Bung Karno.

Dampak Pendudukan Jepang dalam Bidang Ekonomi

Kamu sudah membaca materi pendudukan Jepang di Indonesia yang menyebutkan kalau kedatangan mereka adalah untuk mengambil sumber daya minyak bumi. Jadi, sudah pasti kedatangan mereka juga berdampak ke bidang ekonomi.

Ketika masa itu, kehidupan ekonomi masyarakat menjadi banyak dibatasi, diatur dan dikuasai oleh pemerintah. 

Semua aktivitas ekonomi yang sebelumnya dijalankan Belanda kemudian berpindah ke tangan Jepang.

Selain itu, ada banyak kebijakan di bidang ekonomi lainnya yang dilakukan oleh Jepang. Sebagian besar justru menyengsarakan masyarakat seperti penjelasan di bawah ini.

1. Asimilasi Aset Ekonomi 

Kebijakan ini membuat Jepang merampas aset-aset yang ditinggalkan oleh Belanda. Ada aset perkebunan, perbankan, pabrik sampai pertanian. 

Tentu diambilnya aset ini jadi penderitaan bagi masyarakat Indonesia.

2. Swasembada

Ada lagi kebijakan lainnya dari Jepang yakni swasembada. Tujuan sebenarnya adalah untuk mengekang masyarakat supaya tidak menjalin hubungan dengan negara lain. Sehingga hanya bergantung sepenuhnya pada mereka.

Kebijakan swasembada membuat masyarakat harus memenuhi keperluannya sendiri. Tidak boleh melakukan impor dari negara lain. 

Kalau menurutmu sendiri, apakah kebijakan seperti ini bagus bagi sebuah negara?

3. Setoran Wajib 

Materi pendudukan Jepang di Indonesia tidak terlepas dari kebijakan setoran wajib. Mungkin kamu juga sudah pernah tahu tentang kebijakan semacam ini.

Ketika masa itu, setoran wajib dikumpulkan ke lembaga Jawa Hokokai juga Nagyo Kumiai (Koperasi Pertanian). 

Ada banyak sekali setoran wajib yang harus diserahkan oleh masyarakat.

Masyarakat harus menyerahkan 30% pendapatan pada pemerintah Jepang. Lalu, sebanyak 20% untuk lumbung desa. Sementara 40% untuk pribadi dan sisanya diserahkan ke koperasi. 

Mungkin kamu merasa 40% untuk pribadi sudah cukup bagi masyarakat. Tetapi, kamu wajib tahu juga kalau 40% tersebut pada akhirnya juga dirampas oleh Jepang. Jadi, pada saat itu kehidupan masyarakat sangat menderita.

Dampak Pendudukan Jepang dalam Bidang Sosial

Untuk materi pendudukan Jepang di Indonesia yang terakhir, mari membahas tentang dampaknya dalam bidang sosial. 

Seperti ini berbagai kebijakan di bidang sosial yang mempengaruhi kehidupan masyarakat.

1. Larangan Terkait Kebudayaan Barat

Jepang menetapkan kebijakan untuk melarang seluruh kebudayaan Barat masuk ke Indonesia. 

Misalnya saja melarang penggunaan Bahasa Belanda. Akan tetapi, bukan berarti mereka hanya memberikan larangan.

Jepang juga berusaha menarik simpati masyarakat dengan mengizinkan bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi dalam pengantar pendidikan. Kemudian, sistem pendidikan dari Belanda juga diganti dengan sistem pendidikan Jepang. 

2. Eksploitasi Masyarakat

Kalau kamu suka membaca materi pendudukan Jepang di Indonesia, pasti sudah akrab dengan istilah Romusha dan Jugun ianfu. 

Kebijakan Romusha membuat para laki-laki harus bekerja tanpa upah, misalnya untuk membangun jalan.

Mereka harus bekerja tanpa ada istirahat sehingga banyak sekali yang meninggal karena kelelahan. 

Jadi, Jepang bukan sekedar mengeksploitasi sumber daya alam, namun juga mengeksploitasi sumber daya manusia Indonesia.

Kalau kebijakan Jugun ianfu dibebankan kepada para perempuan. Perempuan harus bekerja sebagai penghibur dan memuaskan nafsu pihak tentara Jepang. 

Jadi, kalau mengingat masa pendudukan Jepang di Indonesia, bisa dibilang meninggalkan sejarah yang sangat kelam. Mereka memperlakukan masyarakat dengan kejam demi keuntungan sendiri.

Pendudukan Jepang di Indonesia memang banyak meninggalkan kenangan buruk. Akan tetapi, ada pula dampak positifnya. Jadi, seperti itulah materi pendudukan Jepang di Indonesia.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta