Rangkuman Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Biologi SMA Kelas 11

Darah adalah zat dari tubuh yang paling krusial. Yuk, pelajari sistem peredaran darah di artikel ini.

04 Oktober 2023 Lintang Filia

Rangkuman Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Biologi SMA Kelas 11 – Pada jenjang ini, kamu akan mendapatkan rangkuman materi sistem peredaran darah manusia.

Untuk mempermudah proses belajar kamu, artikel ini berisi rangkuman materi sistem peredaran darah.

Rangkuman materi ini bisa kamu pergunakan untuk menambah pengetahuan tentang ilmu Biologi.

Pastikan kamu sudah siap belajar bersama Mamikos.

Pengertian Sistem Peredaran Darah

Rangkuman Materi sistem peredaran darah manusia biologi SMA kelas 11
unsplash.com/@Robina Weermeijer

Sistem peredaran darah manusia merupakan suatu sistem yang kompleks yang berfungsi untuk mengedarkan zat-zat nutrisi, oksigen, hormon, dan mengangkut limbah-limbah metabolisme.

Oleh karena itu, sistem ini perlu dijaga agar tidak mengalami gangguan peredaran darah yang dapat mengakibatkan kerusakan pada tubuh.

Adapun sistem ini memiliki alat peredaran yang terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan darah itu sendiri.

Rangkuman Materi Sistem Peredaran Darah Manusia – Alat Peredaran Darah

Sistem peredaran darah memerlukan alat untuk dapat menjalankan tugas-tugasnya.

Di antara alat peredaran darah ini juga mempunyai fungsi dan kinerja masing-masing yang akan membantu proses pengangkutan zat-zat yang diperlukan oleh tubuh manusia.

1. Jantung

Jantung adalah organ otot yang berfungsi sebagai pompa untuk menggerakkan darah ke seluruh tubuh.

Jantung terdiri dari empat ruang utama, yaitu atrium kanan, ventrikel kanan, atrium kiri, dan ventrikel kiri.

Atrium dan ventrikel merupakan empat ruang utama dalam jantung, dan masing-masing memiliki peran penting dalam sirkulasi darah.

Atrium Kanan

   – Menerima darah yang kaya karbon dioksida dari seluruh tubuh melalui vena cava.

   – Memompa darah ke ventrikel kanan.

Ventrikel Kanan

   – Menerima darah kaya karbon dioksida dari atrium kanan.

   – Bertugas memompa darah ke paru-paru melalui arteri pulmonalis.

   – Bertanggung jawab untuk memompa darah ke sirkulasi paru-paru.

Atrium Kiri

   – Menerima darah yang membawa oksigen dari paru-paru melalui vena pulmonalis.

   – Memompa darah ke ventrikel kiri.

Ventrikel Kiri

   – Menerima darah kaya oksigen dari atrium kiri.

   – Memiliki tugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh melalui aorta.

   – Memiliki dinding otot yang lebih tebal dibanding ventrikel kanan karena harus memompa darah ke sirkulasi tubuh yang lebih besar.

2.Pembuluh Darah

Pembuluh darah terbagi menjadi tiga jenis pembuluh dara utama. Termasuk di dalamnya adalah arteri, vena, dan kapiler.

Tiga jenis pembuluh darah utama—arteri, vena, dan kapiler—memainkan peran penting dalam sirkulasi darah di dalam tubuh.

Arteri membawa darah dari jantung ke berbagai bagian tubuh, vena membawa darah kembali ke jantung, dan kapiler menyediakan situs pertukaran yang efisien antara darah dan jaringan.

Berikut penjelasan rinci tentang tiga jenis pembuluh darah.

Arteri

   – Fungsi Utama: Membawa darah dari jantung ke berbagai bagian tubuh.

   – Ciri Khas: Dinding arteri tebal dan elastis untuk menahan tekanan darah yang tinggi saat darah dipompa keluar dari jantung.

   – Contoh: Aorta, arteri koroner.

Vena

   – Fungsi Utama: Mengumpulkan dan membawa darah kembali ke jantung.

   – Ciri Khas: Vena memiliki katup (klep) untuk mencegah darah mengalir mundur, membantu dalam perjalanan darah melawan gravitasi.

   – Contoh: Vena cava, vena pulmonalis.

Kapiler

   – Fungsi Utama: Memungkinkan pertukaran zat antara darah dan jaringan tubuh, termasuk pertukaran oksigen, nutrisi, dan limbah.

   – Ciri Khas: Kapiler memiliki dinding yang sangat tipis, sehingga memudahkan pertukaran zat antara darah dan sel-sel tubuh.

   – Contoh: Kapiler darah.

3. Darah

Di dalam darah terkandung sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan plasma darah.

Komponen-komponen darah juga memiliki tugas masing-masing.

Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai tiga komponen dalam darah.

Sel Darah Merah (Eritrosit)

Fungsi utama sel darah merah adalah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membawa karbon dioksida kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan.

Eritrosit memiliki ciri khas tidak memiliki inti sel. Sebagian besar sel dara merah diisi oleh hemoglobin atau pigmen yang membantu pengankutan oksigen.

Jumlah sel darah merah sendiri lebih banyak daripada sel darah putih dan jumlahnya dapat mencapai jutaan dalam satu tetes darah.

Sel Darah Putih (Leukosit)

Fungsi utama sel darah putih adalah sebagai sistem kekebalan tubuh, melawan infeksi, dan membersihkan sel-sel mati atau bahan asing.

Berbeda dari eritrosit, leukosit memiliki inti sel yang terbagi menjadi beberapa jenis. Inti sel tersebut adalah neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil, dan basofil.

Jumlah sel darah putih diketahui lebih sedikit daripada sel darah merah. Namun, jumlahnya dapat meningkat sebagai tanda adanya infeksi atau peradangan di dalam tubuh.

Plasma Darah

Plasma darah membawa berbagai zat termasuk air, garam, hormon, nutrisi, dan limbah dalam sirkulasi darah.

Plasma darah dapat diketahui sebagai cairan kuning kecoklatan yang merupakan bagian terbesar dari volume darah total.

Terdiri dari air sebanyak 90%, protein (albumin, globulin, dan fibrinogen), elektrolit, nutrisi, hormon, dan zat lain yang dibawa oleh darah.

4. Siklus Peredaran Darah

Darah dipompa dari ventrikel kiri ke arteri besar bernama aorta. Aorta bercabang menjadi arteri-arteri kecil dan kapiler di seluruh tubuh.

Pertukaran oksigen dan nutrisi kemudian terjadi di kapiler, dan darah yang kaya karbon dioksida kembali ke jantung melalui vena.

Darah dari atrium kanan dipompa ke paru-paru untuk memperoleh oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.

5. Regulasi Tekanan Darah

Tekanan darah diatur oleh mekanisme seperti renin-angiotensin-aldosteron dan refleks baroreseptor.

Tekanan darah yang normal penting untuk menjaga aliran darah yang efisien ke seluruh tubuh.

Rangkuman Materi Peredaran Darah Manusia  – Jenis Peredaraan Darah

Sistem peredaran darah manusia terdiri dari dua jenis peredaran, yaitu peredaran darah besar (sistem peredaran darah sistemik) dan peredaran darah kecil (sistem peredaran darah pulmoner).

Peredaran Darah Besar (Sistem Peredaran Darah Sistemik)

sistem peredaran darah besar
freepik.com/@brgfx

Peredaran darah besar adalah sistem peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung.

Prosesnya, bilik kiri – aorta – seluruh tubuh kecuali paru-paru – vena cava – serambi kanan.

Peredaran Darah Kecil (Sistem Peredaran Darah Pulmoner)

sistem peredaran darah pulmonari
freepik.com/@brgfx

Peredaran darah kecil adalah peredaran darah yang dilakukan oleh jantung dan paru-paru.

Prosesnya, bilik kanan – aorta pulmonalis – paru-paru – vena pulmonalis – serambi kiri.

Rangkuman Materi Sistem Peredaran Darah Manusia  – Fungsi Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah memiliki beberapa fungsi kunci yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup manusia, seperti:

  • Mengangkut oksigen dan nutrisi.
  • Mengangkut limbah metabolisme.
  • Distribusi hormon.
  • Pertahanan imun.
  • Pembekuan darah yang dilakukan trombosit saat tubuh mengalami luka luar.
  • Pengaturan suhu saat terjadinya metabolisme dan menghasilkan panas.

Rangkuman Materi Sistem Peredaran Darah Manusia  – Kelainan Darah

Ada beberapa kelainan atau gangguan yang dapat terjadi dalam sistem darah manusia.

Banyak kelainan sistem darah ini bersifat genetik, tetapi beberapa juga dapat disebabkan oleh faktor lingkungan atau kondisi medis tertentu.

Berikut beberapa contoh kelainan tersebut:

1. Anemia

Anemia terjadi ketika kadar sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari normal.

Penyakit ini dapat disebabkan oleh kekurangan zat besi, defisiensi vitamin B12 atau asam folat, atau masalah genetik.

2. Hemofilia

Hemofilia adalah kelainan genetik yang membuat darah sulit untuk membeku.

Penderita hemofilia cenderung mengalami pendarahan yang berlebihan, bahkan dari luka kecil.

3. Leukemia

Leukemia merupakan jenis kanker darah yang terjadi ketika sel-sel darah putih abnormal tumbuh secara tidak terkontrol.

Leukimia dapat mengganggu produksi sel darah normal dalam sumsum tulang.

4. Trombositopenia

Trombositopenia adalah kondisi di mana jumlah trombosit (sel darah yang membantu dalam pembekuan darah) dalam darah sangat rendah. Ini dapat menyebabkan risiko perdarahan yang tinggi.

5. Sickle Cell Anemia

Sickle cell anemia adalah kelainan genetik di mana sel darah merah berbentuk seperti sabit, sehingga sulit untuk melewati pembuluh darah yang lebih kecil.

Hal ini dapat menyebabkan obstruksi aliran darah dan krisis vaso-oklusif.

6. Trombosis

Trombosis terjadi ketika terbentuk bekuan darah (trombus) di dalam pembuluh darah.

Jika trombus ini terlepas dan masuk ke aliran darah, dapat menyebabkan penyumbatan pada organ vital.

7. Hemokromatosis

Hemokromatosis adalah kelainan genetik di mana tubuh menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan. Akumulasi zat besi yang berlebihan dapat merusak organ-organ internal.

8. Penyakit Von Willebrand

Merupakan gangguan pembekuan darah yang disebabkan oleh kurangnya atau disfungsi protein Von Willebrand, yang penting untuk pembekuan darah yang normal.

Rangkuman Materi Sistem Peredaran Darah Manusia  – Golongan darah

Golongan darah manusia dibedakan berdasarkan adanya antigen dan antibodi pada permukaan sel darah merah.

Sistem golongan darah ABO dan sistem Rh adalah dua sistem golongan darah utama.

Berikut adalah penjelasan singkat tentang kedua sistem tersebut:

1. Sistem Golongan Darah ABO

Terdapat empat tipe golongan darah utama: A, B, AB, dan O.

Antigen pada Sel Darah Merah:

      – Manusia dengan golongan darah A memiliki antigen A pada sel darah merah.

      – Manusia dengan golongan darah B memiliki antigen B pada sel darah merah.

      – Manusia dengan golongan darah AB memiliki kedua antigen A dan B.

      – Manusia dengan golongan darah O tidak memiliki antigen A atau B di sel darah merahnya.

Antibodi dalam Plasma:

      – Manusia dengan golongan darah A memiliki antibodi anti-B dalam plasma.

      – Manusia dengan golongan darah B memiliki antibodi anti-A dalam plasma.

      – Manusia dengan golongan darah AB tidak memiliki antibodi anti-A atau anti-B.

      – Manusia dengan golongan darah O memiliki kedua antibodi anti-A dan anti-B.

2. Sistem Rh

Terdapat dua tipe utama: Rh-positif (+) dan Rh-negatif (-).

Rh-Positif:

      – Individu dengan Rh-positif memiliki antigen Rh pada sel darah merah.

Rh-Negatif:  

      – Individu dengan Rh-negatif tidak memiliki antigen Rh pada sel darah merah.

Sensitisasi Rh:

      – Masalah dapat timbul jika ibu Rh-negatif hamil dengan janin Rh-positif.

Rangkuman Materi Sistem Peredaran Darah Manusia  – Tranfusi Darah

Transfusi darah adalah prosedur medis di mana darah atau komponen darah diberikan kepada seseorang melalui saluran vena.

Dilakukan untuk menggantikan kehilangan darah akibat cedera, operasi, penyakit, atau kondisi medis tertentu.

Transfusi darah termasuk langkah medis yang dapat menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kondisi kesehatan pasien.

Namun, pemilihan dan pengelolaan transfusi harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko dan memastikan keamanan pasien.

Banyak hal yang harus diperhatikan dalam tranfusi darah. Termasuk kecocokan golongan darah, pemeriksaan darah yang akan ditranfusi, hingga pemantauan reaksi terhadap pasien yang mendapat donor.

Penutup

Semoga rangkuman materi sistem peredaran darah manusia di atas bisa membantu kamu dalam belajar ya.

Jika kamu masih mencari ringkasan materi lainnya, pastikan untuk mengakses blog Mamikos!


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Close